Kompas.com - 06/11/2021, 21:33 WIB
Ilustrasi pencabulan THINKSTOCKIlustrasi pencabulan

BANGKA TENGAH, KOMPAS.com- Nasib T alias Otong (35), pelaku pencabulan anak tiri di Pangkalanbaru, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung berakhir di kantor polisi.

Aparat menangkap Otong tidak lama setelah kakak korban melaporkan adanya perbuatan tidak senonoh terhadap anak di bawah umur.

"Tersangka T Alias Otong merupakan ayah tiri korban. Sudah empat tahun korban diperlakukan tidak senonoh, mungkin sudah ratusan kali," ujar Kapolsek Pangkalanbaru, AKP Djoko Murtono di kantornya, Jumat (5/11/2021).

Baca juga: Ulah Kakek Cabul Terungkap Setelah Orangtua Korban Curiga Anaknya Selalu Pulang Bawa Uang

Djoko menuturkan, korban dicabuli dengan ancaman senjata tajam sejak umur sembilan tahun.

Empat tahun lamanya kejadian asusila kerap terjadi hingga korban berusia 13 tahun.

"Terakhir kali dilakukan di kebun sawit, waktu itu korban dibonceng hendak menjenguk ibunya yang dikabarkan sakit. Pakaian korban dibuka dan terjadi lagi kejadian itu," ujar Djoko.

Tak tahan dengan perlakuan ayah tirinya, korban kemudian melarikan diri ke rumah kakak perempuannya di Toboali, Bangka Selatan.

 

Di hadapan kakaknya itu, korban membongkar semua perlakuan ayah tirinya.

Selama ini korban dan ayah tirinya tinggal serumah di Pangkalanbaru.

Saat rumah sedang sepi, korban kerap ditelanjangi dan disetubuhi.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah dan Anak di Bandung Barat Jadi Tersangka Pengeroyokan, Pisau Masih Menancap di Pundak Korban

Ayah dan Anak di Bandung Barat Jadi Tersangka Pengeroyokan, Pisau Masih Menancap di Pundak Korban

Regional
Hari Terakhir Jabat Bupati Lanny Jaya, Befa Jigibalom Minta Pemekaran Provinsi Pegunungan Tengah Segera Disahkan

Hari Terakhir Jabat Bupati Lanny Jaya, Befa Jigibalom Minta Pemekaran Provinsi Pegunungan Tengah Segera Disahkan

Regional
Rayu Pakai Uang Rp 10.000, Paman Cabuli Keponakan 4 Kali di Lampung Selatan

Rayu Pakai Uang Rp 10.000, Paman Cabuli Keponakan 4 Kali di Lampung Selatan

Regional
'Crazy Rich' Bangun Jalan Habis Miliaran Rupiah, Peneliti: Ini Lebih daripada 'Sindiran'...

"Crazy Rich" Bangun Jalan Habis Miliaran Rupiah, Peneliti: Ini Lebih daripada "Sindiran"...

Regional
Lebih Ringan dari Tuntutan JPU, Pemilik Sabu 133 Kg di Aceh Timur Divonis Seumur Hidup

Lebih Ringan dari Tuntutan JPU, Pemilik Sabu 133 Kg di Aceh Timur Divonis Seumur Hidup

Regional
2 Bocah di Magelang Tewas Tercebur Kubangan Galian Septik Tank

2 Bocah di Magelang Tewas Tercebur Kubangan Galian Septik Tank

Regional
Air Terjun Lembah Anai di Sumatera Barat, Harga Tiket dan Rute

Air Terjun Lembah Anai di Sumatera Barat, Harga Tiket dan Rute

Regional
Masuk Perairan Ambalat dan Berniat Mengebom Ikan, 3 Warga Malaysia Diamankan

Masuk Perairan Ambalat dan Berniat Mengebom Ikan, 3 Warga Malaysia Diamankan

Regional
Terlihat Kumuh, Gibran Akan Tertibkan PKL di Kawasan Benteng Vastenburg

Terlihat Kumuh, Gibran Akan Tertibkan PKL di Kawasan Benteng Vastenburg

Regional
Sudah 4 Hari Banjir Melanda 17 Desa di Kukar, Belum Ada Bantuan Masuk

Sudah 4 Hari Banjir Melanda 17 Desa di Kukar, Belum Ada Bantuan Masuk

Regional
80 UMKM Ramaikan Karya Kreatif Banten, BI: UMKM Banten Naik Kelas, Solusi Atasi Pengangguran

80 UMKM Ramaikan Karya Kreatif Banten, BI: UMKM Banten Naik Kelas, Solusi Atasi Pengangguran

Regional
Perkosa Keponakan yang Masih SD hingga Hamil, Pria di Kupang Ditangkap

Perkosa Keponakan yang Masih SD hingga Hamil, Pria di Kupang Ditangkap

Regional
Polisi Bebaskan Pegawai Kejari yang Bawa Sabu ke Lapas Cilegon

Polisi Bebaskan Pegawai Kejari yang Bawa Sabu ke Lapas Cilegon

Regional
Kronologi Terungkapnya Penyelundupan 8 Pucuk Senjata Api Diduga dari Filipina ke Sangihe

Kronologi Terungkapnya Penyelundupan 8 Pucuk Senjata Api Diduga dari Filipina ke Sangihe

Regional
Jual Uang Palsu Pecahan 100.000, 2 Pengedar di Bengkulu Ditangkap

Jual Uang Palsu Pecahan 100.000, 2 Pengedar di Bengkulu Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.