Pesan Anak Trimah Saat Menitipkan Ibunya ke Panti Jompo: Ma, hati-hati, yang Sabar Ya di Sini

Kompas.com - 02/11/2021, 05:05 WIB

KOMPAS.com - Trimah (69) tidak menyangka tiga anaknya bukan mengajaknya pergi untuk jalan-jalan, melainkan dia dibawa ketiga anaknya untuk dititipkan ke panti jompo.

Trimah mengaku tidak diberi tahu terlebih dahulu bahwa dirinya akan dititipkan di panti jompo.

Ia diantar oleh anak-anak yang dilahirkannya ke panti khusus lansia, Griya Lansia Husnul Khatimah di Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, pada 27 Oktober 2021.

Baca juga: Mengaku Diajak Jalan-jalan Ternyata Dititipkan ke Panti Jompo, Trimah: Tadinya Bilang Perginya Dekat

Saat tiba di Griya Lansia, Trimah saat itu hanya pasrah mengikuti kehendak anaknya meski mengaku kecewa.

"Mereka bilang, 'Ma, hati-hati, yang sabar ya, Mama sabar di sini. Saya bilang iya saja," kata Trimah saat ditemui di Griya Lansia Husnul Khotimah, Senin (1/11/2021).

Air mata menetes

Trimah meneteskan air mata tatkala mengingat anak-anak kandung yang menitipkannya ke panti jompo.

Suaranya bergetar seketika dan melemah ketika mengucapkan asa di dalam hatinya.

"Mudah-mudahan saja dia (anak-anaknya) masih ingat punya orangtua," tutur Trimah.

Trimah masuk ke panti itu dan menempati kamar lansia 10.

Saat masuk ke panti tersebut, Trimah dalam kondisi tidak bisa berjalan akibat gangguan kesehatan di bagian persendiannya.

Sehingga, dia pun harus menggunakan bantuan kursi roda untuk beraktivitas.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kerusuhan Massa di Babarsari Sleman, 5 Ruko dan 6 Motor Hangus Dibakar, Ini Kesaksian Warga

Kerusuhan Massa di Babarsari Sleman, 5 Ruko dan 6 Motor Hangus Dibakar, Ini Kesaksian Warga

Regional
Rumah di Lembata Ludes Terbakar akibat Lilin Dibiarkan Menyala

Rumah di Lembata Ludes Terbakar akibat Lilin Dibiarkan Menyala

Regional
Sembunyikan Sabu Dalam Pepaya, 2 Warga Mataram Ditangkap

Sembunyikan Sabu Dalam Pepaya, 2 Warga Mataram Ditangkap

Regional
Kasus Pencemaran Pesisir Lampung Disebut Selesai, Walhi: Pelaku Belum Terungkap, Dinas Jangan Lepas Tangan

Kasus Pencemaran Pesisir Lampung Disebut Selesai, Walhi: Pelaku Belum Terungkap, Dinas Jangan Lepas Tangan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 4 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Kaltim, Kalteng, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 4 Juli 2022

Regional
Insiden Kapal Terbalik di Pulau Mapur Bintan, Jasad Kru KM Pasifik Ditemukan Setelah 4 Hari

Insiden Kapal Terbalik di Pulau Mapur Bintan, Jasad Kru KM Pasifik Ditemukan Setelah 4 Hari

Regional
Satu Keluarga Keracunan AC Mobil di Tol Pekanbaru-Dumai

Satu Keluarga Keracunan AC Mobil di Tol Pekanbaru-Dumai

Regional
Bungker Misterius Ditemukan di Kota Semarang, Ternyata Ada Kaitannya dengan Penjajahan Jepang

Bungker Misterius Ditemukan di Kota Semarang, Ternyata Ada Kaitannya dengan Penjajahan Jepang

Regional
Cegah Penyebaran PMK, Polres Lombok Barat Perketat Akses Masuk dan Keluar Hewan Ternak

Cegah Penyebaran PMK, Polres Lombok Barat Perketat Akses Masuk dan Keluar Hewan Ternak

Regional
Demi Beli Miras, Remaja Putus Sekolah di Lampung 'Jual' Pacar di MiChat

Demi Beli Miras, Remaja Putus Sekolah di Lampung "Jual" Pacar di MiChat

Regional
Perkosa Bocah 11 Tahun di Penginapan, Pria di Ambon Ditangkap Polisi

Perkosa Bocah 11 Tahun di Penginapan, Pria di Ambon Ditangkap Polisi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Juli 2022

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 4 Juli 2022

Regional
Ternyata Penginapan, Alamat Perusahaan Travel 46 Calon Haji Dideportasi Fiktif

Ternyata Penginapan, Alamat Perusahaan Travel 46 Calon Haji Dideportasi Fiktif

Regional
1.000 Warga Sikka Idap HIV dan AIDS, 211 Orang Meninggal

1.000 Warga Sikka Idap HIV dan AIDS, 211 Orang Meninggal

Regional
Diduga Tak Punya Biaya Pemakaman, Orangtua Tinggalkan Jasad Bayi di TPU, Ini Pesannya

Diduga Tak Punya Biaya Pemakaman, Orangtua Tinggalkan Jasad Bayi di TPU, Ini Pesannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.