Kompas.com - 16/10/2021, 13:18 WIB
Tim Paleontologi ITB sedang meneliti temuan dugaan fosil hewan purba di sekitar Waduk Saguling, Bandung Barat. Foto Tim Paleontologi ITBTim Paleontologi ITB sedang meneliti temuan dugaan fosil hewan purba di sekitar Waduk Saguling, Bandung Barat.

Sebelum dimulainya penelitian pada Kamis (14/10/2021), Disparbud KBB bersama pengelola, para tim ahli, pengeloa Sitwo Island, telah berdiskusi dan sepakat untuk melakukan penelitian bersama, pada Rabu (13/10/2021).

"Tentu langkah awal adalah penelitian di lapangan yang dilakukan oleh ahli-ahli yang kompeten dari Museum Geologi, ITB dan UI. Rencana awal sekitar satu minggu dan untuk idealnya sekitar satu bulan menunggu progres berjalan di lapangan," kata Asep.

Seperti diketahui, fosil-fosil hewan ini ditemukan warga yang biasa melakukan aktivitas menggali dan mancing di sekitar Waduk Saguling.

Lokasi temuan tersebut berada di pulau Sitwo Island yang merupakan lokasi yang rencananya akan dijadikan destinasi wisata, yakni sebuah pulau kecil ditengah waduk.

Warga yang menemukan kemudian melaporkannya kepada pengelola yang kemudian diteruskan ke Dinas Pariwisata dan Budaya.

Belum diketahui umur dari fosil tersebut, pasalnya, harus dilakukan penelitian berkelanjutan dan menggunakan metode dating yang tepat.

Namun, peneliti Paleontologi ITB mengatakan secara Geologi batuan di lokasi fosil kemungkinan dari endapan danau kuarter.

Sehingga pihaknya baru bisa memperkirakan umur secara geologi yakni pleistosen akhir.

"Kalau dari literatur itu sih mungkin pleistosen akhir. jadi pleistosen akhir itu sekitar dari 11.000 - 125.000," ujar Paleontolog ITB, Dr Mika Rizki Puspaningrum.

Fosil itu pun tersebar di beberapa lokasi di pulau tersebut. Peneliti berharap, adanya penelitian berkelanjutan untuk mengungkap informasi dan data yang akurat untuk mempelajari fosil itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Usulkan Nama Tol Cisumdawu Diubah Jadi Ali Sadikin

Ridwan Kamil Usulkan Nama Tol Cisumdawu Diubah Jadi Ali Sadikin

Regional
Cuaca Buruk, ASDP Kupang Tutup Semua Rute Pelayaran Kapal Feri di NTT

Cuaca Buruk, ASDP Kupang Tutup Semua Rute Pelayaran Kapal Feri di NTT

Regional
Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM 2 Sekolah di Tangerang Dihentikan

Guru dan Siswa Terpapar Covid-19, PTM 2 Sekolah di Tangerang Dihentikan

Regional
Tinjau Vaksin Berhadiah Motor, Bupati Kendal: Waspada, Omicron Sudah Masuk Kota Besar

Tinjau Vaksin Berhadiah Motor, Bupati Kendal: Waspada, Omicron Sudah Masuk Kota Besar

Regional
Ketua Gerindra Sulut Laporkan Edy Mulyadi ke Polda, Kabid Humas: Kita Akan Lakukan Penyelidikan

Ketua Gerindra Sulut Laporkan Edy Mulyadi ke Polda, Kabid Humas: Kita Akan Lakukan Penyelidikan

Regional
Kabel Optik Bawah Laut yang Putus di Lembata, NTT, Mulai Diperbaiki

Kabel Optik Bawah Laut yang Putus di Lembata, NTT, Mulai Diperbaiki

Regional
Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak di Sukabumi, Kerap Dengar Bunyi Dentuman hingga Dihantui Ketakutan

Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak di Sukabumi, Kerap Dengar Bunyi Dentuman hingga Dihantui Ketakutan

Regional
Buaya Raksasa 4,5 Meter Ditangkap Warga Mamuju Tengah Pakai Jasa Pawang

Buaya Raksasa 4,5 Meter Ditangkap Warga Mamuju Tengah Pakai Jasa Pawang

Regional
Hendak Bayar Pajak, Mobil yang Ditumpangi 1 Keluarga Ini Tersasar ke Hutan Setelah Ikuti Google Maps

Hendak Bayar Pajak, Mobil yang Ditumpangi 1 Keluarga Ini Tersasar ke Hutan Setelah Ikuti Google Maps

Regional
Satu Keluarga Asal Samarinda Tersesat di Hutan Usai Ikuti Google Maps, Ini Ceritanya

Satu Keluarga Asal Samarinda Tersesat di Hutan Usai Ikuti Google Maps, Ini Ceritanya

Regional
Antisipasi Varian Omicron di Maluku, Polisi Diminta Tingkatkan Sosialisasi Prokes ke Masyarakat

Antisipasi Varian Omicron di Maluku, Polisi Diminta Tingkatkan Sosialisasi Prokes ke Masyarakat

Regional
Jadwal Vaksinasi ke Pulau-pulau Terpencil Sulbar Tertunda karena Gelombang Tinggi

Jadwal Vaksinasi ke Pulau-pulau Terpencil Sulbar Tertunda karena Gelombang Tinggi

Regional
Anak 10 Tahun Korban Dugaan Pemerkosaan di Manado Meninggal karena Kanker Darah

Anak 10 Tahun Korban Dugaan Pemerkosaan di Manado Meninggal karena Kanker Darah

Regional
Ngayau, Tradisi Perburuan Kepala yang Membuat Suku Dayak Ditakuti Musuh

Ngayau, Tradisi Perburuan Kepala yang Membuat Suku Dayak Ditakuti Musuh

Regional
Usir Wartawan, Satpam di Kantor BPN Bandar Lampung Berupaya Merebut Kamera

Usir Wartawan, Satpam di Kantor BPN Bandar Lampung Berupaya Merebut Kamera

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.