Kompas.com - 16/10/2021, 14:30 WIB
Mensos Tri Rismaharini didampingi Jajaran Forkopimda Bangkalan, saat Memandu Lansia untuk Mengecek Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Ponpes Mambaul Hikam, Ketengan Burneh Bangkalan, Sabtu (16/10/2021). KOMPAS.COM/MUCHLISMensos Tri Rismaharini didampingi Jajaran Forkopimda Bangkalan, saat Memandu Lansia untuk Mengecek Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Ponpes Mambaul Hikam, Ketengan Burneh Bangkalan, Sabtu (16/10/2021).

SURABAYA, KOMPAS.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini hari ini memantau pelaksanaan vaksinasi massal di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

Ada tiga tempat yang ditinjau oleh Mensos Risma, yaitu Ponpes Mambaul Hikam di wilayah Kecamatan Burneh, Ponpes Nurul Amanah di Kecamatan Tanah Merah, dan Desa Longkek Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan.

Mensos Tri Rismaharini menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan tugas dari Presiden RI untuk memaksimalkan pelaksannan vaksinasi covid-19 di Bangkalan. Hal ini tidak lepas dari kondisi Bangkalan yang capain vaksinnya masih rendah.

"Saya mendapatkan tugas dari Presiden untuk memantau kegiatan vaksinasi di Bangkalan. Hal ini terkait erat dengan capaian vaksin di Bangkalan yang masih rendah. Pemerintah ingin di sini (Bangkalan) capain meningkat sehingga masyatakat terlindungi dari Covid-19 " ujar Mensos Risma, Sabtu (16/10/2021).

Baca juga: Pemicu Mahasiswa Adu Mulut dengan Risma, Protes Oknum Kades Jadi Supplier Bansos

Terkait dengan wilayah lain di Madura untuk program percepatan vaksinasi, Mensos Risma  menyampaikan akan ada evaluasi terlebih dahulu, baru kemudian akan ada tindak lanjutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Nanti kita akan evaluasi terkait percepatan di Bangkalan ini. Jika nantinya bagus maka kita akan melakukannya juga di daerah lain " kata mantan Walikota Surabaya tersebut.

Dalam pantuan Kompas.com, program vaksinasi di dua pondok pesantren tersebut selain diikuti para santri juga masyarakat umum.

Hal menarik terjadi saat Risma memotivasi warga yang takut vaksin menggunakan bahasa daerah Madura.

"Jek Takok, Makle Lok sakek Koduh Avaksin (Jangan takut ibu. Ayo divaksin ya saya temani)," ucap Risma.

Selain memantau jalannya vaksinasi massal, Risma juga menyampaikan pemberian bantuan bagi masyarakat, lansia dan kelompok disabilitas.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 November 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 29 November 2021

Regional
Banyak Korban Banjir Kalsel Bertahan di Rumah, Petugas Bagikan Nasi Bungkus

Banyak Korban Banjir Kalsel Bertahan di Rumah, Petugas Bagikan Nasi Bungkus

Regional
Soal 2 Mahasiswinya Tewas Tenggelam Saat Diksar, IAIN Parepare: Kami Masih Melakukan Penyelidikan

Soal 2 Mahasiswinya Tewas Tenggelam Saat Diksar, IAIN Parepare: Kami Masih Melakukan Penyelidikan

Regional
Bobol Rumah Warga di Lamongan, Ibu Ini Curi Uang dan Perhiasan Emas Senilai Rp 233 Juta

Bobol Rumah Warga di Lamongan, Ibu Ini Curi Uang dan Perhiasan Emas Senilai Rp 233 Juta

Regional
Eks Bendahara Puskesmas di Medan Diduga Korupsi Rp 2,4 Miliar untuk Arisan 'Online', Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Eks Bendahara Puskesmas di Medan Diduga Korupsi Rp 2,4 Miliar untuk Arisan "Online", Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Regional
Seorang Warga Suru-Suru Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Asmat

Seorang Warga Suru-Suru Korban Penembakan KKB Dievakuasi ke Asmat

Regional
Tahun Depan, Pemprov Jabar Bakal Kejar Penunggak Pajak Kendaraan

Tahun Depan, Pemprov Jabar Bakal Kejar Penunggak Pajak Kendaraan

Regional
Gubernur Edy Klaim Serapan Anggaran Sumut Membaik, Jelang Akhir Tahun Sudah 72,9 Persen

Gubernur Edy Klaim Serapan Anggaran Sumut Membaik, Jelang Akhir Tahun Sudah 72,9 Persen

Regional
Ombudsman Temui HB X, Bahas Pergub yang Atur Demo di Malioboro

Ombudsman Temui HB X, Bahas Pergub yang Atur Demo di Malioboro

Regional
Suami Istri Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap, Polisi Temukan Sabu di Celana dalam

Suami Istri Diduga Pengedar Narkoba Ditangkap, Polisi Temukan Sabu di Celana dalam

Regional
Kupang Turun PPKM Level 1, Pemkot Tetap Batasi Aktivitas Warga

Kupang Turun PPKM Level 1, Pemkot Tetap Batasi Aktivitas Warga

Regional
Korupsi Dana JKN, Eks Bendahara Puskesmas di Medan Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Korupsi Dana JKN, Eks Bendahara Puskesmas di Medan Dituntut 7,5 Tahun Penjara

Regional
Dalam Dua Hari, 4 Penambang Emas Liar Tewas Tertimbun Longsor di Mandailing Natal

Dalam Dua Hari, 4 Penambang Emas Liar Tewas Tertimbun Longsor di Mandailing Natal

Regional
Mulai 20 Desember, ASN Karawang Dilarang ke Luar Kota dan Cuti Libur Nataru

Mulai 20 Desember, ASN Karawang Dilarang ke Luar Kota dan Cuti Libur Nataru

Regional
Kecelakaan Minibus dan Motor di Jalan Trans Flores, 1 Orang Tewas, 4 Luka-luka

Kecelakaan Minibus dan Motor di Jalan Trans Flores, 1 Orang Tewas, 4 Luka-luka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.