Usai Warga Berselawat, Besoknya Bocah yang Hilang Ditemukan dalam Posisi Tidur di Sumur Sedalam 12 Meter

Kompas.com - 08/10/2021, 10:45 WIB
Sumur tempat ditemukannya Mizan yang hilang sejak Rabu (6/10/2021) sore. 
Tribun Jabar/Dian HerdiansyahSumur tempat ditemukannya Mizan yang hilang sejak Rabu (6/10/2021) sore.

KOMPAS.com - Hamizan Hadid Kamali, bocah berusia 5 tahun yang hilang sejak Rabu (6/10/2021) sore, ditemukan warga di sumur sedalam 12 meter di dekat rumahnya di Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (7/10/2021) siang.

Padahal, warga sudah mencari Mizan, sapaan Hamizan di sumur tersebut pada Rabu malam.

Namun, saat itu warga tidak menemukan bocah tersebut, meski suara jeritan terdengar di sekitar sumur.

Baca juga: Tengah Malam Terdengar Jeritan Minta Tolong dari Sumur Sedalam 12 Meter, Ternyata Bocah yang Hilang

Salah satu tokoh masyarakat Kelurahan Cisarua, Erwan mengatakan, pada Rabu malam, warga mendengar suara jeritan minta tolong dari sebuah rumah kosong.

Baca juga: Cerita Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Tak Pernah Rasakan Malam

Mereka kemudian mencari ke lokasi, tapi tidak menemukan sumber suara.

Baca juga: Cerita Gibran Tolak Makanan Pemberian 3 Wanita Berpakaian Putih Saat Tersesat di Gunung Guntur

Setelah itu mereka mencari sumber suara di dalam sumur yang ditutup rapat dengan seng yang berada di rumah kosong tersebut. Lagi-lagi tidak ditemukan apa pun di dalamnya.

Warga desa tersebut kemudian mengadakan selawat.

Baca juga: Kisah Iwan Samuray, Atlet Binaraga Sumbar Raih 3 Emas PON Berturut-turut, Utang Rp 1,7 M hingga Jual Mobil

Kemudian pada Kamis siang, seorang warga bernama Unang yang sedang membersihkan kebunnya mendengar suara minta tolong dari dalam sumur.

Unang awalnya tidak yakin dengan suara yang didengarnya. Namun, akhirnya dia mendekati sumur itu dan membuka seng penutup.

 

Unang terkejut melihat Mizan berada di dalam sumur dengan posisi tidur.

Warga tersebut kemudian berlari dan memberitahukan hal itu ke warga lainnya.

"Pukul 11.00 WIB Kang Unang lari, ngasih tahu kami dan keluarga Mizan ada di sumur. Awalnya percaya tidak percaya. Namun, setelah dilihat bersama-sama, ternyata benar dan langsung kita tolong seadanya hingga berhasil dievakuasi," ucap Erwan, Kamis, dikutip dari Tribun Jabar,

Warga sempat berpikir, jika Mizan jatuh ke dalam sumur sedalam 12 meter, kemungkinan besar bocah tersebut akan mengalami luka berat. Namun, ternyata Mizan hanya luka kecil di kaki.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul: Detik-detik Anak 5 Tahun Ditemukan di Sumur, Warga Dengar Minta Tolong Tengah Malam, Saat Dicari

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sosok Munir, Mantan Guru yang Bakar Sekolah karena Gaji Belum Dibayar, Tinggal di Masjid karena Tak Punya Rumah

Sosok Munir, Mantan Guru yang Bakar Sekolah karena Gaji Belum Dibayar, Tinggal di Masjid karena Tak Punya Rumah

Regional
Seorang Nelayan Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Seorang Nelayan Hilang di Perairan Gunung Anak Krakatau

Regional
Hendak Melayat, Seorang Nenek di Alor Tewas Terjatuh ke Jurang Sedalam 20 Meter

Hendak Melayat, Seorang Nenek di Alor Tewas Terjatuh ke Jurang Sedalam 20 Meter

Regional
Polisi Lanjutkan Penyidikan Kasus Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental di Serang

Polisi Lanjutkan Penyidikan Kasus Pemerkosaan Gadis Keterbelakangan Mental di Serang

Regional
Mengaku Khilaf, Guru SD di Buton Minta Maaf Hukum Siswa Makan Sampah

Mengaku Khilaf, Guru SD di Buton Minta Maaf Hukum Siswa Makan Sampah

Regional
Dinyatakan Bebas, Guru Honorer Pembakar Sekolah karena Honornya Belum Dibayar Langsung Sujud Syukur

Dinyatakan Bebas, Guru Honorer Pembakar Sekolah karena Honornya Belum Dibayar Langsung Sujud Syukur

Regional
Tradisi Imlek Warga Solo, Ziarah Makam Leluhur hingga Makan Lontong Cap Go Meh

Tradisi Imlek Warga Solo, Ziarah Makam Leluhur hingga Makan Lontong Cap Go Meh

Regional
Honor Rp 6 Juta Tak Dibayarkan Selama 24 Tahun, Mantan Guru Honorer di Garut Bakar Sekolah

Honor Rp 6 Juta Tak Dibayarkan Selama 24 Tahun, Mantan Guru Honorer di Garut Bakar Sekolah

Regional
Rugikan Negara Rp 1,29 Miliar, Mantan Ketua DPRD Lebong Bengkulu Divonis 1 Tahun Penjara

Rugikan Negara Rp 1,29 Miliar, Mantan Ketua DPRD Lebong Bengkulu Divonis 1 Tahun Penjara

Regional
4 Warga Rusia di Sulawesi Utara Ternyata Sempat Terjangkit Omicron

4 Warga Rusia di Sulawesi Utara Ternyata Sempat Terjangkit Omicron

Regional
Duka Bentrokan di Sorong, DJ hingga Penari Profesional Jadi Korban

Duka Bentrokan di Sorong, DJ hingga Penari Profesional Jadi Korban

Regional
Kue Moho, Salah Satu Sajian Khas Imlek di Kota Solo

Kue Moho, Salah Satu Sajian Khas Imlek di Kota Solo

Regional
Kasus Covid-19 di Banyumas Meningkat, Bupati: Kemungkinan Besar Omicron Sudah Masuk

Kasus Covid-19 di Banyumas Meningkat, Bupati: Kemungkinan Besar Omicron Sudah Masuk

Regional
Menyoal Dugaan Pemerkosaan Istri Napi oleh Pria yang Mengaku Polisi di Boyolali

Menyoal Dugaan Pemerkosaan Istri Napi oleh Pria yang Mengaku Polisi di Boyolali

Regional
Kasus Covid-19 Bertambah, Kota Ambon Tak Lagi Zona Hijau

Kasus Covid-19 Bertambah, Kota Ambon Tak Lagi Zona Hijau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.