Cerita Nur, Satu-satunya Pasien Positif Covid-19 yang Masih Dirawat di RSLI Surabaya

Kompas.com - 30/09/2021, 05:15 WIB
Nur, pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSLI Surabaya, Jawa Timur. KOMPAS.COM/GHINAN SALMANNur, pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSLI Surabaya, Jawa Timur.

SURABAYA, KOMPAS.com - Seluruh pasien positif Covid-19 klaster pekerja migran Indonesia (PMI) yang dirawat di Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya, Jawa Timur, dinyatakan sembuh.

Selama empat bulan terakhir, jumlah pasien PMI yang dirawat di RSLI sebanyak 1.243 orang, terdiri 700 laki-laki dan 543 perempuan.

Pada Rabu (29/9/2021), terdapat sembilan pasien yang dinyatakan sembuh dan dipulangkan dari RSLI Surabaya. Mereka terdiri dari delapan pasien kelompok PMI dan satu masyarakat umum.

Dengan sembuhnya seluruh pasien klaster PMI, sehingga saat ini hanya tersisa satu pasien Covid-19 dari masyarakat umum yang masih dirawat di RSLI.

Pasien itu adalah WNP alias Nur, wanita 29 tahun asal Purwokerto yang dirawat sejak Jumat 24 September 2021.

Nur dibawa ke RSLI setelah mengeluh demam. Ia meminta surat keterangan sakit ke Puskesmas Simomulyo untuk keperluan work from home (WFH).

Saat diperiksa dan menjalani tes usap dengan metode polymerase chain reaction (PCR), pasien itu dinyatakan positif Covid-19. Ia pun dirujuk ke RSLI untuk menjalani perawatan maksimal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Beberapa saat setelah proses wisuda penyintas Covid-19 RSLI selesai, Nur dimintai tanggapannya terkait posisinya sebagai pasien terakhir yang dirawat.

Baca juga: Pemkot Surabaya dan Koarmada II Akan Gelar Vaksinasi Massal, Siapkan 60.000 Dosis Vaksin Sinovac

Nur merasa bingung bercampur senang sekaligus sedih. Perasaannya campur aduk.

Ia senang karena teman-temannya dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang. Namun, ia sedih karena sendirian di rumah sakit.

Nur masih menunggu hasil tes usap PCR keluar besok. 

"Saya hari ini sudah di swab PCR. Semoga hasilnya negatif, dan bisa segera pulang," kata Nur kepada wartawan, Rabu.

Ia mengaku tak ingin berlama-lama berada di RSLI. Apalagi, semua pasien yang pernah dirawat sudah sembuh dan dipulangkan.

Oleh karena itu, ia berharap besok bisa pulang dan tidak ada lagi masyarakat yang terinfeksi Covid-19.

"Sedih malam ini saya sendirian, ruangannya luas sekali. Semoga besok bisa pulang," ujar Nur.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Pengurus Cabor Minta Kejari Usut Aliran Dana

Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Pengurus Cabor Minta Kejari Usut Aliran Dana

Regional
Gunung Merapi Keluarkan 2 Awan Panas Guguran Malam Ini

Gunung Merapi Keluarkan 2 Awan Panas Guguran Malam Ini

Regional
Cilegon Berpotensi Tsunami 8 Meter, Wali Kota Minta Alarm Tanda Bahaya Dicek

Cilegon Berpotensi Tsunami 8 Meter, Wali Kota Minta Alarm Tanda Bahaya Dicek

Regional
Disenggol Mobil di Flyover Pekanbaru, Pemotor Tewas Terjatuh dari Ketinggian 5 Meter

Disenggol Mobil di Flyover Pekanbaru, Pemotor Tewas Terjatuh dari Ketinggian 5 Meter

Regional
Hasil Olah TKP Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri, Dosen Paksa Korban Pegang Kemaluannya

Hasil Olah TKP Kasus Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri, Dosen Paksa Korban Pegang Kemaluannya

Regional
Kecewa dengan Putusan Ganjar soal UMK, Buruh di Jateng Berencana Menggugat

Kecewa dengan Putusan Ganjar soal UMK, Buruh di Jateng Berencana Menggugat

Regional
22 Korban Penipuan Marinir Gadungan Berpangkat Mayjen Lapor ke Polisi, Kerugian Capai Rp 500 Juta

22 Korban Penipuan Marinir Gadungan Berpangkat Mayjen Lapor ke Polisi, Kerugian Capai Rp 500 Juta

Regional
Ayah di Ponorogo Cabuli 2 Anak Kandung Selama 8 Tahun, Pelaku Dilaporkan Istri ke Polisi

Ayah di Ponorogo Cabuli 2 Anak Kandung Selama 8 Tahun, Pelaku Dilaporkan Istri ke Polisi

Regional
Terungkap, Sopir Angkutan Barang di Medan Dibunuh Sahabatnya karena Dendam

Terungkap, Sopir Angkutan Barang di Medan Dibunuh Sahabatnya karena Dendam

Regional
Empat Hari HST Kalsel Terendam Banjir, Pengungsi Mulai Keluhkan Gatal-gatal

Empat Hari HST Kalsel Terendam Banjir, Pengungsi Mulai Keluhkan Gatal-gatal

Regional
Tabrak Truk Fuso yang Sedang Berhenti di Bypass Bandara Lombok, Seorang Pengendara Motor Tewas

Tabrak Truk Fuso yang Sedang Berhenti di Bypass Bandara Lombok, Seorang Pengendara Motor Tewas

Regional
Cerita Warga Gunungkidul Relakan Tanahnya Ditempati SD Selama Puluhan Tahun

Cerita Warga Gunungkidul Relakan Tanahnya Ditempati SD Selama Puluhan Tahun

Regional
Dua Mahasiswi Unsri Kembali Jadi Korban Pelecehan Seksual, Kali Ini Dilakukan Oknum Staf Kampus

Dua Mahasiswi Unsri Kembali Jadi Korban Pelecehan Seksual, Kali Ini Dilakukan Oknum Staf Kampus

Regional
ODGJ yang Bakar Rumah Warga di Blitar Pernah Bunuh Orang, Camat: Sampai Ditolak Panti Rehabilitasi

ODGJ yang Bakar Rumah Warga di Blitar Pernah Bunuh Orang, Camat: Sampai Ditolak Panti Rehabilitasi

Regional
Apindo Karawang: UMK 2022 hanya Berlaku untuk Karyawan yang Belum Setahun Kerja

Apindo Karawang: UMK 2022 hanya Berlaku untuk Karyawan yang Belum Setahun Kerja

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.