Kompas.com - 23/09/2021, 16:07 WIB
Kanwil Kemenkum HAM Maluku menggelar apat teknis persiapan layanan kewarganegaraan eks ABK asing, bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Administrasi Hukum Umum (AHU) yang dipimpin oleh Kepala Subdir Status Kewarganegaraan, Delmawati di Aula Kanwil Maluku pada Rabu (22/9/2021). KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYKanwil Kemenkum HAM Maluku menggelar apat teknis persiapan layanan kewarganegaraan eks ABK asing, bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Administrasi Hukum Umum (AHU) yang dipimpin oleh Kepala Subdir Status Kewarganegaraan, Delmawati di Aula Kanwil Maluku pada Rabu (22/9/2021).

AMBON, KOMPAS.com - Puluhan warga negara asing (WNA) di Maluku sedang menjalani proses untuk mendapatkan legalitas sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Mereka adalah eks anak buah kapal (ABK) asing yang telah menetap di sejumlah wilayah di Maluku dalam waktu lama. Sebagian besar dari mereka juga telah menikah dengan warga setempat.

Baca juga: Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Halmahera Barat, Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Maluku, Andi Nurka mengatakan, setidaknya ada 76 eks ABK asing yang sedang menjalani proses tersebut.

"Prosesnya panjang. Tapi pertimbangannya ini kemanusiaan ya. Mereka ini sudah menikah dan banyak yang sudah punya keluarga di sini,” kata Andi kepada Kompas.com saat dikonfirmasi via telepon seluler, Kamis (23/9/2021).

Andi mengatakan, Kanwil Kemenkumham bisa saja mendeportasi puluhan eks ABK asing itu ke negara asalnya. Namun, ada banyak pertimbangan dalam mengambil keputusan itu.

Selain masalah kemanusiaan, ada berbagai pertimbangan lain, seperti banyak di antara mereka yang tidak lagi menyimpan dokumen dari negaranya.

“Soal hak asasi manusia, status kewarganegaraan mereka banyak masalahnya lalu bagaimana kalau mereka dideportasi bagaimana dengan keluarga mereka jadi banyak masalahnya," kata Andi.

"Mereka sudah nikah siapa nanti yang mau mengurus anaknya istrinya, ini jadi beban negara dan daerah,” sambung Andi.

Baca juga: Ini Daerah di Maluku dan Papua yang Terapkan PPKM Level 2 hingga 4 Oktober

Kanwil Kemenkumham Maluku terus mendata dan melengkapi berkas administrasi puluhan ABK tersebut.

“Sudah dukung jadi tinggal finalisasi dari ditjen AHU kita sekarang masih menggarap data-data mereka per daerah per kabupaten kota per kelurahan,” ujarnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Terduga Anggota Geng Motor Dikeroyok Warga, Kapolresta: Memang Meresahkan, tetapi...

2 Terduga Anggota Geng Motor Dikeroyok Warga, Kapolresta: Memang Meresahkan, tetapi...

Regional
Beri Keterangan Berubah-ubah Saat Ditanya Kapolda Soal Uang Suap dari Istri Bandar Narkoba, Kompol Oloan Nyaris Dipukul Kabid Propam

Beri Keterangan Berubah-ubah Saat Ditanya Kapolda Soal Uang Suap dari Istri Bandar Narkoba, Kompol Oloan Nyaris Dipukul Kabid Propam

Regional
Kabur ke Sumsel, Terduga Pembunuh Tukang Gerobak di Pasar Angsoduo Jambi Ditangkap

Kabur ke Sumsel, Terduga Pembunuh Tukang Gerobak di Pasar Angsoduo Jambi Ditangkap

Regional
Berduka, Gibran Kenang Sosok Senior PDI-P Solo Putut Gunawan yang Jadi Ketua Timses di Pilkada

Berduka, Gibran Kenang Sosok Senior PDI-P Solo Putut Gunawan yang Jadi Ketua Timses di Pilkada

Regional
Terungkap, Ini Motif Pria Tembak Kurir Ekspedisi di Kalsel

Terungkap, Ini Motif Pria Tembak Kurir Ekspedisi di Kalsel

Regional
Bermula Senggolan, Tukang Gerobak di Pasar Angsoduo Jambi Dibunuh secara Sadis

Bermula Senggolan, Tukang Gerobak di Pasar Angsoduo Jambi Dibunuh secara Sadis

Regional
Demi Narkoba dan Judi Online, Penggembala Gelapkan 17 Ekor Sapi Majikannya

Demi Narkoba dan Judi Online, Penggembala Gelapkan 17 Ekor Sapi Majikannya

Regional
Pria di Mataram Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Pria di Mataram Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

Regional
Satpam Bank yang Bawa Kabur Mobil Tetangga Jadi DPO

Satpam Bank yang Bawa Kabur Mobil Tetangga Jadi DPO

Regional
'Mobil Saya Terputar-putar dan Terlempar 10 Meter Usai Dihantam dari Belakang'

"Mobil Saya Terputar-putar dan Terlempar 10 Meter Usai Dihantam dari Belakang"

Regional
Sepasang Kekasih Pengedar Sabu-sabu Ditangkap, Jaringan Dikendalikan dari Lapas

Sepasang Kekasih Pengedar Sabu-sabu Ditangkap, Jaringan Dikendalikan dari Lapas

Regional
Kapolres OKU Timur Diduga Dicopot karena Terima 'Fee' Rp 2 Miliar Proyek Jalan, Ini Kata Kapolda Sumsel

Kapolres OKU Timur Diduga Dicopot karena Terima "Fee" Rp 2 Miliar Proyek Jalan, Ini Kata Kapolda Sumsel

Regional
Berawal Dimarahi Istri Pulang dalam Keadaan Mabuk, Pria Ini Aniaya Korban dan Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Berawal Dimarahi Istri Pulang dalam Keadaan Mabuk, Pria Ini Aniaya Korban dan Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
Struktur Sudah Disahkan oleh Kemenpan RB, Polres Pangandaran Segera Berdiri

Struktur Sudah Disahkan oleh Kemenpan RB, Polres Pangandaran Segera Berdiri

Regional
Istri di Sangihe Unggah Video Suami Aniaya Dirinya dan Anak Balitanya hingga Viral di Medsos

Istri di Sangihe Unggah Video Suami Aniaya Dirinya dan Anak Balitanya hingga Viral di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.