BPCB Jatim Survei Ekskavasi Struktur Bata Kuno di Belakang Rumah Sakit Kota Blitar

Kompas.com - 20/09/2021, 19:35 WIB
Tim BPCB Jatim memulai kegiatan survei penyelamatan di sekitar temuan struktur batu bata kuno di area persawahan di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (20/9/2021) KOMPAS.COM/ASIP HASANITim BPCB Jatim memulai kegiatan survei penyelamatan di sekitar temuan struktur batu bata kuno di area persawahan di Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Senin (20/9/2021)

BLITAR, KOMPAS.com - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur melanjutkan upaya pelestarian temuan struktur bata kuno di area persawahan belakang RSUD Mardhi Waluyo, Kota Blitar dengan melakukan survei penyelamatan, Senin (20/9/2021).

Survei ekskavasi yang bertujuan melakukan identifikasi lebih lanjut dari struktur itu didasarkan pada hasil analisis awal yang menyimpulkan dugaan adanya kegiatan keagamaan pada masa lalu di sekitar lokasi temuan.

Baca juga: Jokowi Tepati Janji, 90 Ton Jagung Seharga Rp 4.500 Per Kilogram Tiba di Blitar

Ketua Tim survei dari BPCB Jatim Nonuk Kristiana mengatakan, hasil analisis awal dari kegiatan pelestarian sebelumnya memberi informasi tentang adanya kegiatan keagamaan di masa lalu di sekitar temuan struktur batu bata kuno tersebut.

"Berdasarkan hasil analisis kami dari kegiatan sebelumnya, kami rekomendasikan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Blitar untuk kegiatan lanjutan berupa survei penyelamatan yang dimulai hari ini," ujar Nonuk kepada wartawan, Senin (20/9/2021).

Nonuk merujuk pada kegiatan pengecekan oleh Tim BPCB Jatim atas laporan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan setempat tentang temuan struktur batu bata kuno tersebut lima bulan lalu pada awal Mei.

Baca juga: 20 Ton Jagung Bantuan dari Jokowi Tiba di Gudang Pakan Milik Suroto di Blitar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dugaan kegiatan keagamaan di lokasi itu, ujar Nonuk, didasarkan pada sejumlah temuan.

Salah satunya temuan sebaran pecahan gerabah kuno di sekitar lokasi yang mungkin merupakan properti khusus dalam ritual keagamaan.

Namun dia belum dapat menjelaskan lebih jauh terkait dugaan tersebut karena terbatasnya informasi yang didapat dari bukti-bukti awal yang ada.

Baca juga: Usai Peternak Ayam Geruduk Rumah Suroto, Jagung Bantuan Jokowi Akan Tiba di Blitar Hari Ini

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dipanggil Gubernur Edy, Pertamina Jelaskan Penyebab BBM Langka di Sumut

Dipanggil Gubernur Edy, Pertamina Jelaskan Penyebab BBM Langka di Sumut

Regional
Gara-gara Bakar Sampah di Pekarangan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar

Gara-gara Bakar Sampah di Pekarangan, Sebuah Rumah di Ponorogo Terbakar

Regional
Capaian Vaksinasi Lansia di Sumbar Masih Rendah, Ini Penjelasan Dinkes

Capaian Vaksinasi Lansia di Sumbar Masih Rendah, Ini Penjelasan Dinkes

Regional
Budidaya Lebah di Hutan Lindung Belitung Timur Hasilkan 4 Ton Madu Kelulut Per Bulan

Budidaya Lebah di Hutan Lindung Belitung Timur Hasilkan 4 Ton Madu Kelulut Per Bulan

Regional
'Selfie' di Air Terjun Berujung Maut, 1 Orang Jatuh Tenggelam, 2 Lainnya Ikut Tewas

"Selfie" di Air Terjun Berujung Maut, 1 Orang Jatuh Tenggelam, 2 Lainnya Ikut Tewas

Regional
Kantor Penagihan Pinjol yang Digerebek Polisi di Kalsel Sudah Beroperasi 2 Bulan

Kantor Penagihan Pinjol yang Digerebek Polisi di Kalsel Sudah Beroperasi 2 Bulan

Regional
Baru Kerja 2 Minggu, ART di Sidoarjo Curi Perhiasan hingga Uang Majikan, Aksinya Terekam CCTV

Baru Kerja 2 Minggu, ART di Sidoarjo Curi Perhiasan hingga Uang Majikan, Aksinya Terekam CCTV

Regional
Pembelian Tiket Kereta Api Kini Wajib Pakai NIK, Ini Ketentuannya

Pembelian Tiket Kereta Api Kini Wajib Pakai NIK, Ini Ketentuannya

Regional
Melihat Konservasi Kantong Semar, Tanaman Langka Pemakan Serangga Endemik Gunung Slamet

Melihat Konservasi Kantong Semar, Tanaman Langka Pemakan Serangga Endemik Gunung Slamet

Regional
Polisi Gelar Razia Vaksin di Rawa Pening Semarang, Jaring 200 Nelayan dan Pemancing

Polisi Gelar Razia Vaksin di Rawa Pening Semarang, Jaring 200 Nelayan dan Pemancing

Regional
8 Wilayah di NTT Alami 60 Hari Tanpa Hujan, Mana Saja?

8 Wilayah di NTT Alami 60 Hari Tanpa Hujan, Mana Saja?

Regional
Cerita di Balik Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ada Hobi dan Cita-cita Sang Ayah

Cerita di Balik Anak Bernama ABCDEF GHIJK Zuzu, Ada Hobi dan Cita-cita Sang Ayah

Regional
Penggerebekan Kantor 'Debt Collector' Pinjol di Kalsel, Puluhan Orang dan 1 WNA Diamankan

Penggerebekan Kantor "Debt Collector" Pinjol di Kalsel, Puluhan Orang dan 1 WNA Diamankan

Regional
Kantor Jasa Penagihan Pinjol di Kotabaru Kalsel Digerebek Polisi, 40 Orang Ditangkap

Kantor Jasa Penagihan Pinjol di Kotabaru Kalsel Digerebek Polisi, 40 Orang Ditangkap

Regional
OJK Terima 62 Aduan Soal Pinjol Ilegal di Kota Tegal, Kapolres: Tak Perlu Malu dan Takut, Laporkan...

OJK Terima 62 Aduan Soal Pinjol Ilegal di Kota Tegal, Kapolres: Tak Perlu Malu dan Takut, Laporkan...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.