Cerita Hari Pertama PTM Sekolah Dasar di Tulungagung, dari Keliru Masuk Kelas hingga Salah Seragam

Kompas.com - 09/09/2021, 19:32 WIB
Proses pelaksanaan pembelajaran attap muka di SD Mangunsari kecamatan Kedungwaru Tulungagung Jawa Timur, Kamis (09/09/2021). Dok. David YeniProses pelaksanaan pembelajaran attap muka di SD Mangunsari kecamatan Kedungwaru Tulungagung Jawa Timur, Kamis (09/09/2021).

TULUNGAGUNG, KOMPAS.com – Kejadian lucu mewarnai hari pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Sekolah Dasar Mangunsari, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, Jawa Timur.

Sejumlah pelajar siswa kelas dua SD Mangunsari keliru saat masuk kelas hingga salah mengenakan baju seragam.

“Paling banyak salah masuk kelas adalah pelajar kelas satu dan kelas dua. Sebab, mereka belum pernah sama sekali tatap muka,” terang salah satu pengajar di SD Mangunsari, Yendri Sufianto melalui sambungan telepon, Kamis (9/9/2021).

Para pelajar ini keliru masuk kelas karena terlalu lama belajar secara daring.

Baca juga: Terungkap, Uang Koin Kuno yang Ditemukan Warga di Lamongan dari Abad Ke-10 sampai Ke-12 Masehi

Sementara, beberapa siswa salah mengenakan seragam hari Kamis. Mereka semestinya memakai seragam identitas sekolah.

Namun, ada pelajar yang mengenakan seragam untuk hari Senin hingga Selasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kami maklumi, yang penting mereka para anak didik semangat masuk sekolah,” ujar Yenri.

Sedangkan untuk siswa baru yakni kelas satu SD tersebut, ada yang belum mengenakan seragam sekolah. Mereka masih mengenakan pakaian bebas.

Meski demikian, para guru pembimbing di sekolah dasar tersebut tetap memberi semangat kepada anak didik mereka untuk tetap belajar.

“Khawatir anak-anak hilang rasa semangat, ketika kami lakukan wajib seragam. Sementara tidak menjadi soal dan tidak berpengaruh terhadap proses belajar mengajar,” ujar Yendri.

Proses pembelajaran tatap muka hari pertama ini, dilaksanakan dengan prokes yang ketat.

Sejak awal masuk gerbang sekolah semua yang masuk kawasan dilakukan cek suhu tubuh.

Selanjutnya, para guru membimbing mendampingi untuk cuci tangan yang benar.

Setelah itu, baru mereka dipersilahkan masuk ruang kelas masing-masing.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Pemkot Surabaya yang Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan

ASN Pemkot Surabaya yang Diduga Tipu Warga Dipindah ke Kecamatan

Regional
Rel Kereta di Bandung Terendam Banjir, Perjalanan KA Terganggu

Rel Kereta di Bandung Terendam Banjir, Perjalanan KA Terganggu

Regional
Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun

Secarik Kuitansi dan Kisah Pertemuan Ria dengan Ibunda yang Terpisah 23 Tahun

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penemuan Mayat Terbungkus Kantong Plastik | Saksi Kasus Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

[POPULER NUSANTARA] Penemuan Mayat Terbungkus Kantong Plastik | Saksi Kasus Pembunuhan di Subang Kembali Diperiksa

Regional
Mengenal Perahu Tradisional Ijon-ijon Lamongan yang Diajukan sebagai Warisan Budaya Nasional

Mengenal Perahu Tradisional Ijon-ijon Lamongan yang Diajukan sebagai Warisan Budaya Nasional

Regional
ASN Pemkot Surabaya Diduga Tipu Warga dengan Modus Janjikan Jadi PNS, Eri Cahyadi: Kebacut!

ASN Pemkot Surabaya Diduga Tipu Warga dengan Modus Janjikan Jadi PNS, Eri Cahyadi: Kebacut!

Regional
Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Regional
Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Regional
Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Regional
Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Regional
10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.