Kompas.com - 09/09/2021, 16:10 WIB
Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Sabtu (26/6/2021). KOMPAS.COM/MOH. SYAFIÍBupati Jombang Mundjidah Wahab, Sabtu (26/6/2021).

JOMBANG, KOMPAS.com - Pembelajaran tatap muka pada jenjang pendidikan SD dan SMP di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai dilaksanakan pada Senin (13/9/2021).

Bupati Jombang Mundjidah Wahab bersiap menggelar pembelajaran tatap muka di sekolah setelah mempertimbangkan laju kasus Covid-19 dan capaian vaksinasi.

Dalam tiga pekan terakhir, ujar dia, laju perkembangan kasus Covid-19 menurun drastis. Temuan kasus aktif harian pun terus berkurang.

Seiring dengan turunnya kasus aktif, saat ini tinggal empat kecamatan zona merah dan lima kecamatan zona oranye.

Dari 21 kecamatan, mayoritas zona kuning dan belum ada kecamatan zona hijau atau tidak memiliki catatan kasus aktif Covid-19.

Mundjidah menjelaskan, capaian vaksinasi Covid-19 juga sudah menjangkau pelajar, sehingga pemkab mengizinkan sekolah tatap muka.

Saat ini, ungkap dia, sebagian besar siswa SMP serta madrasah dan pondok pesantren sudah melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tinjau Pembelajaran Tatap Muka, Wapres: Anak-anak Gembira Sekali

"Mayoritas siswa SMP sudah vaksin. Siswa madrasah di bawah Kementerian Agama dan pondok pesantren juga sudah vaksin. Jadi minggu depan sudah bisa kita lakukan PTM," kata Mundjidah, usai me-launching Gerakan Vaksinasi Serentak di Kecamatan Tembelang, Kamis (9/9/2021).

Ia menyebutkan, dari 1.019.942 orang sasaran vaksinasi, lebih dari 638.000 orang termasuk anak-anak, sudah melakukan vaksinasi dosis pertama.

Adapun jumlah warga yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua, tercatat lebih dari 416.000 orang.

"Kalau dipersentase sudah 62,62 persen. Kemudian untuk vaksin dosis dua, sudah 416.000 orang," ungkap Mundjidah.

Ia menambahkan, pertimbangan lain mengizinkan pelaksanaan sekolah tatap muka, yakni penerapan PPKM level 3.

Berdasarkan aturan PPKM level 3, pemerintah daerah diizinkan menggelar pembelajaran tatap muka dengan sejumlah syarat.

Masuk Bergantian

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang Agus Purnomo menjelaskan, pembelajaran tatap muka di sekolah harus menerapkan aturan ketat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Usut Tewasnya 2 Remaja Usai Nonton Dangdut, Tenggelam, tapi Ditemukan Benturan Benda Tumpul

Polisi Usut Tewasnya 2 Remaja Usai Nonton Dangdut, Tenggelam, tapi Ditemukan Benturan Benda Tumpul

Regional
Percepat Vaksinasi, Pemkab Bantul Akan Terbitkan Perbup Wajib Vaksin

Percepat Vaksinasi, Pemkab Bantul Akan Terbitkan Perbup Wajib Vaksin

Regional
Cegah Banjir di Medan, Bobby Siapkan Insentif bagi Tempat Ibadah yang Bangun Sumur Resapan

Cegah Banjir di Medan, Bobby Siapkan Insentif bagi Tempat Ibadah yang Bangun Sumur Resapan

Regional
Alami Kebutaan Setelah Divaksin dan Didiagnosis Neuritis Optik, Ini Tanggapan Joko Santoso

Alami Kebutaan Setelah Divaksin dan Didiagnosis Neuritis Optik, Ini Tanggapan Joko Santoso

Regional
Kronologi Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi di PDAM Madiun, Kerugian Negara Capai Rp 263 Juta

Kronologi Pengungkapan Kasus Dugaan Korupsi di PDAM Madiun, Kerugian Negara Capai Rp 263 Juta

Regional
Ibu Muda yang Mengaku Diperkosa 4 Teman Suami Diduga Dimarahi Polisi Saat Melapor

Ibu Muda yang Mengaku Diperkosa 4 Teman Suami Diduga Dimarahi Polisi Saat Melapor

Regional
Tak Ada Penyekatan Jalan di Jateng Selama Libur Nataru, Polisi Optimalkan Posko PPKM

Tak Ada Penyekatan Jalan di Jateng Selama Libur Nataru, Polisi Optimalkan Posko PPKM

Regional
Salah Tangkap Serta Diduga Aniaya Anak SMA, 3 Oknum Anggota Polres Palu Jadi Terperiksa

Salah Tangkap Serta Diduga Aniaya Anak SMA, 3 Oknum Anggota Polres Palu Jadi Terperiksa

Regional
'Anak Saya Sempat Kirim Video Awan Semeru, Setelah Itu Tak Bisa Dihubungi Lagi'

"Anak Saya Sempat Kirim Video Awan Semeru, Setelah Itu Tak Bisa Dihubungi Lagi"

Regional
'Mereka Teman Saya Sendiri, Begitu Teganya Memperkosa Istri Saya'

"Mereka Teman Saya Sendiri, Begitu Teganya Memperkosa Istri Saya"

Regional
Disebut Warganet Mahal, Berapa Harga Tengkleng Solo Bu Harsi?

Disebut Warganet Mahal, Berapa Harga Tengkleng Solo Bu Harsi?

Regional
Sebuah Motor Diduga Tergelincir dan Tabrak Tebing di Banyuwangi, 1 Orang Tewas

Sebuah Motor Diduga Tergelincir dan Tabrak Tebing di Banyuwangi, 1 Orang Tewas

Regional
Polda Maluku Sebut Tarik-Menarik Senjata Terjadi Antara Warga dengan Polisi Saat Bentrok

Polda Maluku Sebut Tarik-Menarik Senjata Terjadi Antara Warga dengan Polisi Saat Bentrok

Regional
Masalah Penyebab Banjir Bandang Garut Dilaporkan ke Polisi

Masalah Penyebab Banjir Bandang Garut Dilaporkan ke Polisi

Regional
20 ABK Vietnam Positif Covid-19, Kapalnya Dilarang Bongkar Muat di Perairan Kaltim

20 ABK Vietnam Positif Covid-19, Kapalnya Dilarang Bongkar Muat di Perairan Kaltim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.