Kompas.com - 02/09/2021, 13:05 WIB
Lakukan Kredit Fiktif, Tiga Pengusaha di Kepri Ditangkap Polisi dengan Total Kerugian Rp7,9 Miliar DOK DITRESKRIMSUS POLDA KEPRILakukan Kredit Fiktif, Tiga Pengusaha di Kepri Ditangkap Polisi dengan Total Kerugian Rp7,9 Miliar

BATAM, KOMPAS.com – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengamankan tiga tersangka yang terlibat dalam pencucian uang, yang sebelumnya dilakukan oleh TR selaku kepala cabang bank milik negara di Kabupaten Karimun pada tahun 2017 lalu.

Dari kasus tersebut, diketahui bahwa tersangka TR melakukan pencucian uang dengan kerugian negara mencapai Rp 7,9 miliar, bersama tiga tersangka lainnya dengan modus kredit fiktif.

Baca juga: Kasus Kredit Fiktif Bank Daerah, Kejati Banten Tahan Mantan Pejabat Dindik Sumedang

Wakil Direktur (Wadir) Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Nugroho Agus Setiawan mengatakan, keterlibatan ketiga tersangka ini juga berhasil menemukan barang bukti baru berupa 23 sertifikat rumah yang diduga fiktif, dipergunakan TR untuk melancarkan upaya pencairan dana yang dilakukannya. 

"Ketiga tersangka ini berinisial FD, RS dan H. Ketiganya merupakan pengusaha," kata Nugroho, Kamis (2/9/2021).

Baca juga: Tergiur Investasi Trading, Pria Ini Gelapkan Uang dan Rekayasa Pembobolan Minimarket

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa tersangka FD dan RS, merupakan pengusaha yang bergerak di bidang properti di Kabupaten Karimun dan Tanjungpinang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara tersangka berinisial H, diketahui merupakan pengusaha yang bergerak di bidang kuliner dan elektronik.

Keterlibatan ketiga tersangka ini, diminta untuk mengajukan kredit kepada bank, dengan alasan kepentingan usaha.

Ketiga tersangka, kemudian mengajukan kredit dengan menggunakan data para karyawan dan orang kenalan para pelaku.

"Namun dalam perjalanannya, ketiga tersangka ini takut untuk menggunakan namanya. Sehingga ketiga tersangka menggunakan nama seluruh karyawan dan kenalan dalam pengajuan kredit fiktif untuk memudahkan pencairan dana," papar Nugroho.

Adapun alasan tersangka TR, mengajak keterlibatan ketiga tersangka ini karena ketiganya merupakan nasabah bank setempat di Karimun dan memiliki hubungan baik dengan tersangka utama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Teka-teki Hilangnya Uang Rp 475 Juta Milik Peternak, Ban Mobil Kempis, Korban Tak Lihat Pelaku

Teka-teki Hilangnya Uang Rp 475 Juta Milik Peternak, Ban Mobil Kempis, Korban Tak Lihat Pelaku

Regional
Mayat Wanita Ditemukan di Apartemen Kosong Kawasan Pelita Batam

Mayat Wanita Ditemukan di Apartemen Kosong Kawasan Pelita Batam

Regional
Siang Bolong, Pencuri Bawa Kabur Uang Rp 427 Juta, Pelaku Gembosi Mobil Korban, Ini Ceritanya

Siang Bolong, Pencuri Bawa Kabur Uang Rp 427 Juta, Pelaku Gembosi Mobil Korban, Ini Ceritanya

Regional
Soal Kapolres Nunukan Pukul Anggotanya, Bid Propam Polda Kaltara Pastikan Kasus Diproses Tuntas

Soal Kapolres Nunukan Pukul Anggotanya, Bid Propam Polda Kaltara Pastikan Kasus Diproses Tuntas

Regional
Video Viral Preman Pukul Pegawai Kopitiam di Batam, Ini Kata Polisi

Video Viral Preman Pukul Pegawai Kopitiam di Batam, Ini Kata Polisi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Video Viral Kapolres Nunukan Aniaya Anggota | Keluarga Ingin Tahu Penyebab Kematian Gilang

[POPULER NUSANTARA] Video Viral Kapolres Nunukan Aniaya Anggota | Keluarga Ingin Tahu Penyebab Kematian Gilang

Regional
Ada Penyeberangan Lintas Ketapang-Lembar, Angkutan Barang dari Jatim ke NTB Tak Perlu lewat Bali

Ada Penyeberangan Lintas Ketapang-Lembar, Angkutan Barang dari Jatim ke NTB Tak Perlu lewat Bali

Regional
Sejumlah Anggota DPRA dan Pejabat Aceh Diperiksa KPK

Sejumlah Anggota DPRA dan Pejabat Aceh Diperiksa KPK

Regional
Pria Ini Ditemukan Tewas Setelah 3 Hari Tak Pulang, Terdapat Luka Bakar di Tangan dan Dada

Pria Ini Ditemukan Tewas Setelah 3 Hari Tak Pulang, Terdapat Luka Bakar di Tangan dan Dada

Regional
Warga Protes Keras, Sampah Tangsel Dibuang di Kantor Kelurahan dan Kecamatan

Warga Protes Keras, Sampah Tangsel Dibuang di Kantor Kelurahan dan Kecamatan

Regional
Kisah Padepokan Wayang Topeng Asmorobangun, Melestarikan Kesenian Warisan Kerajaan Majapahit

Kisah Padepokan Wayang Topeng Asmorobangun, Melestarikan Kesenian Warisan Kerajaan Majapahit

Regional
Penyidik Cabuli Istri Tersangka Narkoba yang Sedang Hamil, Kapolda Sumut Langsung Copot Kapolsek Kutalimbaru

Penyidik Cabuli Istri Tersangka Narkoba yang Sedang Hamil, Kapolda Sumut Langsung Copot Kapolsek Kutalimbaru

Regional
Cerita Amaq Bengkok Bertahan di Gubuk Reyot Tak Jauh dari Sirkuit Mandalika: Karena Belum Dibayar...

Cerita Amaq Bengkok Bertahan di Gubuk Reyot Tak Jauh dari Sirkuit Mandalika: Karena Belum Dibayar...

Regional
4 Peninggalan Kerajaan Majapahit di Kediri, Ada Candi dan Prasasti

4 Peninggalan Kerajaan Majapahit di Kediri, Ada Candi dan Prasasti

Regional
Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Ada 8 Kasus Aktif Covid-19 di Kota Blitar, Tertinggi dalam 2 Pekan Terakhir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.