Kompas.com - 27/08/2021, 14:49 WIB
Suasana evakuasi warga yang terkena longsor di Dusun Lau Bawang, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe. KOMPAS.COM/HENDRI SETIAWANSuasana evakuasi warga yang terkena longsor di Dusun Lau Bawang, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe.

KOMPAS.com - Lima korban longsor di Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara berhasil ditemukan petugas pada Jumat (27/8/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Longsor yang terjadi di Dusun Lau Bawang, Kelurahan Padang Mas, Kecamatan Kabanjahe, sendiri terjadi pada Kamis (26/8/2021) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Sembilan rumah tertimbun longsor. Selain lima korban tewas, juga ada empat korban selamat dari peristiwa naas itu.

Seluruh korban saat ini sudah dipindahkan ke RSU Kabanjahe. Korban tewas termasuk tiga balita.

Baca juga: Tangis Pilu Kakak Korban Longsor Kabanjahe, Tak Kuasa Saat Tahu Adik dan Cucunya Tewas Tertimbun

Minta warga mengungsi

Kapolres Tanah Karo AKBP Yustinus Setyo mengimbau kepada masyarakat yang tinggal berdekatan dengan lokasi longsor untuk mengungsi ke wilayah yang lebih aman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Daerah yang masih rawan ini, kita imbau masyarakat supaya sementara jangan tinggal di sini dulu," kata Yustinus, seperti dikutip dari Tribun Medan, Jumat.

Yustinus mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, termasuk warga setempat, yang telah membantu proses pencarian ini.

Baca juga: Longsor di Kabanjahe, 5 Warga Meninggal Dunia Tertimbun Tanah, Dua di Antaranya Balita

 

Penyebab longsor: hujan deras di Kabanjahe

Sebelumnya, Kabag Ops Polres Tanah Karo Kompol Diarma Munthe mengatakan pihaknya mendapat laporan peristiwa longsor tersebut mulanya sekitar pukul 22.20 WIB, Kamis.

"Kita mendapatkan laporan adanya peristiwa tanah longsor sekira pukul 22.20 WIB. memang dari kemarin wilayah Kabanjahe diguyur hujan deras," ujar Diarma, Jumat (27/8/2021).

Dari peristiwa tersebut, diketahui sebanyak empat rumah yang berada di bawah bibir tebing tertimbun material longsor berupa tanah.

Selain itu, sebanyak sembilan orang yang berada di dalam rumah tersebut ikut tertimbun tanah.

Tingginya intensitas hujan yang terjadi sepekan terahir mengakibatkan potensi longsor masih sangat tinggi, warga di imbau untuk tetap waspada terlebih warga yang tinggal di wilayah tebing dan lokasi rawan longsor.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Lima Orang Tewas Akibat Longsor di Kabanjahe, Polisi Minta Warga Sekitar Mengungsi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Polda Banten Akan Berlakukan Ganjil Genap ke Tempat Wisata Saat Libur Nataru

Regional
Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Desak Polisi Ungkap Pembunuh Ibu dan Bayi dalam Kantong Plastik, Warga Kupang Nyalakan 1.000 Lilin

Regional
Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Borobudur Marathon 2021 Pancing Geliat Ekonomi Usai Terpukul Pandemi

Regional
3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

3 Tekanan Global yang Sedang Dihadapi Indonesia Menurut Erick Thohir

Regional
Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Urus Semua Perizinan di Surabaya Kini Wajib lewat Aplikasi, Eri Cahyadi Ungkap Alasannya

Regional
Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Petani Blitar Temukan Granat Nanas Aktif Saat Mencangkul Ladang

Regional
Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Berawal Lihat HP, Sopir Taksi Online Ini Rampok Penumpangnya, Korban Diikat lalu Dimasukkan ke Bagasi

Regional
Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Peristiwa Berdarah di Desa OKU Sumsel, 5 Warga Tewas Ditusuk Seorang Pria

Regional
10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

10 Hari Nol Kasus, Pasien Covid-19 Kembali Muncul di Salatiga

Regional
Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Bocah 4 Tahun di NTT Tewas Tersetrum, Diduga Petugas Salah Pasang Kabel

Regional
Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Istri yang Tewas Disiram Air Keras Pernah 3 Kali Tolak Pinangan Pelaku

Regional
'ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah'

"ASN yang Belum Divaksin, Tahan Gaji Mereka, Ini Perintah"

Regional
Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Usai Bunuh Selingkuhan Istrinya, Pria Ini Serahkan Diri

Regional
Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Genjot Vaksinasi, Bupati Maluku Tengah Kerahkan Seluruh ASN Turun ke Desa, Kadinas Juga Harus Terjun ke Lapangan

Regional
Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Rusak Kotak Suara hingga Pukul Polisi Saat Pilkades, 9 Orang Jadi Tersangka, Cakades Ikut Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.