Bandung Kini PPKM Level 3, Wali Kota Oded Pertimbangkan Buka Sekolah Tatap Muka

Kompas.com - 24/08/2021, 11:40 WIB
Wali Kota Bandung Oded M Danial mengunjungi filling station oksigen di Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Rabu (7/7/2021). KOMPAS.COM/PUTRA PRIMA PERDANAWali Kota Bandung Oded M Danial mengunjungi filling station oksigen di Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Rabu (7/7/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Oded M Danial mengatakan bakal mempertimbangkan untuk segera menggelar pendidikan tatap muka di sekolah-sekolah di wilayah Kota Bandung.

Pertimbangan tersebut dikarenakan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Bandung turun dari level 4 menjadi level 3.

Oded mengatakan, pihaknya akan melihat terlebih dahulu dinamika yang terjadi selama pelaksanaan PPKM level 3 di Kota Bandung selama dua pekan ke depan.

"Kita tunggu 2 minggu," kata Oded saat ditemui di RW 08 Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: Jokowi: PPKM di Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya Turun ke Level 3

Lebih lanjut Oded menjelaskan, selain melihat naik turunnya potensi penyebaran covid-19 di Kota Bandung, waktu dua minggu juga dibutuhkan untuk melakukan kajian-kajian untuk membuka kembali pendidikan tatap muka meski kapasitas kelas tidak total.

"untuk menghadirkan regulasi pendidikan tatap muka harus komprehensif, harus lihat berbagai aspek. Beri kesempatan dua pekan yang akan datang beri kesempatan kami mengkaji pendidikan tatap muka untuk membuat Perwal dan mengkaji dengan seksama regulasi pusat seperti apa nantinya," tuturnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setiap mau mengeluarkan perwal baru, kita kaji dulu kebijakan di atasnya, di-combine dengan eksisting di lapangan seperti apa," sambungnya.

Baca juga: Viral, Video 2 Mobil Drifting Bandung Rasa Tokyo, Ini Kata Polisi

Dari aspirasi masyarakat yang diterimanya, Oded mengatakan rata-rata warga Kota Bandung sangat berharap pendidika  tatap muka segera digelar.

"Saya yakin semua orang mengharapkan pendidikan tatap muka cepat dilaksanakan. Karena kalau anak-anak kita belajar daring terus, belajar itu tidak hanya menjadi pintar, pembelajaran mengedukasi anak supaya jadi anak soleh dan solehah. Kalau ketemu guru-guru Insya Allah anak anak akan jadi soleh solehah. Tapi kalau daring begini, pintar saja mungkin bisa pintar, tapi interaksi sosial enggak ada. Idealnya memang harus tatap muka," tandasnya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uang Hasil Mengayuh Becak Dicuri, Suroto Menangis Sampai Berguling di Jalanan

Uang Hasil Mengayuh Becak Dicuri, Suroto Menangis Sampai Berguling di Jalanan

Regional
Listrik 266 Rumah di Pinrang Masih Padam akibat Angin Kencang

Listrik 266 Rumah di Pinrang Masih Padam akibat Angin Kencang

Regional
Diduga Depresi Tak Lolos PPPK, Guru Honorer di Lombok Tengah Tewas Gantung Diri

Diduga Depresi Tak Lolos PPPK, Guru Honorer di Lombok Tengah Tewas Gantung Diri

Regional
Suami Bunuh Istri Siri di Surabaya, Diduga Cemburu karena Sering Main TikTok

Suami Bunuh Istri Siri di Surabaya, Diduga Cemburu karena Sering Main TikTok

Regional
Begal Bersenjata Api Muncul dari Semak-semak, lalu Rampas Motor Wartawan di Lampung

Begal Bersenjata Api Muncul dari Semak-semak, lalu Rampas Motor Wartawan di Lampung

Regional
Seorang Anak Bunuh Ayah secara Sadis, Ibunya Dianiaya hingga Sekarat

Seorang Anak Bunuh Ayah secara Sadis, Ibunya Dianiaya hingga Sekarat

Regional
Detik-detik Puluhan Siswa Terseret Arus Sungai Cileuer, Warga: Kami Teriak-teriak Jangan Nyebrang, Batunya Licin

Detik-detik Puluhan Siswa Terseret Arus Sungai Cileuer, Warga: Kami Teriak-teriak Jangan Nyebrang, Batunya Licin

Regional
Solar Mulai Langka, DPRD Sulut Minta Pemprov Cari Solusi, Sekda: Perlu Ditelusuri

Solar Mulai Langka, DPRD Sulut Minta Pemprov Cari Solusi, Sekda: Perlu Ditelusuri

Regional
Seorang Polisi Dianiaya Pemuda Mabuk, Begini Kronologinya

Seorang Polisi Dianiaya Pemuda Mabuk, Begini Kronologinya

Regional
Faisal Selamat dari Tragedi Susur Sungai, Tak Dibekali Alat Pengaman, Mengaku Ditolong Perempuan Berkerudung

Faisal Selamat dari Tragedi Susur Sungai, Tak Dibekali Alat Pengaman, Mengaku Ditolong Perempuan Berkerudung

Regional
Kaki Ganjar Pranowo Dibasuh oleh Tetua Suku Tobelo, Apa Artinya?

Kaki Ganjar Pranowo Dibasuh oleh Tetua Suku Tobelo, Apa Artinya?

Regional
Sebelum Meninggal Susur Sungai, Dea Minta Foto dengan Keluarga, Ini Cerita Sang Ayah

Sebelum Meninggal Susur Sungai, Dea Minta Foto dengan Keluarga, Ini Cerita Sang Ayah

Regional
Tutup Selama PPKM, Ini Cara 'Lembang Park and Zoo' Bertahan di Tengah Pandemi

Tutup Selama PPKM, Ini Cara "Lembang Park and Zoo" Bertahan di Tengah Pandemi

Regional
Kebun Binatang di Jateng dan DIY Buka Donasi untuk Pakan Satwa

Kebun Binatang di Jateng dan DIY Buka Donasi untuk Pakan Satwa

Regional
Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak Digerebek, Beroperasi Sejak Desember 2020, Perputaran Uangnya Mencapai Rp 3,25 M

Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak Digerebek, Beroperasi Sejak Desember 2020, Perputaran Uangnya Mencapai Rp 3,25 M

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.