15 Pendaki Asal Surabaya Tersesat Usai Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Wilis

Kompas.com - 18/08/2021, 15:34 WIB
Gunung Wilis ARSIP INDONESIA.TRAVELGunung Wilis

KEDIRI, KOMPAS.com - Rombongan pendaki asal Surabaya tersesat saat perjalanan kembali usai melakukan pengibaran bendera merah putih di puncak Gunung Wilis, Jawa Timur.

Rombongan pendaki yang terdiri dari belasan orang itu tersesat hingga masuk ke wilayah Dusun Tumpak Doro, Desa Pamongan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Selasa (17/8/2021) malam.

Camat Mojo Sukemi mengatakan, para pendaki itu tersesat saat turun gunung. Mereka akhirnya tiba di desa yang berada di kaki Gunung Wilis itu.

"Betul, tadi malam," ujar Sukemi dalam sambungan telepon, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: Drama Suami Bunuh Istri di Kediri, Pelaku Pura-pura Histeris dan Menangis Tersedu-sedu

Sukemi mengatakan, rombongan itu tiba di Dusun Tumpak Doro sekitar pukul 23.30 WIB.

Para pendaki itu berjumlah 15 oang, terdiri dari 13 laki-laki dan dua perempuan. Para pendaki terdiri dari beragam usia, muda hingga setengah baya.

Warga Dusun Tumpak Doro mengizinkan para pendaki itu beristirahat sementara di mushala desa.

Kronologi

Sukemi menjelaskan, para pendaki itu awalnya naik ke puncak Gunung Wilis dari wilayah Kabupaten Tulungagung untuk mengibarkan bendera merah putih.

Selesai pengibaran bendera, para pendaki turun gunung menuju kawasan wisata Air Terjun Dholo di Kabupaten Kediri.

 

Namun, dalam perjalanan itu mereka tersesat hingga tiba di Dusun Tumpak Doro.

"Jarak antara Dholo dan Pamongan (kalau ditarik garis lurus) sekitar 15 kilometer. Tapi kalau turun dulu untuk lewat jalan raya, ya harus mutar sampai 55 kilometer lebih," kata Sukemi.

Baca juga: Motor Oleng Saat Hendak Menyalip, 3 Warga Jombang Tewas Terlindas Truk di Kediri

Sukemi menyebut, para pendaki itu dalam kondisi sehat. Mereka juga telah keluar dari Dusun Tumpak Doro.

Warga mengantar para pendaki ke tempat pemberhentian kendaraan umum menggunakan mobil pikap. Para pendaki pulang ke daerahnya masing-masing.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Nelayan Lombok Timur Hilang Diterjang Angin Kencang Saat Melaut

2 Nelayan Lombok Timur Hilang Diterjang Angin Kencang Saat Melaut

Regional
Sudah Lama Diincar, 4 Pengedar Narkoba di Baubau Ditangkap Polisi

Sudah Lama Diincar, 4 Pengedar Narkoba di Baubau Ditangkap Polisi

Regional
Pekerja PLTU Timor Kupang yang Positif Covid-19 Bertambah Jadi 72 Orang

Pekerja PLTU Timor Kupang yang Positif Covid-19 Bertambah Jadi 72 Orang

Regional
Oknum ASN di Rembang Korupsi Rp 113 Juta, Begini Respons Bupati

Oknum ASN di Rembang Korupsi Rp 113 Juta, Begini Respons Bupati

Regional
Cekcok, Ayah dan Anak Bacok Tetangga hingga Tewas dengan 13 Luka

Cekcok, Ayah dan Anak Bacok Tetangga hingga Tewas dengan 13 Luka

Regional
Nyatakan Perang dengan Geng Motor di Jambi, Polisi Amankan 54 Orang

Nyatakan Perang dengan Geng Motor di Jambi, Polisi Amankan 54 Orang

Regional
Diduga Korupsi Dana Desa Rp 3 Miliar, Staf Desa di Ambon Ditahan

Diduga Korupsi Dana Desa Rp 3 Miliar, Staf Desa di Ambon Ditahan

Regional
Menteri PPPA: Presiden Serius terhadap Perlindungan Anak

Menteri PPPA: Presiden Serius terhadap Perlindungan Anak

Regional
Tak Menyangka Terjadi Bentrokan yang Tewaskan 18 Orang, Wali Kota Sorong Minta Warga Tahan Diri

Tak Menyangka Terjadi Bentrokan yang Tewaskan 18 Orang, Wali Kota Sorong Minta Warga Tahan Diri

Regional
PLTSa Putri Cempo Solo Tak Kunjung Beroperasi, Menteri ESDM Berikan Penjelasan

PLTSa Putri Cempo Solo Tak Kunjung Beroperasi, Menteri ESDM Berikan Penjelasan

Regional
Gubernur NTB: Kami Semakin Siap Sambut MotoGP Mandalika

Gubernur NTB: Kami Semakin Siap Sambut MotoGP Mandalika

Regional
Pabrik Miras Oplosan Beromset Ratusan Juta di Palembang Digerebek Polisi

Pabrik Miras Oplosan Beromset Ratusan Juta di Palembang Digerebek Polisi

Regional
Ratusan Personel Brimob Polda NTT Pulang dari Papua, Kapolda: Saya Bangga kepada Kalian...

Ratusan Personel Brimob Polda NTT Pulang dari Papua, Kapolda: Saya Bangga kepada Kalian...

Regional
Sidang Perdana Bupati Banjarnegara, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Miliaran dari Proyek Infrastruktur

Sidang Perdana Bupati Banjarnegara, Didakwa Terima Suap dan Gratifikasi Miliaran dari Proyek Infrastruktur

Regional
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Tahun 1955 hingga 2019

Sejarah Pemilu di Indonesia dari Tahun 1955 hingga 2019

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.