PPKM Level 3 Kota Tasikmalaya, Belajar Tatap Muka Dimulai Pekan Depan

Kompas.com - 12/08/2021, 14:30 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Budiaman Sanusi. KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Budiaman Sanusi.

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Budiaman Sanusi menyatakan, semua sekolah di wilayahnya akan memulai belajar tatap muka terbatas saat penerapan PPKM Level 3 mulai pekan depan, Senin (16/8/2021).

Adapun jumlah siswa tiap kelas maksimal masuk 50 persen dengan sistem giliran mulai usia sekolah kanak-kanak, dasar dan menengah pertama.

Sedangkan untuk pendidikan anak usia dini (PAUD) dan sekolah luar biasa (SLB) selama ini memiliki aturan tersendiri, seperti halnya SMA dan SMK kewenangannya ada di Provinsi Jawa Barat.

Baca juga: Banjir Rob di Pesisir Cipatujah Tasikmalaya, Air Masuk ke Rumah Warga

"Saat PPKM Level 3, belajar tatap muka akan dimulai pekan depan. Kita sudah mengumpulkan semua perwakilan tiap sekolah dan sudah 90 persen siap menggelar belajar tatap muka. Iya, sistemnya masuk kelas maksimal 50 persen jumlah siswa dengan cara bergiliran waktunya," jelas Budiaman, kepada Kompas.com lewat telepon, Kamis (12/8/2021).

Budiaman menanbahkan, bahwa pada dasarnya semua sekolah di Kota Tasikmalaya telah siap melaksanakan kegiatan mulai sarana dan prasarana dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) ketat.

Baca juga: PPKM Level 3 Kota Tasikmalaya, Belajar Tatap Muka Terbatas Segera Dimulai

Pasalnya, sebulan lalu hal pelaksanaan itu akan dilaksanakan, namun dihentikan kembali saat terjadi peningkatan kasus Covid-19 dan Kota Tasikmalaya memberlakukan PPKM Darurat.

"Sekolah sekarang sudah membuat jadwal untuk siswa yang akan masuk maupun belajar secara daring. Karena, kegiatan itu tidak bisa dilakukan 100 persen dan harus kapasitas 50 persen dengan jumlah siswa di dalam kelas termasuk guru, dan kegiatan juga harus menerapkan protokol kesehatan mulai memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan," tambahnya.

Saat ini, lanjut Budiaman, terdapat sebanyak 231 sekolah dasar (SD) dan 79 sekolah menengah pertama (SMP) baik negeri maupun swasta di Kota Tasikmalaya yang telah siap melaksanakan belajar tatap muka.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

40 Mantan Napiter Ngopi Bareng, Kampanyekan Moderasi Cegah Radikalisme

40 Mantan Napiter Ngopi Bareng, Kampanyekan Moderasi Cegah Radikalisme

Regional
Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kg Sabu Asal Malaysia Melalui Kapal Tol Laut

Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kg Sabu Asal Malaysia Melalui Kapal Tol Laut

Regional
Setiap Tahun NTT Beli Pakan Ternak dari Pulau Jawa Rp 1,1 Triliun

Setiap Tahun NTT Beli Pakan Ternak dari Pulau Jawa Rp 1,1 Triliun

Regional
Pemilik Ungkap Kondisi Truk Tronton yang Sebabkan Kecelakaan Maut di Balikpapan: Kalau Ada Masalah, Saya Pasti Tak Perbolehkan Berangkat

Pemilik Ungkap Kondisi Truk Tronton yang Sebabkan Kecelakaan Maut di Balikpapan: Kalau Ada Masalah, Saya Pasti Tak Perbolehkan Berangkat

Regional
Ambulans Ramah Anak, Hilangkan Kesan Seram dengan Gambar Aneka Tokoh Kartun

Ambulans Ramah Anak, Hilangkan Kesan Seram dengan Gambar Aneka Tokoh Kartun

Regional
Ridwan Kamil Berikan Perahu untuk Murid SD di Sukabumi, Seberangi Sungai untuk Bersekolah

Ridwan Kamil Berikan Perahu untuk Murid SD di Sukabumi, Seberangi Sungai untuk Bersekolah

Regional
5 Pekerja Kapal Tongkang Meninggal dalam Palka Kapal, Diduga Keracunan Gas Karbon Dioksida

5 Pekerja Kapal Tongkang Meninggal dalam Palka Kapal, Diduga Keracunan Gas Karbon Dioksida

Regional
Kecelakaan Kapal di Manggarai Barat, 2 Korban Tewas, 4 Selamat

Kecelakaan Kapal di Manggarai Barat, 2 Korban Tewas, 4 Selamat

Regional
Kronologi 172 Warga Lebak Banten Keracunan, Bermula Santap Nasi Syukuran

Kronologi 172 Warga Lebak Banten Keracunan, Bermula Santap Nasi Syukuran

Regional
Maling Motor di Masjid, Muka Pelaku Terekam Jelas CCTV

Maling Motor di Masjid, Muka Pelaku Terekam Jelas CCTV

Regional
[POPULER NUSANTARA] “Bola Panas” di Polrestabes Medan | Sopir Angkot Ceritakan Detik-detik Kecelakaan Maut Balikpapan

[POPULER NUSANTARA] “Bola Panas” di Polrestabes Medan | Sopir Angkot Ceritakan Detik-detik Kecelakaan Maut Balikpapan

Regional
Omicron Masuk NTB Jelang Gelaran MotoGP, Ini Langkah Pemprov

Omicron Masuk NTB Jelang Gelaran MotoGP, Ini Langkah Pemprov

Regional
Mengikuti Jejak S Sudjojono Lewat Workshop Sketsa 'Sketch Like Sudjojono' di Tumurun Private Museum

Mengikuti Jejak S Sudjojono Lewat Workshop Sketsa "Sketch Like Sudjojono" di Tumurun Private Museum

Regional
Korban Keracunan Makanan di Lebak Bertambah Jadi 172 Orang, 3 di Antaranya Dirujuk ke RS

Korban Keracunan Makanan di Lebak Bertambah Jadi 172 Orang, 3 di Antaranya Dirujuk ke RS

Regional
Biografi Singkat Raden Saleh dan Makna Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro

Biografi Singkat Raden Saleh dan Makna Lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.