KILAS DAERAH

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Kompas.com - 01/08/2021, 17:29 WIB
Bupati Wonogiri Joko Sutopo Dok. Pemkab WonogiriBupati Wonogiri Joko Sutopo

KOMPAS.com – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), baik darurat maupun level empat, terbukti membawa dampak positif bagi Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng).

Keterisian tempat isolasi atau bed occupancy rate (BOR) di kabupaten tersebut turun drastis setelah PPKM darurat dan PPKM level diterapkan. Hal ini disampaikan Bupati Wonogiri Joko Sutopo dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Minggu (1/8/2021).

Lebih lanjut, ia mengatakan, penurunan BOR selama penerapan PPKM dikarenakan adanya keterlibatan pemerintah dalam mengedukasi masyarakat.

“Ada ruang yang cukup strategis untuk pemerintah memberikan ruang satu edukasi kepada publik. Kondisi itu berdampak pada penurunan BOR semasa pemberlakuan PPKM, baik darurat maupun level empat,” kata Jekek, sapaan akrab Joko.

Baca juga: Bupati Wonogiri: Perantau Datang dalam Kondisi Sakit, Dua Jam Kemudian Meninggal Dunia

Sebelum diberlakukan PPKM, ia mengungkapkan, BOR rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Kabupaten Wonogiri acap kali hampir penuh. Namun, saat ini, BOR sudah turun menjadi 67 persen. Dari 393 tempat isolasi yang tersedia, baru terisi 267 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam mengoptimalkan pelaksanaan PPKM level empat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri memasifkan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) 5M kepada masyarakat.

Adapun prokes tersebut meliputi mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Wonogiri, Jekek mengatakan bahwa Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 setempat telah meningkatkan tracing, tracking, dan treatment (3T).

Baca juga: Tiga Hari Berjuang Melawan Corona, Anggota Satgas Covid-19 di Wonogiri Meninggal

“Kami juga mendorong percepatan vaksinasi Covid-19 kepada warga agar segera terbentuk kekebalan komunal,” ujar Jekek.

Ia menambahkan, secara umum, pelaksanaan PPKM yang akan berakhir pada Senin (2/8/2021) itu berlangsung baik dan lancar di Kabupaten Wonogiri.

Tekan angka kematian

Selama pelaksanaan PPKM, Pemkab Wonogiri terus berupaya menekan angka kematian warga akibat Covid-19. Caranya dengan melakukan pendampingan bagi warga yang menjalani isolasi mandiri (isoman) lantaran terinfeksi virus SARS-CoV-2.

“Kami memberikan pendampingan karena angka kematian di sini naik. Selain itu, sesuai instruksi dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenkomarves), semuanya harus ditarik untuk dilakukan isolasi terpusat,” jelas Jekek.

Baca juga: Pemakaman Prokes di Wonogiri Pecah Rekor, 40 Jenazah dalam Satu Hari, Terbanyak Sepanjang Pandemi

Terkait pendampingan, Pemkab Wonogiri mempersiapkan lokasi isolasi terpusat dan isolasi terpadu. Untuk isolasi terpusat, pemkab menggunakan Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang berada di Kota Wonogiri.

Sementara, isolasi terpadu disiapkan camat dan kepala desa. Keduanya akan menyediakan sarana dan prasarana di wilayah Wonogiri untuk dijadikan tempat isolasi.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Lewat Care Visit, Dompet Dhuafa Pererat Hubungan Mustahik dan Muzakki

Regional
Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemkab Dharmasraya Raih Anugerah Parahita Ekapraya

Regional
Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.