Kompas.com - 27/07/2021, 13:03 WIB
Aparat Polres Magelang, Jawa Tengah, meringkus MTK (36) karena diduga telah menipu seorang kakek bernama Mungger (85) dengan modus diajak mengambil uang bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. KOMPAS.COM/IKA FITRIANAAparat Polres Magelang, Jawa Tengah, meringkus MTK (36) karena diduga telah menipu seorang kakek bernama Mungger (85) dengan modus diajak mengambil uang bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

MAGELANG, KOMPAS.com - Aparat Polres Magelang, Jawa Tengah, meringkus MTK (36) karena diduga telah menipu seorang kakek bernama Mungger (85) dengan modus diajak mengambil uang bantuan sosial (bansos) dari pemerintah.

Aksi pria asal Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang, itu dilakukan pada Sabtu (3/7/2021). Ia mendatangi rumah Mungger di Desa Gantang, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang. 

Menurut Kepala Satuan Kriminal (Reskrim) Polres Magelang AKP Muhammad Alfan, saat itu MTK memberitahu korban kalau mendapatkan bansos senilai Rp 5 juta dari Pemerintah Kabupaten Magelang. Ia lalu mengajak korban untuk mengambil bansos itu.

"Awalnya pelaku ini memberitahukan kepada korban jika korban mendapatkan bansos dari Pemerintah Kabupaten Magelang berupa uang senilai Rp 5 juta. Pelaku mengajak korban untuk mengambilnya," kata Alfan, dalam keterangan pers yang diterima Selasa (27/7/2021).

Baca juga: Bahagianya Tukang Becak Dapat BST Rp 600.000: Biasanya Enggak Pernah

Saat itu menurut Alfan, korban sebetulnya sudah ingin menanyakan perihal bantuan tersebut kepada kepala dusun setempat, namun dicegah oleh pelaku.

Kemudian pelaku mengajak korban untuk segera mengambil uang di Kantor Pemkab Magelang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelaku menggunakan mobil jenis minibus warna putih mengajak korban mengambil uang bantuan. Akhirnya korban dan pelaku berangkat menggunakan mobil tersebut," lanjutnya.

Karena waktu sudah menjelang waktu sholat, pelaku dan tersangka berhenti di sebuah mushala  di wilayah Kecamatan Sawangan. Pelaku menyarankan korban agar tas korban diletakkan didalam mobil saja supaya aman.

"Memanfaatkan kelengahan korban yang tengah menunaikan shalat, kemudian pelaku pergi begitu saja dengan mengendarai mobil dan membawa tas korban," jelas Alfan

Sementara korban merasa kebingungan karena di dalam tasnya terdapat 3 buah cincin emas, sepasang anting dan uang tunai Rp 5 juta.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Polisi Kantongi Identitas 2 DPO Perampok Toko Emas di Bandung, Diduga Kabur ke Sumatera

Regional
Hadapi Kuliah Tatap Muka, 26.000 Mahasiswa di Jawa Tengah Divaksin Serentak

Hadapi Kuliah Tatap Muka, 26.000 Mahasiswa di Jawa Tengah Divaksin Serentak

Regional
Dibantu Anggota Dewan, Bayi Kembar Lahir Tanpa Anus di Meranti Segera Dioperasi

Dibantu Anggota Dewan, Bayi Kembar Lahir Tanpa Anus di Meranti Segera Dioperasi

Regional
Lebak Akan Berlakukan Kebijakan Ganjil Genap di Jalur Menuju Tempat Wisata

Lebak Akan Berlakukan Kebijakan Ganjil Genap di Jalur Menuju Tempat Wisata

Regional
Baru 25 Persen Lansia Divaksin Covid-19, Pemkab Magetan Gencarkan Vaksinasi di Desa

Baru 25 Persen Lansia Divaksin Covid-19, Pemkab Magetan Gencarkan Vaksinasi di Desa

Regional
Azis Syamsuddin Dikabarkan Jadi Tersangka Korupsi, Tetangga: Kaget, Keluarganya Baik, Sering Bantu Warga

Azis Syamsuddin Dikabarkan Jadi Tersangka Korupsi, Tetangga: Kaget, Keluarganya Baik, Sering Bantu Warga

Regional
Detik-detik Bus PO Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer di Wates, 2 Tewas dan Korban Terjepit

Detik-detik Bus PO Sugeng Rahayu Tabrak Truk Kontainer di Wates, 2 Tewas dan Korban Terjepit

Regional
Warga Sleman Hilang di Bukit Kendil Merapi Belum Juga Ditemukan, Pencarian Pakai Metode Pemantauan

Warga Sleman Hilang di Bukit Kendil Merapi Belum Juga Ditemukan, Pencarian Pakai Metode Pemantauan

Regional
Gelar PTM Terbatas walau Masih PPKM Level 4, Vaksinasi Pelajar di Banjarmasin Dipercepat

Gelar PTM Terbatas walau Masih PPKM Level 4, Vaksinasi Pelajar di Banjarmasin Dipercepat

Regional
Bawa Lari Uang Miliaran Rupiah, Bandar Arisan Online Fiktif Ditangkap

Bawa Lari Uang Miliaran Rupiah, Bandar Arisan Online Fiktif Ditangkap

Regional
Sepasang Kekasih di Madiun Curi Sepeda Motor Warga, Hasil Curiannya Laku Dijual Seharga Rp 5 Juta

Sepasang Kekasih di Madiun Curi Sepeda Motor Warga, Hasil Curiannya Laku Dijual Seharga Rp 5 Juta

Regional
Situasi Tidak Kondusif, Wabup Pegunungan Bintang Sebut Warga Asli Kiwirok Pergi Mengungsi

Situasi Tidak Kondusif, Wabup Pegunungan Bintang Sebut Warga Asli Kiwirok Pergi Mengungsi

Regional
Hendak Lewati Truk Parkir Malah Tabrak Polisi hingga Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Hendak Lewati Truk Parkir Malah Tabrak Polisi hingga Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Regional
Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Adopsi Teknologi Persinyalan China Railway

Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung Adopsi Teknologi Persinyalan China Railway

Regional
Bus Tabrak Truk Kontainer yang Sedang Parkir, 2 Orang Tewas

Bus Tabrak Truk Kontainer yang Sedang Parkir, 2 Orang Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.