Cerita Nakes Penyintas Covid-19 Ramai-ramai Jadi Donor Plasma Konvalesen, Buat Grup hingga Donasikan Gratis

Kompas.com - 24/07/2021, 14:38 WIB
Ilustrasi plasma konvalesen ShutterstockIlustrasi plasma konvalesen

Untuk menjangkau ke semua wilayah, kata Mubarok, anggota grup forum itu rata-rata menjadi koordinator di satu daerah atau kabupaten.

Teknisnya, koordinator daerah membuat grup baru lagi di masing-masing kabupaten untuk mengajak penyintas Covid-19 bergabung mencari donor plasma konvalesen.

Pantauan dari grup forum yang berdiri sejak Maret 2021 itu, kata Mubarok, hampir setiap hari bisa mencarikan 10 donor plasma konvalesen untuk pasien positif Covid-19.

Rata-rata, anggota forum yang mau mendonasikan plasmanya tidak memungut biaya apa pun.

“Itu yang membuat keterpanggilan kami. Kasihan masyarakat tidak bisa mencari karena dimana-mana tidak ada,” ungkap Mubarok.

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Polisi di Banyumas Ramai-ramai Donasi Plasma Konvalesen

Ia mengatakan, banyak anggota forum yang datang langsung ke PMI dengan biaya transportasi sendiri.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hanya saja, untuk biaya administrasi plasma di PMI menjadi tanggung jawab keluarga pasien yang membutuhkan plasma konvalesen.

Khusus di Wonogiri, saat ini setidaknya terdapat 50 anggota penyintas yang aktif membantu mencarikan donor plasma.

Untuk warga yang membutuhkan plasma, Mubarok meminta warga menghubungi koordinator Persatuan Persatuan Perawat Indonesia (PPNI) di masing-masing wilayah.

Baca juga: Stok Oksigen di Surabaya Aman, tetapi Kekurangan Plasma Konvalesen

Setelah itu koordinator akan mencarikan penyintas Covid-19 yang mau mendonasikan plasmanya.

“Kami sifatnya membantu. Teknisnya, nanti keluarga menghubungi penyintas Covid-19 yang bersedia menjadi donor plasma kemudian dibawa PMI setelah treking,” kata Mubarok.

Mubarok menambahkan, penyintas Covid-19 yang mau menjadi donor bisa mendapatkan plasma dari lintas kabupaten.

Ia mencontohkan, saat seorang pasien Covid-19 asal Wonogiri membutuhkan plasma ternyata bisa didapat dari penyintas di Kabupaten Karanganyar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Mahasiswa Terjerat Pinjol, Dalam 3 Bulan Utang Melonjak 19 Kali Lipat

Cerita Mahasiswa Terjerat Pinjol, Dalam 3 Bulan Utang Melonjak 19 Kali Lipat

Regional
Jabar Bidik Juara Umum Peparnas Papua, Pesan Ridwan Kamil ke Kontingen: Someah Hade ka Semah

Jabar Bidik Juara Umum Peparnas Papua, Pesan Ridwan Kamil ke Kontingen: Someah Hade ka Semah

Regional
Ada Kasus Covid-19 di Sekolah Bantul, Sultan HB X: PTM Tetap Lanjut

Ada Kasus Covid-19 di Sekolah Bantul, Sultan HB X: PTM Tetap Lanjut

Regional
Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, 35 Cabor Diperiksa secara Marathon

Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, 35 Cabor Diperiksa secara Marathon

Regional
Warga 'Buang' Sampah Tangsel di Kantor Kelurahan dan Kecamatan, Ini Kata Pemkot Serang

Warga 'Buang' Sampah Tangsel di Kantor Kelurahan dan Kecamatan, Ini Kata Pemkot Serang

Regional
Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Jember, Satu Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang

Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Jember, Satu Mobil Ringsek Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
BPBD Luwu Timur Ungkap Adanya Lubang Besar di Danau Matano

BPBD Luwu Timur Ungkap Adanya Lubang Besar di Danau Matano

Regional
Oknum Pegawai PMI Surabaya yang Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen Dipecat

Oknum Pegawai PMI Surabaya yang Terlibat Jual Beli Plasma Konvalesen Dipecat

Regional
Cerita di Balik Prestasi Dhea Raih Medali PON Papua, Berlatih Selam dengan Fasilitas Seadanya di Kolam Renang Hotel

Cerita di Balik Prestasi Dhea Raih Medali PON Papua, Berlatih Selam dengan Fasilitas Seadanya di Kolam Renang Hotel

Regional
Uang Rp 427 Juta yang Raib di Blitar, Ternyata Hasil Penjualan Susu Milik 200 Peternak Sapi Perah

Uang Rp 427 Juta yang Raib di Blitar, Ternyata Hasil Penjualan Susu Milik 200 Peternak Sapi Perah

Regional
Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Kota Lama Semarang Dipasang Stiker Penutupan Sementara

Langgar Aturan PPKM, 2 Kafe di Kota Lama Semarang Dipasang Stiker Penutupan Sementara

Regional
Wakapolsekta Rappocini Makassar Dilempar Batu Saat Kawal Demo, Dirawat di RS

Wakapolsekta Rappocini Makassar Dilempar Batu Saat Kawal Demo, Dirawat di RS

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Siswa dan Guru yang PTM di Surabaya Jalani Tes Swab

Cegah Penularan Covid-19, Siswa dan Guru yang PTM di Surabaya Jalani Tes Swab

Regional
Pemprov DI Yogyakarta Distribusikan Vaksin AstraZeneca yang Akan Kedaluwarsa ke Pacitan hingga Klaten

Pemprov DI Yogyakarta Distribusikan Vaksin AstraZeneca yang Akan Kedaluwarsa ke Pacitan hingga Klaten

Regional
Kadinkes Kalbar: Harga Modal Tes PCR Rp 251.000

Kadinkes Kalbar: Harga Modal Tes PCR Rp 251.000

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.