Aksi Polisi Borong Dagangan Warga Saat Patroli PPKM, Ada yang Dibeli hingga Rp 1,3 Juta

Kompas.com - 24/07/2021, 14:04 WIB
Kapolresta Banyumas Kombes M Firman L Hakim memborong sisa makanan di angkringan yang melanggar jam malam di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat(23/7/2021) malam. KOMPAS.COM/DOK POLRESTA BANYUMASKapolresta Banyumas Kombes M Firman L Hakim memborong sisa makanan di angkringan yang melanggar jam malam di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat(23/7/2021) malam.

KOMPAS.com - Personel kepolisian menggelar patroli skala besar di sejumlah daerah, Jumat (23/7/2021) malam.

Patroli diadakan untuk melancarkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Salah satu yang disasar adalah pedagang-pedagang yang melebihi batas jam berjualan.

Di Banyumas, Jawa Tengah, patroli gabungan polisi dan TNI mendatangi pedagang yang masih berjualan di atas pukul 21.00 WIB.

Dalam operasi simpatik yang dipimpin Kapolresta Banyumas Kombes M Firman L Hakim dan Dandim Letkol Inf Chandra ini, pedagang yang kedapatan melanggar diminta untuk segera menutup lapak.

Namun, sebelum tutup, barang dagangannya diborong petugas.

"Kami membeli sebagian atau sisa dagangannya untuk dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan seperti tukang becak dan gelandangan," ujar Firman, Sabtu (24/7/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menyampaikan, aksi borong dagangan ini untuk meringankan beban selama berlangsungnya PPKM.

Baca juga: PKL yang Langgar Jam Malam di Purwokerto Diminta Tutup, Sisa Makanan Diborong Polisi

Borong kacang rebus dan roti tawar

Kapolres Kediri Kota, Jawa Timur, saat memborong kacang rebus dalam patroli PPKM level 4 di wilayahnya, Sabtu (24/7/2021).Dok.Polres Kediri Kota Kapolres Kediri Kota, Jawa Timur, saat memborong kacang rebus dalam patroli PPKM level 4 di wilayahnya, Sabtu (24/7/2021).

Di Kediri, Jawa Timur, personel yang melakukan patroli PPKM juga memborong dagangan warga.

Saat melintasi Jalan Kilisuci, Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi melihat sejumlah pedagang masih menjajakan dagangannya. Salah satunya adalah penjaja kacang rebus dan roti tawar.

Dagangan itu dibelinya dan kemudian dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

Wahyudi menjelaskan, operasi PPKM tersebut bukan bermaksud untuk melarang masyarakat mencari nafkah.

"Kita sampaikan kepada para pedagang, kita tidak melarang mereka berjualan dan mencari nafkah. Mereka bisa berjualan, namun dengan sistem dibungkus dan tidak makan di tempat," ucapnya, Sabtu.

Dia juga menegaskan kepada seluruh anggotanya supaya bersikap humanis selama bertugas di lapangan.

Baca juga: Polisi di Kediri Borong Dagangan Pedagang Saat Patroli PPKM Level 4

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Gibran Usai Terima Gelar Bangsawan dari Keraton Solo

Kata Gibran Usai Terima Gelar Bangsawan dari Keraton Solo

Regional
Siswa SMA Sudah Divaksin tapi PTM Tak Kunjung Digelar, Ini Kata Bupati Wonogiri

Siswa SMA Sudah Divaksin tapi PTM Tak Kunjung Digelar, Ini Kata Bupati Wonogiri

Regional
Majelis Hakim Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat Cs

Majelis Hakim Tolak Eksepsi Bupati Nonaktif Nganjuk Novi Rahman Hidayat Cs

Regional
Menara Masjid Raya Baiturrahman Semarang Terbakar, Diduga Korsleting

Menara Masjid Raya Baiturrahman Semarang Terbakar, Diduga Korsleting

Regional
Gubernur Viktor: NTT Punya Sumber Energi Baru Terbarukan yang Sangat Melimpah

Gubernur Viktor: NTT Punya Sumber Energi Baru Terbarukan yang Sangat Melimpah

Regional
Mahasiswa di Nganjuk Dikeroyok di Jalan, 3 Pelaku Masih Berstatus Pelajar

Mahasiswa di Nganjuk Dikeroyok di Jalan, 3 Pelaku Masih Berstatus Pelajar

Regional
Satpol PP Banjarnegara Temukan 2 Rumah Warga Disewakan Jadi Tempat Prostitusi, Tarifnya Rp 20.000

Satpol PP Banjarnegara Temukan 2 Rumah Warga Disewakan Jadi Tempat Prostitusi, Tarifnya Rp 20.000

Regional
Saat Nelayan hingga Warga Pesisir di Kuta Mandalika Divaksin

Saat Nelayan hingga Warga Pesisir di Kuta Mandalika Divaksin

Regional
Perbaiki Jebakan Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Aliran Listrik

Perbaiki Jebakan Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Aliran Listrik

Regional
Bupati Tapanuli Utara Menanggapi Teguran Jokowi soal APBD

Bupati Tapanuli Utara Menanggapi Teguran Jokowi soal APBD

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 September 2021

Regional
Bupati Cianjur Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi Utama Kemacetan di Puncak

Bupati Cianjur Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi Utama Kemacetan di Puncak

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 September 2021

Regional
Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Menurun, Ini Pesan Gubernur

Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Menurun, Ini Pesan Gubernur

Regional
Soal Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Ini Penjelasan Sekda

Soal Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Ini Penjelasan Sekda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.