Makassar Nyaris Berstatus Zona Merah Covid-19, Shalat Idul Adha Berjemaah Ditiadakan

Kompas.com - 19/07/2021, 06:43 WIB
Wali Kota Makassar, Danny Pomanto. TRIBUN-TIMUR.COM/AM IKHSANWali Kota Makassar, Danny Pomanto.

MAKASSAR, KOMPAS.com– Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, memutuskan untuk meniadakan shalat Idul Adha berjemaah untuk tahun ini.

Warga Makassar dianjurkan untuk beribadah di rumah masing-masing.

Keputusan meniadakan shalat Idul Adha berjemaah dikeluarkan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto alias Danny Pomanto setelah mempertimbangkan kondisi penularan Covid-19.

Baca juga: Posko Satpol PP Makassar Dirusak Orang Tak Dikenal

Saat ini, Kota Makassar nyaris menjadi zona merah atau daerah dengan risiko tinggi terjadi penularan virus corona.

"Tadi kami bersama Forkopimda membahas dan menyepakati pelaksanaan Shalat Idul Adha di Mesjid maupun di lapangan ditiadakan dikarenakan, Makassar zona oranye mendekati zona merah," kata Danny di rumah dinasnya, Makassar, Minggu (18/7/2021).

Keputusan itu juga mempertimbangkan adanya Surat Edaran Menteri Agama nomor 15 tahun 2021 yang meminta daerah zona oranye dan merah tidak menyelenggarakan shalat Idul Adha berjemaah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Danny, keputusan ini sudah diterima oleh seluruh organisasi kemasyarakatan Islam yang ada di Makassar.

Baca juga: Polisi di Makassar Ini Tiap Hari Bagi-bagi Makanan dan Uang bagi Warga Tidak Mampu

Sebelum keputusan yang dituangkan dalam surat edaran ini disahkan, Danny sudah bermusyarawah dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia Makassar, Ikatan Masjid Musallah Indonesia Muttahidah, Kantor Wilayah Kementerian Agama Makassar, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama, Baznas, DMI, Tarbiyah, Wahdah Islamiyah, Wahdah Makassar, Wahdah Pusat serta penyuluh agama.

"Saya pertimbangan jangan sampai ada ledakan (kasus Covid-19) kita yang disalahkan. Makanya saya tidak mau tanda tangani surat edaran kalau tidak ada pertimbangan dan kesepakatan dari ormas Islam," sebut Danny.

Selain itu, Danny juga melarang warga mendatangi lokasi menyembelihan hewan kurban karena dikhawatirkan bakal menimbulkan kerumunan.

Panitia kurban diminta menyerahkan hewan yang sudah disembelih ke rumah penerima.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Massa Serang 12 Petugas Balai Besar TNGL yang Tangkap Pelaku Illegal Logging

Massa Serang 12 Petugas Balai Besar TNGL yang Tangkap Pelaku Illegal Logging

Regional
Gunakan Bom Saat Tangkap Ikan di Perairan Pulau Komodo, 6 Nelayan NTB Ditangkap

Gunakan Bom Saat Tangkap Ikan di Perairan Pulau Komodo, 6 Nelayan NTB Ditangkap

Regional
Buntut Masalah Pinjol, Pria Ini Bakar Kakak Ipar hingga Lukai Anaknya

Buntut Masalah Pinjol, Pria Ini Bakar Kakak Ipar hingga Lukai Anaknya

Regional
Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Pendaki Remaja Hilang 6 Hari di Gunung Guntur, Ditemukan Tak Jauh dari Lokasinya Berkemah

Regional
Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Operasi Pencarian Korban Banjir Bandang di Minahasa Tenggara Ditutup

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 September 2021

Regional
Polisi Ciduk Guru Agama di Nganjuk yang Cabuli Murid-muridnya Sendiri

Polisi Ciduk Guru Agama di Nganjuk yang Cabuli Murid-muridnya Sendiri

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 September 2021

Regional
Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar Terancam 15 Tahun Penjara

Regional
Remaja Yatim Piatu Diperkosa lalu Ditinggal di Kebun Sawit Tanpa Busana

Remaja Yatim Piatu Diperkosa lalu Ditinggal di Kebun Sawit Tanpa Busana

Regional
Ekspor Pinang ke Arab Saudi, Petani Hasilkan Rp 84 Juta Setiap Bulan

Ekspor Pinang ke Arab Saudi, Petani Hasilkan Rp 84 Juta Setiap Bulan

Regional
Donasi Pembaca Kompas Ringankan Beban Buruh Gendong di Yogyakarta

Donasi Pembaca Kompas Ringankan Beban Buruh Gendong di Yogyakarta

Regional
Derita Warga Sikka, Harus Naik Turun Bukit Sejauh 4 Kilometer demi Air Bersih

Derita Warga Sikka, Harus Naik Turun Bukit Sejauh 4 Kilometer demi Air Bersih

Regional
Truk Terguling di Kawasan Tambang, Marjuki Tertimbun Pasir Batu yang Diangkutnya Sendiri, Ini Kronologinya

Truk Terguling di Kawasan Tambang, Marjuki Tertimbun Pasir Batu yang Diangkutnya Sendiri, Ini Kronologinya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 25 September 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.