Kasus Kematian Pasien Covid-19 di Cianjur Selama PPKM Darurat Meningkat

Kompas.com - 18/07/2021, 20:40 WIB
Petugas dan relawan Badan Pemulasaran Jenazah (Barzah) Dompet Dhuafa, menunggu antrian untuk pemakaman jenazah Covid-19 di sejumlah TPU di Jakarta, Senin (12/7/2021). Sejak menguatkan kasus infeksius Covid-19, tim Barzah Dompet Dhuafa, turut kebanjiran permintaan pengantaran maupun pemulasaran jenazah Covid-19.
DOK. Humas Dompet DhuafaPetugas dan relawan Badan Pemulasaran Jenazah (Barzah) Dompet Dhuafa, menunggu antrian untuk pemakaman jenazah Covid-19 di sejumlah TPU di Jakarta, Senin (12/7/2021). Sejak menguatkan kasus infeksius Covid-19, tim Barzah Dompet Dhuafa, turut kebanjiran permintaan pengantaran maupun pemulasaran jenazah Covid-19.

CIANJUR, KOMPAS.com – Tingkat kematian pasien Covid-19 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, naik selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Cianjur, Yusman Faisal menyebutkan, sejauh ini tercatat 21 pasien terkonfirmasi Covid-19 meninggal dunia.

Sebelum penerapan PPKM Darurat, pada rentang waktu yang sama kasus kematian sebanyak 18 orang.

“Jadi, memang ada kenaikan di kasusnya,” kata Yusman kepada Kompas.com usai rapat evaluasi PPKM Darurat di Pendopo, Jumat lalu.

 Baca juga: 5 Pasien Covid-19 di Cianjur Meninggal saat Isoman, Bupati: Dipicu Penyakit Bawaan

Menurut dia, salah satu penyebabnya sikap tertutup masyarakat yang enggan melapor atau memeriksakan diri saat mengalami gejala terpapar virus corona.

“Lebih memilih isolasi mandiri dan tidak mau ke rumah sakit, padahal punya penyakit berat. Tapi, tetap tidak mau dirujuk,“ ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Yusman menyebutkan, sudah tiga orang warga terpapar yang sedang menjalani isolasi mandiri meninggal dunia selama PPKM Darurat.

“Padahal sebelumnya belum pernah ada kasus yang meninggal saat isolasi mandiri,“ ucap Yusman.

Baca juga: Rencana Perpanjangan PPKM Darurat Saat Kasus Kematian Akibat Covid-19 Tinggi...

Sikap masyarakat tersebut, menurut Yusman, dipicu berbagi faktor dan alasan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perbaiki Jebakan Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Aliran Listrik

Perbaiki Jebakan Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Aliran Listrik

Regional
Bupati Tapanuli Utara Menanggapi Teguran Jokowi soal APBD

Bupati Tapanuli Utara Menanggapi Teguran Jokowi soal APBD

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 September 2021

Regional
Bupati Cianjur Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi Utama Kemacetan di Puncak

Bupati Cianjur Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi Utama Kemacetan di Puncak

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 September 2021

Regional
Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Menurun, Ini Pesan Gubernur

Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Menurun, Ini Pesan Gubernur

Regional
Soal Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Ini Penjelasan Sekda

Soal Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Ini Penjelasan Sekda

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 September 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 September 2021

Regional
Ustaz Abu Syahid Chaniago Ceritakan Detik-detik Diserang OTK di Batam: Pelaku Berlari dan Meninju Saya

Ustaz Abu Syahid Chaniago Ceritakan Detik-detik Diserang OTK di Batam: Pelaku Berlari dan Meninju Saya

Regional
Ini Alasan Jaksa Cabut Banding atas Vonis Eks Dirut Garuda

Ini Alasan Jaksa Cabut Banding atas Vonis Eks Dirut Garuda

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 September 2021

Regional
Usai Antar Cucu ke Sekolah, Seorang Kakek Tiba-tiba Ditikam Tetangganya

Usai Antar Cucu ke Sekolah, Seorang Kakek Tiba-tiba Ditikam Tetangganya

Regional
Isolasi Apung Umsini Ditutup, Wali Kota Makassar: Pasien Semua Sembuh

Isolasi Apung Umsini Ditutup, Wali Kota Makassar: Pasien Semua Sembuh

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Jelang WSBK, Gubernur NTB: Kendalanya Ketersediaan Vaksin

Gencarkan Vaksinasi Covid-19 Jelang WSBK, Gubernur NTB: Kendalanya Ketersediaan Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.