KILAS DAERAH

Lebih Efisien, Pemkab Wonogiri Masifkan Vaksinasi Covid-19 ke Desa-desa

Kompas.com - 12/07/2021, 09:44 WIB
Bupati Wonogiri Joko Sutopo (Jekek) memantau jalannya vaksinasi covid-19 di tingkat desa untuk mempercepat pembentukan kekebalan komunitas (herd Immunity) di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. DOK. Humas Pemerintah Kabupaten WonogiriBupati Wonogiri Joko Sutopo (Jekek) memantau jalannya vaksinasi covid-19 di tingkat desa untuk mempercepat pembentukan kekebalan komunitas (herd Immunity) di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.

KOMPAS.com – Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan, vaksinasi di tingkat desa lebih efektif dan mengena sasaran.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri memasifkan vaksinasi Covid-19 ke desa-desa demi mempercepat terbentuknya herd immunity.

“Kalau saat ini banyak yang tersentral maka metodenya yang kami balik. Jumlah vail yang kami dapatkan, kami distribusi serentak. Jadi bukan sentralistik,” ujar Bupati Wonogiri yang akrab disapa Jekek, dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Minggu (11/7/2021).

Menurutnya, vaksinasi di masing-masing desa akan memudahkan proses monitoring dan mencegah terjadinya kerumunan.

Pasalnya, mobilitas warga desa cukup terbatas, terutama para lanjut usia (lansia). Mereka harus didampingi keluarga, tetangga, atau teman sebaya saat vaksin.

Jika vaksinasi tersentral di ibu kota, kata Jekek, warga lansia akan kesulitan untuk mengaksesnya dan kegiatan vaksin pun akan menimbulkan kerumunan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Cerita Difabel di Wonogiri Usai Divaksin Covid-19, Lega Setelah Menunggu 2 Bulan

Dengan hadir secara langsung di desa, lanjut Jekek, para warga desa yang masih awam dengan vaksin menjadi tidak keberatan untuk divaksin. Akses vaksinasi juga menjadi lebih mudah.

“Karena di desa, untuk memberikan pemahaman tidaklah mudah. Mereka (warga desa) membutuhkan bahasa ilmu titen. Makanya, inovasi penyelenggaraan vaksinasi di masing-masing (desa) menjadi strategis dan tepat untuk wilayah seperti Wonogiri,” jelas Jekek.

Ia mengatakan, pemahaman berbasis kultural harus dilakukan agar tingkat partisipasi warga desa untuk vaksinasi Covid-19 makin tinggi.

Untuk mendapatkan respons yang positif tersebut, menurut Jekek, vaksinasi memang harus diselenggarakan di wilayah desa masing-masing. Pasalnya, warga desa terutama lansia agak sulit untuk mau menerima vaksin.

Baca juga: Kurang Sepekan, 156 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 di Wonogiri

Lansia perlu datang bersama dan diberikan pemahaman tentang pentingnya vaksin untuk memberikan kekebalan pada tubuh agar tidak mudah terinfeksi covid-19.

Setelah memahami hal tersebut, kata Jekek, lansia akan mudah menerima vaksin.

Jekek mengatakan, penyelenggaraan vaksinasi di desa-desa Kabupaten Wonogiri tidak menimbulkan resistensi apa pun. Pasalnya, saat warga mengantre vaksin, mereka sudah saling mengenal sehingga hal itu membuat mereka merasa nyaman.

Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.