3 Hari PPKM Darurat DI Yogyakarta, 312 Tempat Usaha Non-esensial Ditutup

Kompas.com - 07/07/2021, 07:29 WIB
Suasana Malioboro terlihat sepi, penyekatan dilakukan oleh Pemkot Yogyakarta untuk mencegah warga nongkrong di sekitaran Malioboro, Senin (5/7/2021) KOMPAS.COM/WISANG SETO PANGARIBOWOSuasana Malioboro terlihat sepi, penyekatan dilakukan oleh Pemkot Yogyakarta untuk mencegah warga nongkrong di sekitaran Malioboro, Senin (5/7/2021)

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DI Yogyakarta menutup 312 tempat usaha non-esensial karena tak patuh saat penerapan pemberlakuan pengetatan kebijakan masyarakat (PPKM) darurat.

“Jadi dari segi kepatuhan masyarakat belum semuanya maksimal memang kita akui. Dari tiga hari kami lakukan kami sudah melakukan penindakan penutupan paksa 312 tempat usaha non esensial,” kata Kepala Satpol PP DI Yogyakarta Noviar Rahmad kepada wartawan di Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Lampu Jalan dan Reklame Dimatikan Selama PPKM Darurat di Sleman

Noviar mengaku, pemerintah daerah telah menyosialisasi aturan PPKM darurat kepada masyarakat pada tanggal 1 dan 2 Juli 2021.

“Artinya tidak peringatan lagi tapi langsung action,” ujar Noviar.

Selain tempat usaha sektor non-esensial, kata dia, petugas mendapati ratusan tempat usaha sektor esensial melanggar aturan PPKM darurat.

Pelanggaran yang ditemukan yakni pelaku usaha kuliner masih melayani pelanggan makan di tempat.

“Rumah makan harus take away. Total ada 146 yang kami harus bubarkan orang yang lagi makan, kemudian kursi kita terpaksa dinaikkan ke meja,” ucapnya.

Baca juga: Walkot Semarang Tegur Kasatpol PP karena Semprot Air ke Pelanggar PPKM Darurat

Noviar mengungkapkan, Satpol PP DI Yogyakarta telah menyegel tujuh tempat usaha selama tiga hari pemberlakuan PPKM darurat.

“Kalau itu semuanya (diperbolehkan buka) kita tidak pengetatan namanya.PPKM darurat tujuannya bagaimana mengurangi mobilitas dan orang lebih banyak di rumah,” jelas dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kota Lama Jadi Pilot Project Bebas Kabel Udara Pertama di Semarang

Kota Lama Jadi Pilot Project Bebas Kabel Udara Pertama di Semarang

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 Mei 2022

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 Mei 2022

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 18 Mei 2022

Regional
Tanah SDN Margahayu Digugat, Ahli Waris dan Dinas Pendidikan Pemkot Bandung Klaim Punya Bukti Kepemilikan Tanah

Tanah SDN Margahayu Digugat, Ahli Waris dan Dinas Pendidikan Pemkot Bandung Klaim Punya Bukti Kepemilikan Tanah

Regional
Pengakuan Sopir Mobil Pemadam Kebakaran yang Tabrak Pengendara Motor hingga Tewas: Tidak Bisa Ngerem Lagi

Pengakuan Sopir Mobil Pemadam Kebakaran yang Tabrak Pengendara Motor hingga Tewas: Tidak Bisa Ngerem Lagi

Regional
Pria di Jepara Tewas dengan Luka Mengenaskan, Polisi: Bukan Tawuran, Murni Pengeroyokan

Pria di Jepara Tewas dengan Luka Mengenaskan, Polisi: Bukan Tawuran, Murni Pengeroyokan

Regional
125 Warga Rohingya di Aceh Dipindahkan ke Riau

125 Warga Rohingya di Aceh Dipindahkan ke Riau

Regional
Sempat Ditahan di Lanud Hang Nadim, Pesawat Sipil Asing Lanjutkan Penerbangan

Sempat Ditahan di Lanud Hang Nadim, Pesawat Sipil Asing Lanjutkan Penerbangan

Regional
Beda dengan Jokowi, Gibran Minta Masyarakat Jangan Buru-buru Lepas Masker

Beda dengan Jokowi, Gibran Minta Masyarakat Jangan Buru-buru Lepas Masker

Regional
Wali Kota Semarang Perbolehkan Warga Lepas Masker di Ruang Terbuka, asalkan...

Wali Kota Semarang Perbolehkan Warga Lepas Masker di Ruang Terbuka, asalkan...

Regional
Kasus PMK Ditemukan, Pasar Ternak di Padang Pariaman Ditutup

Kasus PMK Ditemukan, Pasar Ternak di Padang Pariaman Ditutup

Regional
Rambah Dunia Metaverse, RSUD Kardinah Kota Tegal Rilis Kardinah Tegal Verse

Rambah Dunia Metaverse, RSUD Kardinah Kota Tegal Rilis Kardinah Tegal Verse

Regional
Limbah Misterius Muncul Lagi di Teluk Bima NTB

Limbah Misterius Muncul Lagi di Teluk Bima NTB

Regional
Aturan Pakai Masker Dilonggarkan, Ganjar Minta Warganya Sadar Lindungi Diri

Aturan Pakai Masker Dilonggarkan, Ganjar Minta Warganya Sadar Lindungi Diri

Regional
Ada Wabah PMK, Penjual Bakso dan Mi Ayam di Semarang Mengeluh Pelanggan Turun

Ada Wabah PMK, Penjual Bakso dan Mi Ayam di Semarang Mengeluh Pelanggan Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.