Kronologi Petugas Pemakaman Jenazah Covid-19 Diusir Warga di Bulukumba

Kompas.com - 02/07/2021, 07:30 WIB
Ilustrasi tenaga kesehatan (nakes), tenaga medis, pekerja medis. Garda depan penanganan Covid-19. SHUTTERSTOCK/ELDAR NURKOVICIlustrasi tenaga kesehatan (nakes), tenaga medis, pekerja medis. Garda depan penanganan Covid-19.

KOMPAS.com - Video saat warga mengusir petugas Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 yang hendak memakamkan jenazah menjadi viral di media sosial.

Ketua Tim Pemakaman Covid-19 Bulukumba Muh Suparto mengatakan, peristiwa itu berawal saat tim Satgas Covid-19 berada di rumah duka di Desa Singa, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Rabu (30/6/2021).

Baca juga: Jelang PPKM Darurat Jawa-Bali, Daerah Ini Masuk Zona Merah, Mana Saja?

Rencananya, kata Suparto, petugas akan segera memakamkan jenazah tersebut.

Namun, setelah mobil jenazah tiba, sejumlah warga datang dan mengambil paksa peti lalu dibawa masuk ke rumah duka.

"Dan waktu itu mobil ambulans tiba, saya meminta kepada tim agar membawa langsung peti ke pemakaman, tapi tiba-tiba warga berdatangan mengambil peti dari mobil lalu dibawa masuk ke rumah duka," katanya, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Sehari Ada 27 Pemakaman Jenazah Covid-19 di Wonogiri, Tertinggi Sepanjang Pandemi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Diusir warga

Suasana penolakan jenazah Kepsek yang akan dimakamkan oleh Tim Satgas Covid-19 di Herlang Bulukumba, Sulawesi Selatan.  Dok Bang Teng NURWAHIDAH/KOMPAS.COM Suasana penolakan jenazah Kepsek yang akan dimakamkan oleh Tim Satgas Covid-19 di Herlang Bulukumba, Sulawesi Selatan. Dok Bang Teng
Setelah itu, kata Suparto, petugas pemakaman juga mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan oleh beberapa warga di lokasi.

"Ada teman dibentak lalu kami disuruh pulang, akhirnya memutuskan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga almarhum," bebernya.

Mendengar hal itu, Suparto merasa kaget dan heran. Menurutnya, istri dan anak sudah menyetujui almarhum dimakamkan secara protokol kesehatan (prokes).

"Saat peti jenazah dibawa masuk ke rumah duka petugas mengikuti dari belakang. Petugas hanya menemukan peti saja, jenazah sudah dibaringkan di dalam rumah,"ungkapnya.

Baca juga: Hendak Makamkan Jenazah, Satgas Covid-19 Bulukumba Diusir Warga

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.