Semua Daerah di Jawa Tengah PPKM Darurat, Ganjar: Jangan Panik

Kompas.com - 02/07/2021, 05:27 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo KOMPAS.com/RISKA FARASONALIAGubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

SEMARANG, KOMPAS.com - Provinsi Jawa Tengah menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di semua wilayah mulai 3 hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Dari 35 kabupaten/kota yang ada di Jawa Tengah, 13 daerah masuk asesmen level 4 dan sisanya masuk asesmen level 3.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta kepada seluruh kepala daerah di wilayahnya untuk menyesuaikan kebijakan tersebut.

"Petunjuk pelaksanaannya hari ini sudah dikeluarkan. Instruksi Mendagri juga sudah disiapkan, mungkin sore ini atau besok sudah keluar. Seluruh kepala daerah diminta menyiapkan termasuk sosialisasi ke masyarakat. Levelingnya sudah disiapkan dan tindakan tegas dilakukan. Semua mesti kompak, Insya Allah Jateng semuanya siap," kata Ganjar dalam siaran pers, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Jateng Siap Lakukan PPKM Darurat pada 3 Juli, Ganjar: Kami Mohon Dukungan Masyarakat

Ganjar meminta masyarakat untuk tidak panik dan mendukung penerapan PPKM Darurat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, tindakan yang diambil saat ini merupakan upaya pengetatan untuk menekan laju penyebaran Covid-19.

"Jangan panik, kita hanya butuh mengetatkan saja. Tindakan-tindakan ini karena situasinya sedang tidak baik-baik saja. Memang butuh tindakan yang lebih ketat dan serius," jelasnya.

Jika ada kesulitan selama PPKM Darurat dilaksanakan, masyarakat diminta melapor ke call center di kabupaten/kota atau Provinsi.

"Kalau ada masyarakat kesulitan, saya minta kawan-kawan kabupaten/kota membantu. Ada call center yang bisa dihubungi. TNI/Polri digerakkan, Babinsa/Bhabinkamtibmas, Camat, Kades semuanya bekerja. Saya minta Jogo Tonggo hidup, sehingga bisa membantu," ucapnya.

Baca juga: PPKM Darurat Bakal Diterapkan, Ganjar: Kami Siap

Adapun 22 daerah masuk dalam asesmen level 3 yaitu Kabupaten Wonosobo, Wonogiri, Temanggung, Tegal, Sragen, Semarang, Purworejo, Purbalingga, Pemalang, Pekalongan, Magelang, Kendal, Kabupaten Karanganyar, Jepara,  Demak, Cilacap, Brebes, Boyolali, Blora, Batang, Banjarnegara, dan Kota Pekalongan.

Sedangkan 13 daerah yang masuk level 4 yaitu Kabupaten Sukoharjo, Rembang, Pati, Kudus, Klaten, Kebumen, Grobogan, Banyumas, Kota Tegal, Surakarta, Semarang, Salatiga, dan Magelang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

90 Persen Kamar Tidur Pasien Covid-19 di Kulon Progo Kosong, BOR 2,75 Persen

90 Persen Kamar Tidur Pasien Covid-19 di Kulon Progo Kosong, BOR 2,75 Persen

Regional
Bali Diguncang Gempa 4,8 M, Terparah di 2 Kabupaten, Warga Meninggal Tertimbun Reruntuhan

Bali Diguncang Gempa 4,8 M, Terparah di 2 Kabupaten, Warga Meninggal Tertimbun Reruntuhan

Regional
PON Papua Berakhir, Kontingen Kepri Bawa Pulang 11 Medali

PON Papua Berakhir, Kontingen Kepri Bawa Pulang 11 Medali

Regional
Tahap Daurat, Ratusan Ribu Ruang Kelas Sekolah di Indonesia Rusak

Tahap Daurat, Ratusan Ribu Ruang Kelas Sekolah di Indonesia Rusak

Regional
Ratusan Suporter PSS Sleman Masuk Solo, Lempari Polisi dengan Batu, Dibubarkan dengan Gas Air Mata

Ratusan Suporter PSS Sleman Masuk Solo, Lempari Polisi dengan Batu, Dibubarkan dengan Gas Air Mata

Regional
Gempa Bali Magnitudo 4,8, Empat Warga Meninggal Tertimbun Tanah di Dalam Rumah

Gempa Bali Magnitudo 4,8, Empat Warga Meninggal Tertimbun Tanah di Dalam Rumah

Regional
Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs Harapan Baru Biasa Dijadikan Warga Tempat untuk Memancing

Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa MTs Harapan Baru Biasa Dijadikan Warga Tempat untuk Memancing

Regional
Saat Ada “Celeng” di Barisan “Banteng”…

Saat Ada “Celeng” di Barisan “Banteng”…

Regional
Lilitkan 1 Kg Sabu di Perut, Ini Kisah Sappeami, TKW 6 Anak yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Lilitkan 1 Kg Sabu di Perut, Ini Kisah Sappeami, TKW 6 Anak yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia

Regional
Luewi Ili di Sungai Cileueur, Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa, Ada Hamparan Batu di Dasar Sungai

Luewi Ili di Sungai Cileueur, Lokasi Susur Sungai yang Tewaskan 11 Siswa, Ada Hamparan Batu di Dasar Sungai

Regional
Tiba di Blitar, Sandiaga Uno Sempatkan Lari Pagi di Pinggir Pantai

Tiba di Blitar, Sandiaga Uno Sempatkan Lari Pagi di Pinggir Pantai

Regional
Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Dramatis, Evakuasi 11 Siswa Tenggelam Korban Susur Sungai Ciamis, Warga Ikut Menyelam dan Bawa Obeng

Regional
Kronologi Susur Sungai Ciamis yang Diduga Tewaskan 11 Siswa, Berawal dari 21 Orang Terseret Arus

Kronologi Susur Sungai Ciamis yang Diduga Tewaskan 11 Siswa, Berawal dari 21 Orang Terseret Arus

Regional
Tak Terima Dinasihati karena Sering Mabuk Miras dan Lakukan KDRT, Anggota DPRD Sumba Tengah Diduga Aniaya Pendeta

Tak Terima Dinasihati karena Sering Mabuk Miras dan Lakukan KDRT, Anggota DPRD Sumba Tengah Diduga Aniaya Pendeta

Regional
Fakta Tragedi Susur Sungai Ciamis, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Diduga Terbawa Arus

Fakta Tragedi Susur Sungai Ciamis, 11 Siswa MTs Harapan Baru Tewas Diduga Terbawa Arus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.