Larang Hajatan, Bupati Lamongan: yang Bawa Virus adalah Tamu dari Luar

Kompas.com - 24/06/2021, 12:56 WIB
Ilustrasi Covid-19 KOMPAS.COM/(Shutterstock/Petovarga)Ilustrasi Covid-19

LAMONGAN, KOMPAS.com - Mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Pemkab Lamongan secara resmi melarang masyarakat menggelar acara hajatan.

Kebijakan diambil berkaca dari kasus penyebaran Covid-19 yang terjadi di Desa Sidodowo, Kecamatan Modo, yang sempat menjadi klaster.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, pelarangan hajatan dan pembatasan kegiatan agama tersebut sudah dilakukan melalui surat edaran nomor (SE) 433.2/164/413.011/2021.

Surat ditujukan kepada camat dan seluruh kepala desa di Lamongan sejak tanggal 21 Juni 2021.

"Mulai kemarin saya membuat edaran untuk melarang hajatan," ujar Yuhronur saat dikonfirmasi, Kamis (24/6/2021).

Baca juga: Semua RS di Pamekasan Sudah Tak Bisa Menerima Pasien Covid-19 karena Tak Ada Ruang Isolasi

Bupati sebut virus dibawa tamu hajatan dari luar

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas penanganan Covid-19 Lamongan ini menjelaskan, kebijakan ini dilakukan didasari dari pengalaman adanya kasus baru Covid-19 hingga terjadinya klaster di Desa Sidodowo.

Sebab banyak kasus dimulai dari proses hajatan warga yang mengundang kerumunan orang.

Lebih parah lagi, acara tidak dibarengi penerapan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran.

"Karena dari pengalaman beberapa kasus yang ada pada hajatan, yang membawa virus adalah tamu dari luar," ucap Yuhronur.

Baca juga: Bingung Tak Dapat Ruang Isolasi Covid-19 karena Penuh, Sri: Mau Dirawat di Mana Keluarga Saya Ini

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ayah Apriyani Rahayu Ketiban Untung, Dapat Rp 100 Juta dan Rumah Usai Anaknya Sukses di Olimpiade

Ayah Apriyani Rahayu Ketiban Untung, Dapat Rp 100 Juta dan Rumah Usai Anaknya Sukses di Olimpiade

Regional
Kepsek dan Bendahara di Manggarai Ditahan, Korupsi Dana BOS Rp 839 Juta dengan Modus Kegiatan Fiktif

Kepsek dan Bendahara di Manggarai Ditahan, Korupsi Dana BOS Rp 839 Juta dengan Modus Kegiatan Fiktif

Regional
Kuota Vaksin Minim, Bupati Magetan: Begitu Datang Kami Segera Habiskan

Kuota Vaksin Minim, Bupati Magetan: Begitu Datang Kami Segera Habiskan

Regional
Penyekatan di Perbatasan Aceh dan Sumut Tetap Berlaku

Penyekatan di Perbatasan Aceh dan Sumut Tetap Berlaku

Regional
Sehari Sebelum Tewas, Remaja Ini Tulis Status 'RIP' di Medsos

Sehari Sebelum Tewas, Remaja Ini Tulis Status "RIP" di Medsos

Regional
Temukan Beras Bansos Berkutu Saat Sidak, Emil: Segera Ganti

Temukan Beras Bansos Berkutu Saat Sidak, Emil: Segera Ganti

Regional
150 Anak di DI Yogyakarta Kehilangan Orangtuanya karena Covid-19

150 Anak di DI Yogyakarta Kehilangan Orangtuanya karena Covid-19

Regional
Pelajar SMA di Madiun Divaksin, Wali Kota: Covid-19 Tak Kenal Umur, Vaksin Harus Segera, Termasuk Remaja

Pelajar SMA di Madiun Divaksin, Wali Kota: Covid-19 Tak Kenal Umur, Vaksin Harus Segera, Termasuk Remaja

Regional
Tutup Selama PPKM, Begini Strategi Pengelola Taman Satwa Bisa Bertahan

Tutup Selama PPKM, Begini Strategi Pengelola Taman Satwa Bisa Bertahan

Regional
Tangis Haru Pedagang Ayam Penyet, Dagangannya Diborong Anak-anak Muda, lalu Dibagikan Gratis ke Warga

Tangis Haru Pedagang Ayam Penyet, Dagangannya Diborong Anak-anak Muda, lalu Dibagikan Gratis ke Warga

Regional
Mengenang Digma Marchya, Mahasiswa Semester 6 yang Meninggal karena Covid-19, Jadi Relawan Swab 'Tracing' di Kediri

Mengenang Digma Marchya, Mahasiswa Semester 6 yang Meninggal karena Covid-19, Jadi Relawan Swab "Tracing" di Kediri

Regional
Ada Posko Rapid Test Antigen dan Vaksinasi di Tiap Pasar Tradisional Kota Gorontalo

Ada Posko Rapid Test Antigen dan Vaksinasi di Tiap Pasar Tradisional Kota Gorontalo

Regional
Ritual Pati Ka, Tradisi 'Memberi Makan Minum' Arwah Leluhur di Danau Kelimutu

Ritual Pati Ka, Tradisi "Memberi Makan Minum" Arwah Leluhur di Danau Kelimutu

Regional
Pencuri Kembalikan Lagi Sepeda Rp 45 Juta Milik Mantan Rektor: Sungguh Aneh Bin Ajaib

Pencuri Kembalikan Lagi Sepeda Rp 45 Juta Milik Mantan Rektor: Sungguh Aneh Bin Ajaib

Regional
Kibarkan Bendera Putih, Pengusaha 'Sound System' Berkeliling Jual Peralatannya

Kibarkan Bendera Putih, Pengusaha "Sound System" Berkeliling Jual Peralatannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X