Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Kompas.com - 23/06/2021, 23:08 WIB
(SE) terkait larangan perjalanan dinas dan pertemuan langsung bagi seluruh pegawai di lingkungan Provinsi Jawa Tengah KOMPAS.com/tangkapan layar(SE) terkait larangan perjalanan dinas dan pertemuan langsung bagi seluruh pegawai di lingkungan Provinsi Jawa Tengah

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menerbitkan surat edaran (SE) terkait larangan perjalanan dinas dan pertemuan langsung bagi seluruh pegawai di lingkungan Provinsi Jawa Tengah.

SE bernomor 965/1658 ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo, Rabu (23/6/2021).

Sekda Jateng mengatakan peraturan tersebut mulai berlaku Kamis (24/6/2021) bagi semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah.

"Ya mulai besok dan hanya untuk OPD Provinsi Jateng tapi surat ditembuskan ke kabupaten/kota agar ikut mengetahui," katanya saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Rabu.

Baca juga: Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Untuk itu, pihaknya berharap agar seluruh pegawai di lingkungan Provinsi Jawa Tengah dapat mematuhi peraturan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam SE tersebut tertulis, memperhatikan situasi dan perkembangan kasus aktif Covid-19 di Jawa Tengah yang memerlukan antisipasi bersama, serta melaksanakan arahan Gubernur Jawa Tengah seluruh pegawai diminta memperhatikan hal-hal berikut.

Pertama yaitu pegawai dilarang melakukan perjalanan dinas atau sejenisnya baik di dalam atau luar daerah kecuali dalam rangka pencegahan, pengendalian, dan penanganan Covid-19.

Kedua, di lingkup perangkat daerah provinsi Jateng serta unit kerja bawahan dilarang menerima kunjungan dinas atau tamu baik dari dalam maupun luar daerah dalam bentuk kunjungan kerja, studi banding, dan lainnya.

Ketiga, para pegawai diminta untuk memaksimalkan teknologi dalam pelaksanaan tugas.

Baca juga: Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Terakhir yaitu pemberitahuan terkait ketentuan tersebut berlaku mulai Kamis (24/6/2021)  hingga pemberitahuan lebih lanjut sesuai perkembangan situasi epidemiologi pandemi corona.

Seluruh pegawai diminta untuk melaksanakan aturan tersebut dengan baik dan penuh tanggung jawab.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Terharu, Akhirnya Sukadi Tukang Becak Dapat Bantuan Sosial Tunai: Sejak Ganti RT Dibantu, Alhamdulilah...

Regional
Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Ada Antrean Pemakaman Pasien Covid-19 di Sulsel, Jenazah Tak Dikubur hingga Hampir Sehari

Regional
Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Di Balik Aksi Sukarela Bejo Semprotkan Disinfektan Gratis, Prihatin Rekan dan Kerabat Meninggal karena Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Sosok Akidi Tio, Penyumbang Bantuan Rp 2 Triliun | Viral Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan

[POPULER NUSANTARA] Sosok Akidi Tio, Penyumbang Bantuan Rp 2 Triliun | Viral Video Jenazah Diletakkan di Pinggir Jalan

Regional
Terduga Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

Terduga Pembunuh Ketua MUI Labura Ditangkap

Regional
2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan, Danlanud Merauke Pastikan Proses Hukum Berjalan dan Janji Rawat Korban

2 Oknum TNI AU Lakukan Kekerasan, Danlanud Merauke Pastikan Proses Hukum Berjalan dan Janji Rawat Korban

Regional
Cerita Dede, Susah Cari Penumpang Angkutan Umum Sejak PPKM, Kini Gunakan Pinjaman demi Bertahan Hidup

Cerita Dede, Susah Cari Penumpang Angkutan Umum Sejak PPKM, Kini Gunakan Pinjaman demi Bertahan Hidup

Regional
Gempa M 5,2 Guncang Pacitan, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,2 Guncang Pacitan, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Masuk Zona Merah, Pemkab Ketapang Diminta Tambah Tempat Tidur RS

Masuk Zona Merah, Pemkab Ketapang Diminta Tambah Tempat Tidur RS

Regional
Ketakutan Diisolasi di RS Jadi Sebab Tingginya Kematian akibat Covid-19  di Wonogiri

Ketakutan Diisolasi di RS Jadi Sebab Tingginya Kematian akibat Covid-19 di Wonogiri

Regional
2 Oknum Prajurit TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke,  Danlanud: Saya Minta Maaf

2 Oknum Prajurit TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke, Danlanud: Saya Minta Maaf

Regional
Jokowi Berikan Sepeda Lipat untuk Vino, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Jokowi Berikan Sepeda Lipat untuk Vino, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Penganiaya Anak di Parkiran Mal Karawang Ditangkap, Ini Motif Pelaku

Penganiaya Anak di Parkiran Mal Karawang Ditangkap, Ini Motif Pelaku

Regional
Ruang ICU di Semua RS Rujukan Covid-19 Pekanbaru Sudah Penuh

Ruang ICU di Semua RS Rujukan Covid-19 Pekanbaru Sudah Penuh

Regional
Wali Kota Ambon dan Istri Diduga Tertular Covid-19 dari Sopir

Wali Kota Ambon dan Istri Diduga Tertular Covid-19 dari Sopir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X