Warga Dipersilakan Gelar Kegiatan yang Mengumpulkan Massa, Bupati: Saya Bertanggung Jawab

Kompas.com - 18/06/2021, 14:30 WIB
Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono. KOMPAS.COM/Instagram @buhdisarwonoBupati Banjarnegara, Budhi Sarwono.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Bupati Banjarnegara, Jawa Tengah, Budhi Sarwono mempersilakan warganya yang hendak membuat kegiatan dengan mengumpulkan massa.

Menurutnya, kegiatan masyarakat harus tetap berjalan meski di tengah kondisi pandemi Covid-19. Namun demikian, harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Saya berpesan kepada masyarakat, Pak Bupati bertanggung jawab sepenuhnya untuk kegiatan pengajian, olahraga, kesenian, monggo jalan terus. Tapi jangan lupa, protokol kesehatan harus dilaksanakan, jangan sampai tidak,” ungkapnya, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Minta Kegiatan Masyarakat Jalan Terus, Bupati Banjarnegara: Aparat Membubarkan, Foto Saja!

Terkait dengan ancaman kegiatan itu dibubarkan oleh aparat keamanan, dirinya juga menggaransi akan siap untuk pasang badan.

Dia menyarankan, ketika ada oknum aparat yang berniat untuk membubarkan kegiatan masyarakat agar difoto dan dilaporkan.

“Pak Kades bisa melaporkan kepada Pak Camat kalau ada oknum yang menakut-nakuti, tolong difoto laporkan Pak Camat nanti dilaporkan Pak Bupati. Saya akan menindak tegas, jangan takut sama siapa pun, yang penting prokes dipakai,” tegasnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Polisi Sebut Kenaikan Kasus Covid-19 di Banjarnegara Tembus 150 Persen, Bupati: Itu Hoaks dan Provokatif

Sikap tegas yang disampaikan itu diketahui buntut dari tindakan aparat kepolisian yang dianggap represif saat membubarkan kegiatan kuda lumping di daerahnya belum lama ini.

Menurutnya, tindakan tersebut sangat disayangkan. Sebab, dapat memicu resistensi masyarakat.

Kekecewaan Budhi terhadap sikap aparat keamanan yang dianggap berlebihan itu juga terlihat dari video yang viral di media sosial belakangan ini.

Dalam video itu, Budhi meminta agar masyarakat tidak ditakut-takuti ketika hendak melakukan kegiatan.

“Semua orang ditakut-takuti, tidak boleh keluar rumah. Hajatan tidak boleh, olahraga tidak boleh, yang boleh apa,” kata Budhi dalam video tersebut.

Baca juga: Heboh soal Matahari Terbit dari Utara, Ini Kesaksian Warga dan Penjelasan BMKG

Penulis : Kontributor Banyumas, M Iqbal Fahmi | Editor : Khairina



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batam Distribusikan 203 Ton Oksigen untuk Jateng, Jabar dan Kalbar

Batam Distribusikan 203 Ton Oksigen untuk Jateng, Jabar dan Kalbar

Regional
Bawa Sertifikasi Vaksin Palsu, 26 Penumpang KM Sinabung Dilarang Turun di Jayapura

Bawa Sertifikasi Vaksin Palsu, 26 Penumpang KM Sinabung Dilarang Turun di Jayapura

Regional
Viral Video Kakek 67 Tahun Berjuang Kayuh Sepeda Pinjaman Puluhan Km untuk Ikut Vaksinasi Covid-19

Viral Video Kakek 67 Tahun Berjuang Kayuh Sepeda Pinjaman Puluhan Km untuk Ikut Vaksinasi Covid-19

Regional
Pemprov Sumsel Akan Bangun Pos Pengisian Oksigen Gratis

Pemprov Sumsel Akan Bangun Pos Pengisian Oksigen Gratis

Regional
Baru Punya 1 Tempat Isolasi, Pemkot Malang Masih Survei Lokasi di 5 Kecamatan

Baru Punya 1 Tempat Isolasi, Pemkot Malang Masih Survei Lokasi di 5 Kecamatan

Regional
Gelar Sabung Ayam, Pria di Bali Dihukum Pakai Hazmat 2 Jam dan Denda Rp 1 Juta, Ini Ceritanya

Gelar Sabung Ayam, Pria di Bali Dihukum Pakai Hazmat 2 Jam dan Denda Rp 1 Juta, Ini Ceritanya

Regional
Kasus Pelecehan Oknum PNS di BPN Tasikmalaya Lanjut ke Tahap Penyidikan

Kasus Pelecehan Oknum PNS di BPN Tasikmalaya Lanjut ke Tahap Penyidikan

Regional
Warga Isoman Tolak Dipindah di Isolasi Terpadu, Wali Kota Madiun Pinjami Oksimeter

Warga Isoman Tolak Dipindah di Isolasi Terpadu, Wali Kota Madiun Pinjami Oksimeter

Regional
Demi Cinta, WN Malaysia Masuk Ilegal dan Menyelinap ke Penampungan Pekerja Migran Untuk Temani Istrinya

Demi Cinta, WN Malaysia Masuk Ilegal dan Menyelinap ke Penampungan Pekerja Migran Untuk Temani Istrinya

Regional
Viral, Video Rumah Sakit Beri Cairan Infus Kedaluwarsa ke Pasien Balita, Keluarga Tak Terima

Viral, Video Rumah Sakit Beri Cairan Infus Kedaluwarsa ke Pasien Balita, Keluarga Tak Terima

Regional
Stok Vaksin di Sleman Menipis, Tersisa 200 Dosis

Stok Vaksin di Sleman Menipis, Tersisa 200 Dosis

Regional
Temukan Anaknya Tewas di Rumah, Seorang Ibu Jadi Saksi Utama, Ini Kronologinya

Temukan Anaknya Tewas di Rumah, Seorang Ibu Jadi Saksi Utama, Ini Kronologinya

Regional
Remaja di Lamongan Dicabuli Tukang Ojek, Bermula Kabur dari Asrama

Remaja di Lamongan Dicabuli Tukang Ojek, Bermula Kabur dari Asrama

Regional
Wisata Raja Ampat Ditutup Selama PPKM, Petugas Lakukan Patroli Rutin

Wisata Raja Ampat Ditutup Selama PPKM, Petugas Lakukan Patroli Rutin

Regional
Bantuan Kentang dan Telur Diduga 'Disunat', Warga Penerima BPNT di Banyumas Mengadu ke Polisi

Bantuan Kentang dan Telur Diduga "Disunat", Warga Penerima BPNT di Banyumas Mengadu ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X