Terlibat Kredit Fiktif, Mantan Kepala Cabang Bank NTT Divonis 9 Tahun Penjara

Kompas.com - 12/06/2021, 11:15 WIB
Ilustrasi korupsi KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi korupsi

KUPANG, KOMPAS.com - Mantan Kepala Cabang Bank Nusa Tenggara Timur (NTT) Oelamasi Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jhon Nedy Charles Sine alias John Sine divonis 9 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Oelamasi.

"Kasus itu pertama kali ditangani polisi, hingga divonis sembilan tahun penjara di Pengadilan Negeri Oelamasi Kupang, kemarin," kata Pejabat Humas Polres Kupang Aiptu Randy Hidayat kepada Kompas.com, Sabtu (12/6/2021).

Baca juga: Kasus Kredit Fiktif Rp 8,7 Miliar, Mantan Pejabat Bank di Tangerang Divonis 5,5 Tahun Penjara

Randy menyebut, sidang putusan terhadap John dipimpin oleh Hakim Ketua Decky Arianto Safe Nitbani, dan dua hakim anggota masing-masing Revan Timbul Tambunan dan Hendra Abednego Holomoan Purba.

Kasus pidana perbankan ini, lanjut Randy, ditangani Polres Kupang setelah adanya laporan pengaduan dari pihak Bank NTT terkait penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan tersangka John Sine.

Kewenangan John yang disalahgunakan yakni, pemberian dan pengelolaan fasilitas Kredit Modal Kerja Jangka Panjang (KMK-JP) konstruksi tahun 2017, KMK-KUR tahun 2018, KMK RC proyek tahun 2018 dan KI-JP tahun 2018 pada Bank NTT cabang Oelamasi Kabupaten Kupang sejak tahun 2017 senilai Rp 9,4 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Terlibat Kredit Fiktif, Mantan Kepala Cabang Bank NTT Ditahan Polisi

Tersangka John, lanjut dia, berperan sebagai inisiator dan eksekutor dalam praktik pemberian kredit fiktif pada bank tersebut.

John selaku pemimpin cabang dan analis melakukan mark up jaminan untuk kredit-kredit KUR dan KMK RC.

Selain itu, selaku pemimpin cabang dan analis melakukan penyerahan agunan kepada debitur yang masih dijadikan agunan atas kredit-kredit lainnya (kredit belum lunas).

Akibat penyalahgunaan kewenangan dan pelanggaran terhadap prinsip kehati-hatian bank yang dilakukan tersangka John, mengakibatkan kerugian keuangan Bank NTT cabang Oelamasi senilai Rp 6,7 miliar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Seluruh Desa di Kudus Disebut Sudah Tak Lagi Jadi Zona Merah Covid-19

Regional
Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Sempat Ada Keluhan dari RS, Wali Kota Semarang Klaim Stok Oksigen Aman

Regional
Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Jabar Terima 85,8 Ton Oksigen Cair dari Sumsel

Regional
Imbau Warga Terpapar Covid-19 Manfaatkan Tempat Isolasi, Bupati Banyuwangi: Terutama yang Punya Komorbid

Imbau Warga Terpapar Covid-19 Manfaatkan Tempat Isolasi, Bupati Banyuwangi: Terutama yang Punya Komorbid

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Hardjono Ponorogo Tutup Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam

Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Hardjono Ponorogo Tutup Ruang Rawat Inap Penyakit Dalam

Regional
Komplotan Pencuri Ini Sembelih Sapi Curian di Lokasi, Tinggalkan Tulang hingga Jeroan

Komplotan Pencuri Ini Sembelih Sapi Curian di Lokasi, Tinggalkan Tulang hingga Jeroan

Regional
Kasus Varian Delta Terdeteksi di Grobogan, 2 Warga Terpapar

Kasus Varian Delta Terdeteksi di Grobogan, 2 Warga Terpapar

Regional
Warga Perbatasan RI-Timor Leste Takut Berobat ke RS, TNI Beri Layanan Kesehatan Keliling

Warga Perbatasan RI-Timor Leste Takut Berobat ke RS, TNI Beri Layanan Kesehatan Keliling

Regional
Bawa Jenazah ke Kantor Wali Kota Batam, Ini Tuntutan Pedagang

Bawa Jenazah ke Kantor Wali Kota Batam, Ini Tuntutan Pedagang

Regional
Modus Sopir Travel dan Honorer Bakauheni Palsukan Antigen, Penumpang Diperas Bayar Rp 200.000, Jual Nama Klinik

Modus Sopir Travel dan Honorer Bakauheni Palsukan Antigen, Penumpang Diperas Bayar Rp 200.000, Jual Nama Klinik

Regional
4 Oknum Anggota TNI Terlibat Pembunuhan Wartawan di Sumut, 1 Jadi Eksekutor, 3 Penyedia Senjata

4 Oknum Anggota TNI Terlibat Pembunuhan Wartawan di Sumut, 1 Jadi Eksekutor, 3 Penyedia Senjata

Regional
RS Rujukan Covid-19 di Banjarmasin Penuh, Wali Kota: Kalau Enggak Sesak, Isoman Saja

RS Rujukan Covid-19 di Banjarmasin Penuh, Wali Kota: Kalau Enggak Sesak, Isoman Saja

Regional
Kejari Perpanjang Penahanan Bupati Nganjuk Nonaktif Novi Rahman Hidayat

Kejari Perpanjang Penahanan Bupati Nganjuk Nonaktif Novi Rahman Hidayat

Regional
Terekam Kamera, Perempuan Muda Curi Uang dan Ponsel Milik Petugas Kesehatan

Terekam Kamera, Perempuan Muda Curi Uang dan Ponsel Milik Petugas Kesehatan

Regional
140 Rumah Sehat di Masing-masing Kelurahan di Surabaya Mulai Beroperasi

140 Rumah Sehat di Masing-masing Kelurahan di Surabaya Mulai Beroperasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X