KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Warga Graha Muria, Kudus Terapkan “Jogo Tonggo”, Ganjar Akui Terkesan

Kompas.com - 08/06/2021, 21:29 WIB
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo saat mengunjungi perumahan Graha Muria, Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Selasa (8/6/2021). DOK. Humas Pemprov JatengGubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo saat mengunjungi perumahan Graha Muria, Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Selasa (8/6/2021).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengaku terkesan dengan warga perumahan Graha Muria Swasti Kirana, Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Jawa Tengah.

Pasalnya, mereka menerapkan prinsip bergotong royong secara kompak dan baik lewat aksi “Jogo Tonggo” atau “Menjaga Tetangga”.

Untuk diketahui, Jogo Tonggo merupakan satuan tugas (satgas) yang ditempatkan di setiap rukun warga (RW) untuk melakukan pemantauan kepada tetangga masing-masing.

Satgas tersebut dibentuk guna memastikan bantuan serta dukungan dari luar wilayah yang masuk ke daerah bisa tepat guna dan sasaran.

Baca juga: Kata Ridwan Kamil soal Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo: Kami dari Generasi Sama, Saling Menguatkan

Dalam aksi Jogo Tonggo di Graha Muria, hal yang menarik adalah para warga di tujuh blok secara swadaya dan bergantian menyiapkan makanan bagi tetangga mereka yang terkena Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Makanan itu diberikan tiga kali sehari dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Rumah-rumah juga ditempeli stiker khusus yang menandakan bahwa di rumah tersebut terdapat orang terpapar Covid-19.

Selain saling membantu, konsep Jogo Tonggo di perumahan tersebut juga menggunakan sistem pencatatan yang detail.

Menurut Ganjar, hal itu penting untuk data satgas Covid-19 dalam melakukan penanganan. Ia pun berpesan kepada para penggiat Jogo Tonggo agar tidak lelah memberikan edukasi kepada warga.

Baca juga: Kisah Keluarga Pengawal Pribadi Bung Karno Sentuh Hati Ganjar Pranowo

“Mudah-mudahan ini bisa menginspirasi yang lain. Ini sebenarnya bagus karena dicatat. Ini penting untuk penanganan yang baik agar bisa berjalan,” ujarnya saat berkunjung ke perumahan Graha Muria, Selasa (8/6/2021).

Terkesan dengan sistem pencatatan

Ketika berkunjung ke salah satu rumah warga, Ganjar bertanya mengenai keadaan mereka. Dari keterangan seorang ibu, didapati bahwa satu keluarga telah terpapar Covid-19.

Menurut penuturan ibu tersebut, mereka tinggal di rumah berisikan empat orang. Masing-masing tinggal di dua lantai dan hanya bertemu ketika hendak makan.

“Awalnya saya positif, Pak, setelah bepergian ke Pati. Sempat berbelanja juga. Eh tidak tahu tertular dari mana. Ini rumah berempat, sudah dua minggu,” kata ibu itu.

Baca juga: Perjalanan Ganjar Pranowo di PDI-P, dari Anggota DPR hingga Berpolemik dengan Puan soal Pencapresan

Kian tertarik, Ganjar mendapati salah satu koordinator Jogo Tonggo yang tampak membawa laptop. Ketika menilik apa yang sedang dikerjakan di laptopnya, ia pun terkesima dengan detail pencatatan yang telah dibuat.

“Ini bersama Bapak Bupati Kudus. Ada 28 orang positif Covid-19 di sini dan mereka punya Jogo Tonggo yang hidup. Pendataan bahkan dilakukan mulai dari siapa yang terpapar, kontak erat, hingga isolasi mandiri,” tutur pria berambut putih itu.

Untuk diketahui, di perumahan Graha Muria, terdapat 28 warga di 17 rumah yang terpapar Covid-19.

Tidak semua warga di perumahan tersebut menjalankan isolasi mandiri di rumah. Sebab, sebagian dari mereka dengan gejala berat dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Baca juga: Temui Ganjar Pranowo, Raja Rote Beri Apresiasi karena Telah Menjaga Rakyat NTT di Jateng

Sementara itu, hingga hari ini, Kudus menjadi salah satu dari delapan daerah di Jateng yang dinyatakan masuk zona merah.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng telah membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dengan membawa 21 pasien Covid-19 yang masuk kategori orang tanpa gejala (OTG) ke tempat isolasi terpusat di Asrama Haji Donohudan.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
komentar di artikel lainnya