Dua dari 11 Terduga Teroris Merauke Disiapkan Jadi "Pengantin"

Kompas.com - 01/06/2021, 16:13 WIB
Kapolda Papua Irjen MathiusFakhiri (tengah), Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto (kiri) dan Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua Irjen MathiusFakhiri (tengah), Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto (kiri) dan Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan 11 terduga teroris yang ditangkap di Kabupaten Merauke, telah menyiapkan aksi bom bunuh diri.

Bahkan, dua dari belasan terduga teroris tersebut sudah ada yang disiapkan untuk menjadi "pengantin" atau pelaku bom bunuh diri.

"Karena sudah disiapkan jadi pengantin makanya kita lakukan penangkapan," kata Fakhiri di Jayapura, Selasa (1/6/2021).

Baca juga: 11 Terduga Teroris yang Ditangkap di Merauke Jaringan JAD dan Terlibat Bom Makassar

Menurut dia, para terduga teroris juga aktif melakukan baiat atau perekrutan di sejumlah Distrik.

Kata Fakhiri, tidak menutup kemungkinan jaringan Jamaah Anshor Daulah (JAD) sudah masuk ke beberapa kabupaten lain di sekitar Merauke.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hanya saja dirinya belum mau membeberkan daerah mana saja yang dimaksud.

"Kelihatannya ada pengembangan tapi kita beri kesempatan Densus 88 untuk bekerja," kata dia.

Baca juga: Densus 88 Kembali Tangkap Satu Terduga Teroris di Merauke, Total 11 Orang

Saat ini, sambung Fakhiri, Kadensus 88 Irjen Martinus Hukom telah berada di Merauke untung memimpin langsung penyelidikan di lapangan.

Diberitakan sebelumnya, penangkapan 10 terduga teroris di Merauke dilakukan pada Jumat (28/5/2021) di beberapa distrik.

Mereka yang diamankan adalah, AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP dan IK.

Untuk AP dan IK merupakan pasangan suami istri yang telah memiliki seorang anak berusia lima tahun.

Dari hasil pengembangan, Densus 88 kembali menangkap satu terduga teroris di Merauke pada Minggu (30/5/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KKN Luring Mahasiswa Unsoed Tuai Polemik, Ini Penjelasan Kampus

KKN Luring Mahasiswa Unsoed Tuai Polemik, Ini Penjelasan Kampus

Regional
Insentif Nakes Senilai Rp 13,6 Miliar Belum Cair Sejak Oktober 2020, Ini Janji Pemkab Banyuwangi

Insentif Nakes Senilai Rp 13,6 Miliar Belum Cair Sejak Oktober 2020, Ini Janji Pemkab Banyuwangi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 29 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 29 Juli 2021

Regional
Didampingi Polisi, Orangtua Ayu Ting Ting Datangi Rumah Terduga Pelaku Penghinaan Sang Cucu di Bojonegoro

Didampingi Polisi, Orangtua Ayu Ting Ting Datangi Rumah Terduga Pelaku Penghinaan Sang Cucu di Bojonegoro

Regional
Wali Kota Makassar Janjikan Bonus Bagi Lifter Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Perunggu Olimpiade Tokyo 2020

Wali Kota Makassar Janjikan Bonus Bagi Lifter Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Perunggu Olimpiade Tokyo 2020

Regional
3 Daerah di Jabar dengan Angka Kematian Tertinggi akibat Covid-19

3 Daerah di Jabar dengan Angka Kematian Tertinggi akibat Covid-19

Regional
Pesilat Tewas Kena Pukul di Dada Saat Latihan, 4 Pelatih Jadi Tersangka

Pesilat Tewas Kena Pukul di Dada Saat Latihan, 4 Pelatih Jadi Tersangka

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Juli 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 29 Juli 2021

Regional
Pencopet Beraksi di Lokasi Vaksinasi Massal, Korban Sempat Cekcok dengan Pelaku

Pencopet Beraksi di Lokasi Vaksinasi Massal, Korban Sempat Cekcok dengan Pelaku

Regional
Warga Tolak GOR Soekarno-Hatta Blitar Jadi RS Darurat gara-gara Takut Tertular Covid-19

Warga Tolak GOR Soekarno-Hatta Blitar Jadi RS Darurat gara-gara Takut Tertular Covid-19

Regional
Unimal Aceh Siap Kuliah Tatap Muka, Syaratnya Wajib Ikut Vaksinasi

Unimal Aceh Siap Kuliah Tatap Muka, Syaratnya Wajib Ikut Vaksinasi

Regional
Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri Dikabarkan Meninggal, Ini Kata Dinkes Sulbar

Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri Dikabarkan Meninggal, Ini Kata Dinkes Sulbar

Regional
Mantan Sekda Riau Yan Prana Jaya Divonis 3 Tahun Penjara

Mantan Sekda Riau Yan Prana Jaya Divonis 3 Tahun Penjara

Regional
Cerita Munadi Berjuang Melawan Covid-19, Berhasil Sembuh, tetapi 6 Kerabatnya Meninggal...

Cerita Munadi Berjuang Melawan Covid-19, Berhasil Sembuh, tetapi 6 Kerabatnya Meninggal...

Regional
Pisah Sambut Kapolres Rembang Dituding Timbulkan Keramaian, Ini Kata Polda Jateng

Pisah Sambut Kapolres Rembang Dituding Timbulkan Keramaian, Ini Kata Polda Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X