Usai Sarapan Nasi Kuning, Pria di Nunukan Ini Tiba-tiba Muntah Darah lalu Meninggal

Kompas.com - 01/06/2021, 15:13 WIB
Jenazah nelayan Ramli saat diangkat warga Jamaker Nunukan Kaltara. Ramli tiba tiba muntah darah dan meninggal dunia. Polisi memastikan kematian Ramli murni akibat penyakit bawaan Dok.Humas Polres NunukanJenazah nelayan Ramli saat diangkat warga Jamaker Nunukan Kaltara. Ramli tiba tiba muntah darah dan meninggal dunia. Polisi memastikan kematian Ramli murni akibat penyakit bawaan

NUNUKAN, KOMPAS.com – Seorang pria di Nunukan Barat, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, bernama Ramli alias Kuaci (46) tiba-tiba muntah darah dan meninggal dunia, usai sarapan nasi kuning, Selasa (1/6/2021).

Kapolsek Nunukan Kota Iptu Supangat mengatakan, Ramli merupakan seorang nelayan tanpa sanak saudara.

Selama ini ia tinggal di sebuah kapal ikan milik Anton (63), juragan kapal warga RT 026 Jamaker, yang selama ini mempekerjakan Ramli.

"Kejadiannya sekitar pukul 07.00 Wita, korban meninggal dunia mendadak," ujar Supangat, Selasa.

Baca juga: Muntah Darah 5 Hari Setelah Vaksin Covid-19, Mario Ternyata Infeksi Paru-paru, Ini Penjelasannya

Dari keterangan para saksi termasuk juragan kapal, Ramli baru saja menghabiskan sarapannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anton juga melihat Ramli dengan tenang menikmati nasi kuning.

Saat itu, Anton sedang menuju ponton mempersiapkan perahu untuk kembali melaut.

"Tak lama kemudian Ramli berjalan ke ponton, sejumlah saksi di lokasi kejadian melihat Ramli muntah darah. Dia lemas lalu ambruk. Mereka berinisiatif memanggil angkot untuk membawa Ramli ke Puskesmas, tapi ternyata Ramli sudah meninggal dunia," jelasnya.

Supangat menambahkan, sejumlah keterangan yang diperoleh polisi menyatakan bahwa Ramli selama ini memang mengalami sakit keras.

Baca juga: Pria di Pamekasan yang Muntah Darah Bukan karena Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Puskemas

Ramli kerap mengeluhkan kondisinya yang sesekali batuk berdarah. Namun Ramli selalu saja menolak untuk berobat ke rumah sakit.

Ramli juga sempat izin pulang lebih awal karena tak enak badan usai melaut kemarin.

"Kita sudah lakukan verifikasi mayat ke RSUD Nunukan, tidak ada tanda kekerasan fisik dan Ramli meninggal mendadak karena penyakit bawaannya. Pemakaman Jenazah diurus warga RT 03 Jamaker," jelas Supangat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM Yogyakarta: Level 3 Lagi Enggak Apa-apa

Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM Yogyakarta: Level 3 Lagi Enggak Apa-apa

Regional
Berkelahi di Tempat Karaoke, 2 Kelompok Pemuda Saling Lapor Polisi

Berkelahi di Tempat Karaoke, 2 Kelompok Pemuda Saling Lapor Polisi

Regional
4 SD di Solo Ditutup Sebulan karena Puluhan Siswa Positif Covid-19

4 SD di Solo Ditutup Sebulan karena Puluhan Siswa Positif Covid-19

Regional
Sedang Lakukan Penyisiran, Satgas Madago Raya Pergoki 2 Orang Diduga DPO Teroris Poso

Sedang Lakukan Penyisiran, Satgas Madago Raya Pergoki 2 Orang Diduga DPO Teroris Poso

Regional
Belum Buka Kawasan Wisata, Pemkab Gunungkidul Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Belum Buka Kawasan Wisata, Pemkab Gunungkidul Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Regional
Aplikasi PeduliLindungi Tersebar di Fasilitas Umum, Satgas Yakin Cakupan Vaksin di Blitar Bisa 100 Persen

Aplikasi PeduliLindungi Tersebar di Fasilitas Umum, Satgas Yakin Cakupan Vaksin di Blitar Bisa 100 Persen

Regional
Warga Diimbau Hati-hati dan Waspada Saat Melintas di Jalan Raya Pantura Lamongan

Warga Diimbau Hati-hati dan Waspada Saat Melintas di Jalan Raya Pantura Lamongan

Regional
Hendak Pulang, 7 Atlet Dayung Sumbar yang Berlaga di PON Papua Ternyata Positif Covid-19

Hendak Pulang, 7 Atlet Dayung Sumbar yang Berlaga di PON Papua Ternyata Positif Covid-19

Regional
Anak Korban Konflik Tambang di Bolaang Mongondow Minta Keadilan ke Kapolri

Anak Korban Konflik Tambang di Bolaang Mongondow Minta Keadilan ke Kapolri

Regional
Bupati Ciamis Beri Santunan untuk Keluarga Korban Meninggal Tragedi Susur Sungai

Bupati Ciamis Beri Santunan untuk Keluarga Korban Meninggal Tragedi Susur Sungai

Regional
Mien R Uno, Ibu Sandiaga Uno, Dianugerahi Doktor Honoris Causa Bidang Kewirausahaan dari UPI Bandung

Mien R Uno, Ibu Sandiaga Uno, Dianugerahi Doktor Honoris Causa Bidang Kewirausahaan dari UPI Bandung

Regional
Eksplorasi Lanjutan Kapal Van der Wijck di Lamongan Berakhir, Ini Hasilnya...

Eksplorasi Lanjutan Kapal Van der Wijck di Lamongan Berakhir, Ini Hasilnya...

Regional
Pelatih Voli di Demak Diduga Cabuli 13 Anak Didiknya, Satu Korban Hamil 8 Bulan

Pelatih Voli di Demak Diduga Cabuli 13 Anak Didiknya, Satu Korban Hamil 8 Bulan

Regional
Mata Kakek Alin Berkaca-kaca Lihat Rumahnya, Dulu Nyaris Roboh, Bocor Sana-sini, Kini Jadi Layak Huni

Mata Kakek Alin Berkaca-kaca Lihat Rumahnya, Dulu Nyaris Roboh, Bocor Sana-sini, Kini Jadi Layak Huni

Regional
Mesin ATM di Minimarket Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Rupiah Raib, Polisi: Pelaku Lebih dari 1 Orang

Mesin ATM di Minimarket Dibobol Maling, Uang Ratusan Juta Rupiah Raib, Polisi: Pelaku Lebih dari 1 Orang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.