Catat, Penyekatan Kendaraan Kembali Diberlakukan di Jalur Puncak Bogor

Kompas.com - 31/05/2021, 22:01 WIB
Situasi arus lalu lintas di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengalami kemacetan jelang libur Hari Lahir Pancasila, Senin (31/5/2021) malam KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANSituasi arus lalu lintas di jalur Puncak, Bogor, Jawa Barat, mengalami kemacetan jelang libur Hari Lahir Pancasila, Senin (31/5/2021) malam

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Satlantas Polres Bogor, Jawa Barat, akan kembali melakukan penyekatan kendaraan wisatawan di pos Simpang Gadog, Puncak Bogor pada Selasa (1/6/2021).

Penyekatan tersebut dilakukan menyusul terjadinya kepadatan volume kendaraan jelang libur Hari Lahir Pancasila 1 Juni.

Kanit Turjawali Polres Bogor, Ipda Ardian Novianto mengatakan bahwa penyekatan itu juga dilakukan untuk mencegah penularan virus Covid-19 pada hari libur nasional besok.

Baca juga: Jelang Libur Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Jalur Puncak Bogor Macet

Dia menegaskan, akan ada operasi pemeriksaan surat hasil rapid (swab) antigen bagi masyarakat luar Bogor yang hendak memasuki kawasan Puncak.

"Hari ini sebenarnya terakhir, tapikan kami sudah punya Standar Operasional Prosedur (SOP) bahwa setiap long weekend begini (libur nasional) kami kategorikan penyekatan lanjutan yaitu sampai besok," ujar Ardian saat ditemui Kompas.com, Senin (31/5/2021) malam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Polisi Buru Pengendali Jaringan Narkoba Tembakau Sintesis Produksi Bogor dan Bandung

Ardian menjelaskan, petugas akan menyekat khusus kendaraan pelat luar F atau luar Bogor.

Bagi pengendara yang tidak membawa surat hasil rapid antigen atau sertifikat sudah divaksin, maka tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan ke atas Puncak Bogor.

"Setiap pengunjung harus membawa hasil negatif rapid antigen maupun hasil sudah divaksin. Apabila tidak membawa, maka akan diputar balik oleh petugas gabungan Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor," ujarnya.

Menurut Ardian, diperkirakan akan terjadi peningkatan volume kendaraan di kawasan Puncak Bogor pada hari libur nasional, Selasa (1/6/2021).

Pihaknya pun telah menyiapkan beragam antisipasi agar tidak terjadi penumpukan kendaraan dan kerumunan di tempat wisata.

"Kemungkinan prediksi kami masih banyak wisatawan yang akan menuju kawasan puncak untuk berlibur atau pun menginap mengingat besok hari libur tanggal 1 Juni tepatnya hari Lahir Pancasila," ungkapnya.

Seperti diketahui, sejumlah aturan mengenai operasional tempat wisata tercantum dalam Keputusan Bupati (Kepbup) nomor 443/272/Kpts/Per-UU/2021 tentang perpanjangan ke-16 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Varian Baru Masuk ke Indonesia, PMI di Pintu Perbatasan RI-Malaysia Akan Dikarantina Terlebih Dahulu 8 Hari

Cegah Varian Baru Masuk ke Indonesia, PMI di Pintu Perbatasan RI-Malaysia Akan Dikarantina Terlebih Dahulu 8 Hari

Regional
Dikira Ulah Tikus Pecahkan Kaca Saat Malam Hari, Warga Bandung Malah Temukan Proyektil Peluru di Rumahnya

Dikira Ulah Tikus Pecahkan Kaca Saat Malam Hari, Warga Bandung Malah Temukan Proyektil Peluru di Rumahnya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 19 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 19 September 2021

Regional
Gangguan Jaringan Internet di Kalimantan Timur, Ini Penjelasan Telkomsel

Gangguan Jaringan Internet di Kalimantan Timur, Ini Penjelasan Telkomsel

Regional
Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Bank Sampah di Banyuwangi Olah Limbah Masker Jadi Pot Bunga

Regional
Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Sedang Memancing Ikan, Seorang Warga Temukan Mayat Bayi Mengapung di Sungai, Diduga Sengaja Dibuang

Regional
Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Pemancing Temukan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Sungai Serang, Kulon Progo

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 19 September 2021

Regional
Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Dapat Bonus dari Capaiannya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Berencana Bangun GOR di Solo

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 19 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 19 September 2021

Regional
Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Jelang WSBK, 150 Tim Vaksinator Diterjunkan untuk Percepat Vaksinasi di Lombok Tengah

Regional
Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Dugong Penuh Luka Terdampar di Polewali Mandar Dievakuasi, Akan Dilepasliarkan Setelah Pulih Kembali

Regional
Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Raih 2 Emas dan 1 Perak di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Terima Rp 1 Miliar dari Gubernur Riau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.