KILAS DAERAH

Entaskan Kemiskinan Melalui Pertanian Sayur, Dompet Dhuafa Kenalkan Desa Tani

Kompas.com - 28/05/2021, 13:47 WIB
Tim Dompet Dhuafa Jawa Barat bersama mitra donatur, meninjau lahan pengembangan zakat produktif Desa Tani Green House Cibodas, Jawa Barat.
DOK. Humas Dompet DhuafaTim Dompet Dhuafa Jawa Barat bersama mitra donatur, meninjau lahan pengembangan zakat produktif Desa Tani Green House Cibodas, Jawa Barat.

Wijoyo pun sangat senang dengan masa panen yang cepat. Dia memuji penanaman yang dilakukan pada Januari, tetapi sudah bisa dipetik pada April.

Baca juga: Optimalkan Produktivitas Pertanian, Dompet Dhuafa Gandeng UGM Ciptakan Inovasi

Sementara itu, Pendamping Program Desa Tani Cibodas Ade mengatakan, konsep Desa Tani dari Dompet Dhuafa untuk program pemberdayaan ekonomi sangat membantu mereka.

Menurutnya, program tersebut berkontribusi pada kemandirian masyarakat. Sebab, Dompet Dhuafa menggandeng petani lokal untuk membangun bersama Desa Tani di Lembang.

"Dari sebelumnya kami adalah penerima, suatu saat tujuannya kami bisa jadi pemberi untuk masyarakat yang lain,” terangnya.

Dia mengatakan, pihaknya sedang pula berupaya agar Desa Tani semakin berkembang, salah satunya dengan menambah konsep smart green house agar semakin canggih dan bisa memudahkan petani.

Pada kesempatan sang sama, seorang petani Desa Tani Cibodas Mang Dudung bercerita kepada Dompet Dhuafa dan Audy Dental Clinic.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia mengakui, berawal dari masalah tani umumnya di Cibodas, rata-rata pemilik lahannya ialah orang luar daerah, sehingga petani hanyalah sekadar buruh tani.

“Ingin ikat satu baby bunches itu butuh perjuangan jika konven terbuka, ini adalah perjuangan kami sejak 2018. Dulu puluhan pohon, sekarang 2.000 pohon. Lahan meluas, peningkatan ekonomi, kalau sudah panen rasanya senyum petani makin lebar,” curhatnya.

Baca juga: Inspiring Library Dompet Dhuafa, Buat Perpustakaan SD di Gunung Kidul Disukai Anak-anak

Di sana, para petani juga menunjukkan langsung area dan memanen hasil tanam sayuran Green House Desa Tani.

Green House Desa Tani menggunakan plastik juga rangka bambu sehingga sinar matahari tetap bisa melewatinya sehingga suhu tetap hangat dan tetap memanaskan tanah.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.