Diculik 44 Hari, Bocah di Sukabumi Akhirnya Ditemukan bersama Pelaku di Tangerang

Kompas.com - 25/05/2021, 08:16 WIB

SUKABUMI, KOMPAS.com -  Setelah menghilang 44 hari, seorang bocah asal Kota Sukabumi, berusia 11 tahun yang dilaporkan diculik, akhirnya ditemukan.

Polisi berhasil menemukan bocah tersebut bersama pelaku berinisial B alias W (46) di wilayah Tangerang, Banten, Senin (24/5/2021) pukul 17.30 WIB.

Baca juga: Diduga Diculik Pemulung, Anak di Sukabumi 23 Hari Hilang, Polisi Sulit Cari Titik Terang

"Tadi petang tim kami yang menyelidiki berhasil menangkap pelaku yang kebetulan bersama korban," kata Kepala Polres Sukabumi Kota, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Surmani saat konferensi pers di Kantor Polres Sukabumi Kota, Selasa (25/5/2021) pukul 00:15 WIB.

Baca juga: Cerita Bocah 2 Tahun di Sragen Diculik Pengemis, Ditemukan Lemas karena Dipaksa Jalan Kaki Selama 2 Jam

Menurut Sumarni, saat penangkapan pelaku tidak memberikan perlawanan.

Sedangkan korban dalam kondisi sehat, tapi sedikit kotor karena selama ini diajak menjadi pemulung oleh pelaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saat ini kami masih mengembangkan penyelidikannya, apakah ada tindak pidana lain dalam perkara ini," ujar dia.

Terkait motif penculikan ini juga masih diselidiki. Namun, antara pelaku dengan korban ini sudah saling kenal, karena keduanya sering main bareng game online.

"Tersangka ini juga sudah beberapa kali datang ke rumah orangtua korban," tutur Sumarni.

Diberitakan sebelumnya, seorang anak berusia 11 tahun warga Kota Sukabumi, Jawa Barat dilaporkan hilang.

Anak bungsu pasangan M (47) dan A (43) dilaporkan meninggalkan rumah pada Minggu (11/4/2021) sekitar pukul 09:00 WIB.

Saat meninggalkan rumah mengenakan baju warna biru berkerah dengan celana pendek warna merah.

Ciri-ciri tinggi badan 130 sentimeter, rambut pendek, dan terdapat tanda khusus bekas luka di hidung sejajar dengan mata.

Belakangan bocah tersebut hilang diduga karena diculik.

Catatan Redaksi: Artikel ini telah mengalami penyuntingan pada tanggal 4 Juni 2021 dengan mempertimbangkan pemberitaan yang ramah anak. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Vaksinasi Covid-19 Massal di XT Square Yogyakarta Timbulkan Kerumunan

Vaksinasi Covid-19 Massal di XT Square Yogyakarta Timbulkan Kerumunan

Regional
Kesigapan Bripka Cepy, Menolong Bocah yang Terjatuh ke Sumur

Kesigapan Bripka Cepy, Menolong Bocah yang Terjatuh ke Sumur

Regional
3 Tahun Gedung SDN Montok Dibiarkan Ambruk, Siswa Harus Berbagi Kelas

3 Tahun Gedung SDN Montok Dibiarkan Ambruk, Siswa Harus Berbagi Kelas

Regional
Kapal Pengayoman IV Tenggelam, Pelabuhan Cilacap Ditutup Sementara

Kapal Pengayoman IV Tenggelam, Pelabuhan Cilacap Ditutup Sementara

Regional
Surabaya Terpilih Jadi 'Pilot Project' Wisata Medis, Eri Cahyadi: Semua Tahapan Sudah Kita Lakukan

Surabaya Terpilih Jadi "Pilot Project" Wisata Medis, Eri Cahyadi: Semua Tahapan Sudah Kita Lakukan

Regional
Capaian Dosis Pertama Baru 36,77 Persen, Wakil Ketua Komisi IX: Kita Dorong Distribusi Vaksin Lebih Lancar

Capaian Dosis Pertama Baru 36,77 Persen, Wakil Ketua Komisi IX: Kita Dorong Distribusi Vaksin Lebih Lancar

Regional
Kisah 7 Nelayan, Selamat dan Terdampar Usai Kapal Katamarasa Tenggelam di Perairan Moyo NTB

Kisah 7 Nelayan, Selamat dan Terdampar Usai Kapal Katamarasa Tenggelam di Perairan Moyo NTB

Regional
139 Mahasiswa di Kalbar Positif Covid-19, Rektor Bantah Perkuliahan Telah Dimulai

139 Mahasiswa di Kalbar Positif Covid-19, Rektor Bantah Perkuliahan Telah Dimulai

Regional
Kapal Sirimau Dialihkan untuk Tempat Isolasi, Pedagang NTT Mengeluh Tak Bisa Pasarkan Bawang

Kapal Sirimau Dialihkan untuk Tempat Isolasi, Pedagang NTT Mengeluh Tak Bisa Pasarkan Bawang

Regional
Kakek Kurmen Ditemukan Tewas Terbakar di Kasur, Api Diduga Berasal dari Rokok Korban

Kakek Kurmen Ditemukan Tewas Terbakar di Kasur, Api Diduga Berasal dari Rokok Korban

Regional
Kapal Pengayoman IV Angkut 2 Truk Tronton Pembawa Batu Split, Sebelum Tenggelam Terlihat Miring

Kapal Pengayoman IV Angkut 2 Truk Tronton Pembawa Batu Split, Sebelum Tenggelam Terlihat Miring

Regional
Kapal Pengayoman IV Tenggelam di Nusakambangan, 5 Penumpang Selamat dan 2 Tewas

Kapal Pengayoman IV Tenggelam di Nusakambangan, 5 Penumpang Selamat dan 2 Tewas

Regional
Bantu Daerah Gelar Belajar Tatap Muka, BIN Vaksinasi 300.000 Pelajar di Jatim

Bantu Daerah Gelar Belajar Tatap Muka, BIN Vaksinasi 300.000 Pelajar di Jatim

Regional
Video Viral, Pagar Rumah dari Kolam Koi Seharga Rp 50 Juta, Ada 80 Ekor Ikan di Dalamnya

Video Viral, Pagar Rumah dari Kolam Koi Seharga Rp 50 Juta, Ada 80 Ekor Ikan di Dalamnya

Regional
300.000 Dosis Vaksin Menumpuk di Sumbar, Ada yang Sudah Kedaluwarsa

300.000 Dosis Vaksin Menumpuk di Sumbar, Ada yang Sudah Kedaluwarsa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.