Provokator Saat Penyekatan Mudik Ditangkap, Polisi: Anggota Saya Ditendang

Kompas.com - 11/05/2021, 12:22 WIB
Ilustrasi Polisi KOMPAS.com/NURWAHIDAHIlustrasi Polisi

KOMPAS.com- Polisi menangkap dua orang provokator yang membuat keributan ketika penyekatan larangan mudik pada Selasa (11/5/2021) dini hari.

Dua orang itu diamankan dalam operasi penyekatan di Pos Tanjungpura, Karawang.

Satu di antaranya bahkan sempat menendang petugas.

"Tadi anggota saya sempet ditendang sama dia," kata Kasat Reskrim Polres Karawang KP Oliestha Ageng Wicaksana.

Menurut Oliesta, warga yang bukan merupakan pemudik itu juga mengajak pemudik menyerang petugas.

"Suruh nyerang petugas," katanya.

Beruntung tak ada pemudik yang menuruti ucapannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Alhamdulillah pas kita amankan dia kan teriak-teriak ke pemudik, pemudik tidak ada yang mau," ujar dia.

Baca juga: 2 Provokator Saat Penyekatan Mudik Ditangkap, Tendang Petugas hingga Positif Narkoba

Satu orang lainnya positif narkoba

Sedangkan satu lainnya yang ditangkap meminta pemudik melawan arus.

"Dia mengarahkan pemudik untuk melawan arus," kata Oliestha.

Ketika ditangkap, polisi melihat gelagat mencurigakan hingga kemudian memeriksanya ke Mapolres Karawang.

Ternyata pemudik tersebut mengonsumsi narkoba. "Ternyata positif narkoba," kata dia.

(KOMPAS.COM/ FARIDA FARHAN)



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Oknum Prajurit TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke,  Danlanud: Saya Minta Maaf

2 Oknum Prajurit TNI AU Lakukan Kekerasan pada Pemuda di Merauke, Danlanud: Saya Minta Maaf

Regional
Jokowi Berikan Sepeda Lipat untuk Vino, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Jokowi Berikan Sepeda Lipat untuk Vino, Bocah yang Yatim Piatu karena Covid-19

Regional
Penganiaya Anak di Parkiran Mal Karawang Ditangkap, Ini Motif Pelaku

Penganiaya Anak di Parkiran Mal Karawang Ditangkap, Ini Motif Pelaku

Regional
Ruang ICU di Semua RS Rujukan Covid-19 Pekanbaru Sudah Penuh

Ruang ICU di Semua RS Rujukan Covid-19 Pekanbaru Sudah Penuh

Regional
Wali Kota Ambon dan Istri Diduga Tertular Covid-19 dari Sopir

Wali Kota Ambon dan Istri Diduga Tertular Covid-19 dari Sopir

Regional
Untuk Masyarakat Umum, Ini Cara Pendaftaran Vaksinasi di Kabupaten Garut

Untuk Masyarakat Umum, Ini Cara Pendaftaran Vaksinasi di Kabupaten Garut

Regional
Wali Kota Ambon, Istri, Anak dan ART-nya Positif Covid-19

Wali Kota Ambon, Istri, Anak dan ART-nya Positif Covid-19

Regional
Pos Penyekatan Diperketat, Sejumlah Kendaraan dari Luar Kota Kupang Harus Putar Balik

Pos Penyekatan Diperketat, Sejumlah Kendaraan dari Luar Kota Kupang Harus Putar Balik

Regional
Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Jenazah Ditemukan di Drainase

Ketua MUI Labura Tewas Dibacok, Jenazah Ditemukan di Drainase

Regional
Pemprov Babel Akan Setop Penerimaan Tenaga Honorer

Pemprov Babel Akan Setop Penerimaan Tenaga Honorer

Regional
Menyamar Jadi Pembeli, Tim Kejaksaan Tangkap Penjual Tabung Oksigen yang Patok Harga Tinggi di Surabaya

Menyamar Jadi Pembeli, Tim Kejaksaan Tangkap Penjual Tabung Oksigen yang Patok Harga Tinggi di Surabaya

Regional
Kakak yang Cekoki Adiknya Berusia 2 Tahun dengan Miras Minta Maaf

Kakak yang Cekoki Adiknya Berusia 2 Tahun dengan Miras Minta Maaf

Regional
Pasutri di Magelang Pinjamkan Puluhan Oximeter untuk Pasien Isoman, Gratis

Pasutri di Magelang Pinjamkan Puluhan Oximeter untuk Pasien Isoman, Gratis

Regional
Geger, Temuan Mayat Mengering di Warkop, Diduga Sudah Meninggal 10 Hari

Geger, Temuan Mayat Mengering di Warkop, Diduga Sudah Meninggal 10 Hari

Regional
Vaksin Covid-19 di Tegal Terbatas, Daftar Tunggu Sampai 20 Hari

Vaksin Covid-19 di Tegal Terbatas, Daftar Tunggu Sampai 20 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X