Sopir yang Mengaku Anggota Polda Banten dan Ancam Tembak Warga di SPBU Ditangkap, Polisi: Hanya Masyarakat Sipil Biasa

Kompas.com - 08/05/2021, 13:22 WIB
Pelaku Penganiayaan dan mengaku anggota Polda Banten ditangkap, Jumat (7/5/2021). Pelaku saat diperiksa di Polres Lebak. KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDINPelaku Penganiayaan dan mengaku anggota Polda Banten ditangkap, Jumat (7/5/2021). Pelaku saat diperiksa di Polres Lebak.

KOMPAS.com - Kasat Reskrim Polres Lebak Iptu Indik Rusmono mengatakan, J, sopir Avanza yang mengaku anggota Polda Banten dan ancam tembak warga di SPBU Cibadak, Leban, Banten, bukan polisi.

"Bukan anggota Polda Banten, hanya masyarakat sipil biasa, beekrja swasta," kata Indik di Mapolres Lebak, Jumat (7/5/2021).

Pelaku, kata Indik, ditangkap di kediamannya di Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat pagi.

Baca juga: Sopir yang Mengaku Anggota Polda Banten dan Ancam Tembak Warga di SPBU Terancam 3 Bulan Penjara

J ditangkap dengan salah satu petunjuk berupa plat nomor kendaraan dan wajahnya yang terekam kamera pengawas Closed Circuit Television (CCTV).

"Setelah kita lakukan interogasi yang bersangkutan mengakui kesalahannya," ujarnya.

Setelah mengakui perbuatannya, J kemudian dibawa ke Mapolres Lebak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Pria yang Videonya Viral Ngaku Anggota Polda Banten dan Ancam Tembak Warga Akhirnya Ditangkap

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berawal dari Cekcok, Ini Kronologi Suami Bunuh Istrinya yang Hamil dan Kubur Mayatnya di Septic Tank

Berawal dari Cekcok, Ini Kronologi Suami Bunuh Istrinya yang Hamil dan Kubur Mayatnya di Septic Tank

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bupati Jember Bingung soal Dana Covid-19 Rp 107 Miliar | Perjuangan Lena Cari Kamar Rumah Sakit

[POPULER NUSANTARA] Bupati Jember Bingung soal Dana Covid-19 Rp 107 Miliar | Perjuangan Lena Cari Kamar Rumah Sakit

Regional
Potensi Gelombang Kedua Covid-19, Nakes Umum Pamekasan Dialihkan ke Pasien Corona hingga Ruang Isolasi Penuh

Potensi Gelombang Kedua Covid-19, Nakes Umum Pamekasan Dialihkan ke Pasien Corona hingga Ruang Isolasi Penuh

Regional
11 Siswa SD Kena Covid-19, Diduga Tertular dari Guru yang Kontak dengan Pasien Positif

11 Siswa SD Kena Covid-19, Diduga Tertular dari Guru yang Kontak dengan Pasien Positif

Regional
Anggaran Tersedia Sejak Januari, Pemkot Tegal Belum Juga Beli Alat PCR, Sekda: Kami Sedang Cari

Anggaran Tersedia Sejak Januari, Pemkot Tegal Belum Juga Beli Alat PCR, Sekda: Kami Sedang Cari

Regional
Kapolresta Ade: Toleransi Harus Hidup dan Ditegakkan di Kota Solo

Kapolresta Ade: Toleransi Harus Hidup dan Ditegakkan di Kota Solo

Regional
Cegah Lonjakan Covid-19, Polisi Berlakukan Jam Malam di Kota Boyolali

Cegah Lonjakan Covid-19, Polisi Berlakukan Jam Malam di Kota Boyolali

Regional
Omzet Usaha Sirsak Beku Capai Rp 50 Juta Sebulan, Begini Cara Sucipto Mengolah Buah hingga Siap Dijual

Omzet Usaha Sirsak Beku Capai Rp 50 Juta Sebulan, Begini Cara Sucipto Mengolah Buah hingga Siap Dijual

Regional
Antre Kamar Jenazah di RSUD Brebes, 65 Pasien Covid-19 Meninggal Selama Bulan Juni

Antre Kamar Jenazah di RSUD Brebes, 65 Pasien Covid-19 Meninggal Selama Bulan Juni

Regional
Polemik Penyekatan Suramadu, Dianggap Diskriminatif, Terjadi Demonstrasi dan Kericuhan hingga Skrining Tes Antigen Dihentikan

Polemik Penyekatan Suramadu, Dianggap Diskriminatif, Terjadi Demonstrasi dan Kericuhan hingga Skrining Tes Antigen Dihentikan

Regional
Wali Kota Serang Tak Larang Hajatan dan ASN Keluar Daerah walau Banten Darurat Covid-19

Wali Kota Serang Tak Larang Hajatan dan ASN Keluar Daerah walau Banten Darurat Covid-19

Regional
Tak Terima Tiba-Tiba Digugat Cerai Istri, Pria Ini Bongkar Rumah yang Dibangun Bersama

Tak Terima Tiba-Tiba Digugat Cerai Istri, Pria Ini Bongkar Rumah yang Dibangun Bersama

Regional
'Semua RS di Pamekasan Sudah Tak Bisa Menerima Pasien Covid-19 karena Tak Ada Ruang Isolasi'

"Semua RS di Pamekasan Sudah Tak Bisa Menerima Pasien Covid-19 karena Tak Ada Ruang Isolasi"

Regional
Positif Covid-19, Begini Kondisi Terkini Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin

Positif Covid-19, Begini Kondisi Terkini Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin

Regional
Kecelakaan Maut Bus dan 3 Mobil di Banyumas, 6 Tewas

Kecelakaan Maut Bus dan 3 Mobil di Banyumas, 6 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X