2 Warga Ditangkap Bawa Senjata Api Rakitan, Terancam 20 Tahun Penjara

Kompas.com - 06/05/2021, 16:35 WIB
Barang bukti  prees releasse hasil operasi pekat Mansinam I Maichel KOMPAS.comBarang bukti prees releasse hasil operasi pekat Mansinam I

SORONG, KOMPAS.com - Polda Papua Barat menangkap dua orang berinisial CA dan EM karena diduga membawa satu pucuk senjata rakitan jenis revolver saat razia operasi Pekat Mansinam I 2021 pada Jumat (30/4/2021).

Kapolda Papua Barat Irjen Tornagogo Sihombing mengatakan, polisi menangkap dua orang yang membawa senjata itu saat razia di Jalan Simpang Tiga Maruni, Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

Baca juga: 4 Kabupaten Bentuk Tim Pemekaran Provinsi Papua Selatan, Berikut Potensi PAD Wilayahnya

Kapolda mengatakan, CM dan EM saat ini ditahan di Polda Barat. Selain senjata rakitan dari DM dan EM, polisi juga menyita sebuah senjata jenis airsoft gun dari seorang warga berinisial AF karena tak memiliki izin.

Tornagogo mengatakan, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap kasus kepemilikan senjata api ini.

"Kita tahu bahwa sejauh ini banyak kita ungkap peredaran senjata api yang datang dari luar Papua dan Papua Barat karena itu dilarang, polisi akan tegas menindak peredaran senjata api," kata Tornagogo saat konferensi pers virtual di Polda Papua Barat, Kamis (6/4/2021).

Tornagogo menjelaskan alasan maraknya peredaran senjata api ilegal di Manokwari. Biasanya, kata dia, masyarakat adat menjadikan senjata sebagai mahar perkawinan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia pun meminta bantuan pemerintah dan tokoh agama untuk menyelesaikan masalah ini. Senjata api, kata dia, tak perlu menjadi mahar perkawinan.

"Ini perlu kita duduk bersama pemerintah dan tokoh agama mahar perkawinan tidak perlu dengan senjata api. Namun, bisa dalam bentuk uang dan barang berharga," kata Tornagogo.

Kapolda Papua yang didampingi Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa mengimbau masyarakat yang masih menyimpan senjata api rakitan agar menyerahkannya ke pihak berwajib.

Baca juga: Pria yang Viral karena Semprotkan Cairan Pembasmi Nyamuk ke Mulut Meninggal, Ini Kata Keluarga...

Polda Papua Barat sudah menetapkan kedua pelaku yang membawa senjata api rakitan jenis revolver sebagai tersangka.

Mereka disangka pasal 1 Undang-Undang darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Penangkapan Driver Ojol karena Antar Miras Pelanggan, Viral di Medsos hingga Gibran Turun Tangan

Fakta Penangkapan Driver Ojol karena Antar Miras Pelanggan, Viral di Medsos hingga Gibran Turun Tangan

Regional
Warga Abai Prokes, 2.517 Anak di Bangka Belitung Terpapar Covid-19

Warga Abai Prokes, 2.517 Anak di Bangka Belitung Terpapar Covid-19

Regional
Ulama Kharismatik KH Nawawi Abdul Jalil Tutup Usia, Khofifah: Umat Muslim Indonesia Berduka

Ulama Kharismatik KH Nawawi Abdul Jalil Tutup Usia, Khofifah: Umat Muslim Indonesia Berduka

Regional
Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Nawawi Wafat, Sosok Ulama Rendah Hati yang Diterima Semua Golongan

Pengasuh Ponpes Sidogiri KH Nawawi Wafat, Sosok Ulama Rendah Hati yang Diterima Semua Golongan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Juni 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Juni 2021

Regional
Swab Perantau yang Pulang dari Madura, Kades Temukan 18 Warganya Positif Covid-19

Swab Perantau yang Pulang dari Madura, Kades Temukan 18 Warganya Positif Covid-19

Regional
Curhatan Ojol yang Ditangkap karena Antar Paket Miras Viral, Ini Kata Polisi

Curhatan Ojol yang Ditangkap karena Antar Paket Miras Viral, Ini Kata Polisi

Regional
Sering Palak Warga, 79 Preman di Pekanbaru Diamankan, Polisi Sita Senjata Tajam hingga Pistol Mainan

Sering Palak Warga, 79 Preman di Pekanbaru Diamankan, Polisi Sita Senjata Tajam hingga Pistol Mainan

Regional
Kronologi Tabrakan Beruntun di Gunungkidul, Berawal dari Pecah Ban hingga 1 Orang Tewas

Kronologi Tabrakan Beruntun di Gunungkidul, Berawal dari Pecah Ban hingga 1 Orang Tewas

Regional
Tangkap dan Simpan Kukang di Rumah, Warga Riau Ditangkap Polisi

Tangkap dan Simpan Kukang di Rumah, Warga Riau Ditangkap Polisi

Regional
2 Restoran Disegel karena Langgar Prokes, Satpol PP: Kami Tak Segan Menindak Tegas

2 Restoran Disegel karena Langgar Prokes, Satpol PP: Kami Tak Segan Menindak Tegas

Regional
Hibur Pasien Covid-19, Kapolres dan Ketua DPRD Tegal Bernyanyi di Halaman Gedung Isolasi

Hibur Pasien Covid-19, Kapolres dan Ketua DPRD Tegal Bernyanyi di Halaman Gedung Isolasi

Regional
Picu Kerumunan, Holywings dan Bowery Semarang Disegel

Picu Kerumunan, Holywings dan Bowery Semarang Disegel

Regional
Pajero Pecah Ban Tabrak 3 Motor di Gunungkidul, 1 Orang Tewas

Pajero Pecah Ban Tabrak 3 Motor di Gunungkidul, 1 Orang Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Juni 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X