Ratusan Pemudik Tujuan Sumbar, Madina dan Tapsel Memadati Pul Bus ALS di Medan

Kompas.com - 04/05/2021, 21:34 WIB
Suasana di pool bus ALS di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Selasa (4/5/2021). Hari ini adalah keberangkatan terakhir 500 penumpang dari Medan menuju Sumbar, Madina dan Tapsel sebelum masuk hari larangan mudik lebaran 2021 pada 6 - 17 Mei 2021. Sebanyak 500 penumpang itu akan diangkut dengan 15 unit bus. KOMPAS.COM/DEWANTOROSuasana di pool bus ALS di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Selasa (4/5/2021). Hari ini adalah keberangkatan terakhir 500 penumpang dari Medan menuju Sumbar, Madina dan Tapsel sebelum masuk hari larangan mudik lebaran 2021 pada 6 - 17 Mei 2021. Sebanyak 500 penumpang itu akan diangkut dengan 15 unit bus.

Dia menambahkan, untuk penumpang dari Jawa sebelum Lebaran, biasanya lonjakan dari Jakarta dengan tujuan Sumatera Utara.

Kemudian setelah Lebaran, lonjakan itu terjadi dari Sumut dengan tujuan Jakarta dan wilayah lain di Pulau Jawa.

Pada Minggu kemarin, pihaknya memberangkatkan 60 orang dengan 2 unit armada menuju Jawa.

"Kita setop operasi dari 6-17 Mei dan akan operasi 18 Mei 2021. Sopir terpaksa diistirahatkan. Kita pun dalam kondisi sulit," kata Alwi.

Alwi berharap agar pandemi Covid-19 segera berlalu dan ekonomi kembali normal.

"Harga tiket kita normal. Syarat keberangkatan, harus ikuti pakai masker, hand sanitizer (protokol kesehatan) dan wajib untuk bawa surat kesehatan atau rapid test," kata dia.

Pantauan di lapangan, pemudik memadati ruang lobi hingga parkiran bus yang hendak berangkat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para penumpang itu mulai dari bayi, remaja, dewasa hingga warga lanjut usia.

Selain padatnya penumpang, barang-barang bawaan juga banyak berjejer di samping bus.

"Di sini armada ada 280 unit. Jumlah sopir 280 dikalikan 2, lalu ditambah tambah 2 kernet. Ini 500 penumpang akan diberangkatkan dengan 15 unit bus. Setelah sampai di tujuan, bus akan tetap di sana dan beroperasi kembali pada 18 Mei," kata Alwi.

Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan larangan mudik Lebaran mulai 6-17 Mei 2021.

Warga dilarang mudik atau bepergian ke luar kota pada periode tersebut guna meminimalisasi penularan Covid-19. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Uang Hasil Mengayuh Becak Dicuri, Suroto Menangis Sampai Berguling di Jalanan

Uang Hasil Mengayuh Becak Dicuri, Suroto Menangis Sampai Berguling di Jalanan

Regional
Listrik 266 Rumah di Pinrang Masih Padam akibat Angin Kencang

Listrik 266 Rumah di Pinrang Masih Padam akibat Angin Kencang

Regional
Diduga Depresi Tak Lolos PPPK, Guru Honorer di Lombok Tengah Tewas Gantung Diri

Diduga Depresi Tak Lolos PPPK, Guru Honorer di Lombok Tengah Tewas Gantung Diri

Regional
Suami Bunuh Istri Siri di Surabaya, Diduga Cemburu karena Sering Main TikTok

Suami Bunuh Istri Siri di Surabaya, Diduga Cemburu karena Sering Main TikTok

Regional
Begal Bersenjata Api Muncul dari Semak-semak, lalu Rampas Motor Wartawan di Lampung

Begal Bersenjata Api Muncul dari Semak-semak, lalu Rampas Motor Wartawan di Lampung

Regional
Seorang Anak Bunuh Ayah secara Sadis, Ibunya Dianiaya hingga Sekarat

Seorang Anak Bunuh Ayah secara Sadis, Ibunya Dianiaya hingga Sekarat

Regional
Detik-detik Puluhan Siswa Terseret Arus Sungai Cileuer, Warga: Kami Teriak-teriak Jangan Nyebrang, Batunya Licin

Detik-detik Puluhan Siswa Terseret Arus Sungai Cileuer, Warga: Kami Teriak-teriak Jangan Nyebrang, Batunya Licin

Regional
Solar Mulai Langka, DPRD Sulut Minta Pemprov Cari Solusi, Sekda: Perlu Ditelusuri

Solar Mulai Langka, DPRD Sulut Minta Pemprov Cari Solusi, Sekda: Perlu Ditelusuri

Regional
Seorang Polisi Dianiaya Pemuda Mabuk, Begini Kronologinya

Seorang Polisi Dianiaya Pemuda Mabuk, Begini Kronologinya

Regional
Faisal Selamat dari Tragedi Susur Sungai, Tak Dibekali Alat Pengaman, Mengaku Ditolong Perempuan Berkerudung

Faisal Selamat dari Tragedi Susur Sungai, Tak Dibekali Alat Pengaman, Mengaku Ditolong Perempuan Berkerudung

Regional
Kaki Ganjar Pranowo Dibasuh oleh Tetua Suku Tobelo, Apa Artinya?

Kaki Ganjar Pranowo Dibasuh oleh Tetua Suku Tobelo, Apa Artinya?

Regional
Sebelum Meninggal Susur Sungai, Dea Minta Foto dengan Keluarga, Ini Cerita Sang Ayah

Sebelum Meninggal Susur Sungai, Dea Minta Foto dengan Keluarga, Ini Cerita Sang Ayah

Regional
Tutup Selama PPKM, Ini Cara 'Lembang Park and Zoo' Bertahan di Tengah Pandemi

Tutup Selama PPKM, Ini Cara "Lembang Park and Zoo" Bertahan di Tengah Pandemi

Regional
Kebun Binatang di Jateng dan DIY Buka Donasi untuk Pakan Satwa

Kebun Binatang di Jateng dan DIY Buka Donasi untuk Pakan Satwa

Regional
Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak Digerebek, Beroperasi Sejak Desember 2020, Perputaran Uangnya Mencapai Rp 3,25 M

Kantor Pinjol Ilegal di Pontianak Digerebek, Beroperasi Sejak Desember 2020, Perputaran Uangnya Mencapai Rp 3,25 M

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.