Tiba di Pelabuhan Kota Tegal, Ratusan Nelayan Diperiksa dengan Tes Cepat Antigen

Kompas.com - 04/05/2021, 20:24 WIB
Seorang nelayan menjalani pemeriksaan antigen oleh Tim Dokkes Polres Tegal Kota dan Dinas Kesehatan di Pelabuhan Pelindo Tegal, Selasa (4/5/2021). Tresno Setiadi/kompas.comSeorang nelayan menjalani pemeriksaan antigen oleh Tim Dokkes Polres Tegal Kota dan Dinas Kesehatan di Pelabuhan Pelindo Tegal, Selasa (4/5/2021).

TEGAL, KOMPAS.com - Ratusan nelayan yang baru datang melaut di Pelabuhan Pelindo III Tegal, Jawa Tengah menjalani pemeriksaan dengan tes cepat antigen, Selasa (4/5/2021).

Pemeriksaan dilakukan tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Kepolisian Resor Tegal Kota bersama Dinas Kesehatan Kota Tegal.

Kapolres AKBP Rita Wulandari mengatakan, nelayan wajib menjalani pemeriksaan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Ada sekitar 400 kapal nelayan bersandar di pelabuhan. Mereka akan diperiksa untuk mengetahui apakah ada yang terindikasi positif Covid-19 atau tidak," kata Rita, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Sempat Terombang-ambing 2 Hari, Nelayan di Tarakan Ditemukan Selamat

Disampaikan Rita, pemeriksaan tidak hanya bagi nelayan yang baru datang melaut, namun juga yang beraktivitas sehari-hari di pelabuhan.

Sementara jika ada yang ditemukan positif, maka akan diminta menjalani karantina di Rusunawa Tegalsari yang telah disiapkan Pemkot Tegal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rita menjelaskan, upaya tersebut merupakan bagian dari tindakan penyekatan larangan mudik yang akan berlangsung mulai 6 Mei 2021.

"Karena nelayan jalur laut, maka upaya kami adalah pemeriksaan. Hingga siang sudah sekitar 150-an nelayan dan hasilnya negatif. Semoga sisanya sama, negatif," kata Rita.

Baca juga: Terjaring Razia, 8 Travel Gelap di Tegal Diamankan 14 Hari Agar Tidak Angkut Pemudik

Pemeriksaan akan digelar secara masif. Tidak hanya di pelabuhan Pelindo, tapi di pelabuhan lainnya di Kota Tegal.

"Pemeriksaan akan dilaksanakan terus menerus. Tidak hanya sampling. Saya tidak mau warga yang sudah terjaga jangan sampai terpapar dari yang misalnya pulang membawa Covid-19," ujar Rita.

Selain di kawasan pelabuhan, Rita juga mengetatkan pemudik yang baru datang dari luar Kota melalui jalur darat.

"Pemudik yang baru pulang juga akan kita swab. Memanfaatkan posko PPKM Mikro dengan perangkatnya. Akan terus update data, yang baru datang wajib testing," imbuhnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Malam Ini, Dua Ruas Jalan di Palembang Disekat untuk Kurangi Mobilitas Warga

Regional
Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Kasus Covid-19 Tak Kunjung Turun, Plt Wali Kota Tasikmalaya akan Perluas Daerah Penyekatan

Regional
Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Pegawai Pemprov Jateng Dilarang Lakukan Perjalanan Dinas, Diminta Optimalkan Teknologi Saat Bertugas

Regional
Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Darurat, Ganjar Minta RS di Jateng Perbaiki SOP Pengadaan Oksigen

Regional
Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Sudah 79 Pasien Covid-19 dari Klaster Hajatan di Madiun Dinyatakan Sembuh

Regional
Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Cerita Petugas Makamkan 17 Jenazah Covid-19 di Semarang: Kami Istirahat Hanya Merokok Sebatang

Regional
Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Penjelasan Bank Jateng Cabang Wonogiri soal 7 Pegawainya Terinfeksi Covid-19

Regional
Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Ibu Hamil di Kupang yang Ditemukan Tewas Tergantung Ternyata Dibunuh Suaminya

Regional
Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Dikepung Zona Merah, Tempat Wisata di Kota Tegal Tutup Setiap Hari Minggu

Regional
Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Tingkatkan Kewaspadaan Warga Lamongan, BKSDA Pasang Peringatan di Lokasi Munculnya Buaya

Regional
Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Suami Istri di Palembang Ini Aniaya Tetangga hingga Korban Kritis

Regional
Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Sempat Bertemu Guru di Sekolah, Belasan Siswa SD Positif Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Terungkap, Ini Motif Suami Bunuh Istrinya yang Hamil 7 Bulan lalu Kubur Jasad Korban di Septic Tank Depan Rumah

Regional
Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Diduga Korupsi, Mantan Asisten II dan Kadis Tanaman Pangan Lampung Ditahan

Regional
Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Seorang Ibu Hamil Positif Covid-19 Melarikan Diri Saat Dijemput Satgas, Kabur ke Semak Belukar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X