1.500 Pekerja Migran dari Brunei, Malaysia, dan Singapura Pulang ke Jatim, 4 Positif Covid-19

Kompas.com - 03/05/2021, 15:20 WIB
Sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Malaysia menjalani Rapid Test saat tiba di kedatangan Internasional Terminal 2 Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/4/2020). ANTARA FOTO/UMARUL FARUQSejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Malaysia menjalani Rapid Test saat tiba di kedatangan Internasional Terminal 2 Bandara Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (7/4/2020).

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebanyak 1.500 Pekerja Migran Indonesia (PMI) tiba di Jawa Timur, melalui pintu masuk Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Senin (3/5/2021).

Dari 1.500 PMI tersebut, 907 di antaranya telah menjalani tes swab PCR. Sementara 593 PMI lainnya masih menunggu giliran untuk dites swab.

Kepala Pelaksana Relawan Rumah Sakit Lapangan Indrapura (RSLI) Surabaya Radian Jadid mengatakan, ribuan PMI itu berasal dari tiga negara di Asia Tenggara.

"Dari Brunei, Malaysia, dan Singapura," kata Jadid saat dihubungi, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Satgas Covid-19 Blitar Jemput Sejumlah PMI yang Telanjur Pulang ke Rumah

4 positif Covid-19

Ilustrasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Peneliti kembali buktikan efek virus corona pada otak yang dapat menyebabkan efek kognitif, kabut otak hingga kelelahan.(SHUTTERSTOCK/creativeneko)KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL Ilustrasi virus corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. Peneliti kembali buktikan efek virus corona pada otak yang dapat menyebabkan efek kognitif, kabut otak hingga kelelahan.(SHUTTERSTOCK/creativeneko)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia menuturkan, tim telah mengadakan rapat untuk mengoordinasikan penanganan pekerja migran Indonesia (PMI) yang mudik ke Jawa Timur (Jatim) pada hari ini.

Rapat tersebut sudah menghasilkan sejumlah data dari Satgas Penanganan PMI Jatim.

Dari 907 PMI yang telah melakukan tes swab, empat di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19 dan menjalani perawatan di RSLI Surabaya.

Keempat PMI itu berasal dari negeri jiran, Malaysia. Keempatnya kini dirawat di ruang isolasi berbeda.

"Tiga laki-laki, satu perempuan," kata dia.

Baca juga: Penyelundupan 80.000 Benih Lobster Senilai Rp 8 Miliar Digagalkan di Bandara Juanda

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Perusak Ambulans Saat Antar Jenazah Covid-19 Ditangkap, Ini Perannya

Dua Perusak Ambulans Saat Antar Jenazah Covid-19 Ditangkap, Ini Perannya

Regional
Stok Vaksin di Jabar Hampir Habis, Kini Menunggu Gerak Cepat Pemerintah Pusat

Stok Vaksin di Jabar Hampir Habis, Kini Menunggu Gerak Cepat Pemerintah Pusat

Regional
Nakes di Medan Mulai Disuntik Vaksin Dosis Ketiga, Pakai Moderna dari AS

Nakes di Medan Mulai Disuntik Vaksin Dosis Ketiga, Pakai Moderna dari AS

Regional
Penyebar Wafer Berisi Silet dan Staples Ditangkap, Motifnya Tolak Bala

Penyebar Wafer Berisi Silet dan Staples Ditangkap, Motifnya Tolak Bala

Regional
Usai Gratiskan Hotelnya untuk Warga Isoman, YouTuber Ini Kembali Sumbang 150 Peti Mati

Usai Gratiskan Hotelnya untuk Warga Isoman, YouTuber Ini Kembali Sumbang 150 Peti Mati

Regional
Ada Warganya Barter Sepatu dengan Susu, Gibran: Jangan Nunggu Viral...

Ada Warganya Barter Sepatu dengan Susu, Gibran: Jangan Nunggu Viral...

Regional
BOR dan Kasus Kematian Covid-19 Tinggi, Pemkot Pontianak Tetap Berlakukan PPKM Level 4

BOR dan Kasus Kematian Covid-19 Tinggi, Pemkot Pontianak Tetap Berlakukan PPKM Level 4

Regional
PPKM Diperpanjang, Pelaku Usaha: Kami Pilih Kibarkan Bendera Kuning, Artinya Bisa Mati Kapan Saja...

PPKM Diperpanjang, Pelaku Usaha: Kami Pilih Kibarkan Bendera Kuning, Artinya Bisa Mati Kapan Saja...

Regional
Mobil yang Disewa Kehabisan Bensin, Suami Istri Ini Malah Begal Taksi Online

Mobil yang Disewa Kehabisan Bensin, Suami Istri Ini Malah Begal Taksi Online

Regional
Gedung PGRI dan Sekolah di Wonogiri Dijadikan Tempat Perawatan untuk Warga Isoman

Gedung PGRI dan Sekolah di Wonogiri Dijadikan Tempat Perawatan untuk Warga Isoman

Regional
Terlilit Utang karena Pandemi, Sejumlah Pengusaha Malioboro Jual Toko hingga Pecat Karyawan

Terlilit Utang karena Pandemi, Sejumlah Pengusaha Malioboro Jual Toko hingga Pecat Karyawan

Regional
PPKM di Karawang Turun Jadi Level 3, Makan di Warung Boleh sampai 30 Menit

PPKM di Karawang Turun Jadi Level 3, Makan di Warung Boleh sampai 30 Menit

Regional
PPKM Level 4, Kebun Binatang Surabaya Buka Kunjungan Virtual

PPKM Level 4, Kebun Binatang Surabaya Buka Kunjungan Virtual

Regional
Fakta Meninggalnya Bupati Seram Barat, Positif Covid-19, Keluarga Tolak Pemakaman Prokes

Fakta Meninggalnya Bupati Seram Barat, Positif Covid-19, Keluarga Tolak Pemakaman Prokes

Regional
Melarikan Diri dari RS, Pasien Covid-19 di Bantul Ditemukan Tewas di Kolam Ikan

Melarikan Diri dari RS, Pasien Covid-19 di Bantul Ditemukan Tewas di Kolam Ikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X