Video Mesum Siswi SMA di NTT Tersebar, Korban Mengaku Dicabuli 8 Kali dan Diancam

Kompas.com - 02/05/2021, 17:08 WIB
Ilustrasi video asusila. KOMPAS.com/M WISMABRATAIlustrasi video asusila.

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Resor Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), membekuk pria berinisial RIB (27) karena dilaporkan mencabuli siswi SMA berinisal SB (17).

Kapolres Alor, AKBP Agustinus Christimast, mengatakan, kasus pencabulan anak di bawah umur itu terungkap, saat video mesum RIB dan SB tersebar.

"Kasus itu dilaporkan orangtua SB sehingga kita langsung periksa semua saksi, termasuk korban dan pelaku," ungkap Agustinus kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Minggu (2/5/2021) petang.

Kejadian itu kata Agustinus, bermula ketika pelaku RIB, mengajak korban ke pantai di wilayah Pulau Pantar pada Bulan November 2020 lalu.

Baca juga: Siswi SMA Dicabuli, Foto Bugilnya Disebar

Tiba di pantai, pelaku memaksa dan menyetubuhi korban.

Usai menyetubuhi korban, pelaku kemudian foto dan merekam adegan mesum keduanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Foto dan video itu, digunakan pelaku untuk mengancam korban. Pelaku mengancam korban untuk selalu berhubungan badan bila dibutuhkan.

"Korban disetubuhi pelaku sebanyak delapan kali sejak Bulan November 2020 lalu," ungkap Agustinus.

"Foto dan video hubungan badan keduanya juga dijadikan untuk ancaman apabila korban tidak bersetubuh dengan pelaku," sambung Agustinus.

Baca juga: Seorang Petani Perkosa Siswi SMA hingga Hamil 6 Bulan, Begini Awal Kejadiannya

Rekaman video mesum keduanya akhirnya diketahui oleh seorang teman korban berinisial MW.

Menurut Agustinus, MW mendapat kirimkan video dari orang yang tak dikenal. Bukan hanya MW, video mereka juga sampai ke keluarga korban.

Karena tak terima, keluarga korban lalu melaporkan kasus itu ke Mapolres Alor untuk proses hukum lebih lanjut.

Usai menerima laporan, polisi kemudian bergerak cepat dan menangkap pelaku di kediamannya.

"Pelaku sudah kita tahan dan masih dalam penyidikan secara intensif," kata Agustinus. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

26 Naskah Pidato Bung Karno Saat Terima Gelar Doktor Honoris Causa Dikumpulkan, Ini Tujuannya

26 Naskah Pidato Bung Karno Saat Terima Gelar Doktor Honoris Causa Dikumpulkan, Ini Tujuannya

Regional
652 Karyawan PT Dua Kelinci di Pati Positif Covid-19

652 Karyawan PT Dua Kelinci di Pati Positif Covid-19

Regional
Ricuh Saat Penyekatan di Suramadu, Wakapolda: Sabar, Ini untuk Menyelamatkan Kita Semua

Ricuh Saat Penyekatan di Suramadu, Wakapolda: Sabar, Ini untuk Menyelamatkan Kita Semua

Regional
Cerita Korban Serangan Monyet di Medan, Warga: Cucu Saya Digigit, Demam dan Kakinya Bengkak

Cerita Korban Serangan Monyet di Medan, Warga: Cucu Saya Digigit, Demam dan Kakinya Bengkak

Regional
2 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala Satpol PP Blora: Saya Perintahkan untuk Isolasi Mandiri

2 Pegawainya Positif Covid-19, Kepala Satpol PP Blora: Saya Perintahkan untuk Isolasi Mandiri

Regional
Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak, Susuri Longsoran demi Ikut Vaksinasi, Sampai di Puskesmas Vaksin Habis...

Cerita Penyintas Bencana Tanah Bergerak, Susuri Longsoran demi Ikut Vaksinasi, Sampai di Puskesmas Vaksin Habis...

Regional
Status Tsunami Sudah Dicabut, Bupati Maluku Tengah Ajak Pengungsi Kembali ke Rumah

Status Tsunami Sudah Dicabut, Bupati Maluku Tengah Ajak Pengungsi Kembali ke Rumah

Regional
BNN Bali Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Ganja, Dikendalikan Jaringan Lapas Kerobokan

BNN Bali Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Ganja, Dikendalikan Jaringan Lapas Kerobokan

Regional
2 Terduga Teroris di Tasikmalaya, Salah Satunya Bekerja di RS

2 Terduga Teroris di Tasikmalaya, Salah Satunya Bekerja di RS

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 18 Juni 2021

Regional
Sempat Serang 7 Warga di Medan, Seekor Monyet Ditembak Mati

Sempat Serang 7 Warga di Medan, Seekor Monyet Ditembak Mati

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 18 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 18 Juni 2021

Regional
Trik Okta Lolos Tes CPNS Berbasis CAT, Pakai 3 Aplikasi 'Timer' agar Bisa Jawab Soal dengan Cepat

Trik Okta Lolos Tes CPNS Berbasis CAT, Pakai 3 Aplikasi "Timer" agar Bisa Jawab Soal dengan Cepat

Regional
Rektor Unipar Jember Mengundurkan Diri Usai Dilaporkan Lecehkan Dosen

Rektor Unipar Jember Mengundurkan Diri Usai Dilaporkan Lecehkan Dosen

Regional
Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Kota Tasikmalaya

Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Kota Tasikmalaya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X