Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/05/2021, 10:58 WIB

SOLO, KOMPAS.com - Lurah Gajahan S akan dibebastugaskan karena diduga terseret praktik pungutan liar (pungli) bermodus permohonan sedekah dan zakat fitrah.

"Hari Senin (besok) dibebastugaskan," kata Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka seusai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional 2021 di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Minggu (2/5/2021).

Selain itu, lurah S juga akan diproses sesuai aturan yang berlaku oleh inspektorat dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD).

Baca juga: Geram Anak Buahnya Diduga Terlibat Pungli, Gibran: Sudah Tidak Pantas Jadi Lurah Lagi

Terkait uang sumbangan permohonan sedekah dan zakat yang sudah terkumpul rencananya hari ini akan dikembalikan.

Sebab, warga yang dimintai sumbangam tersebut sebagian besar adalah pengusaha dan pemilik toko yang ada di Kelurahan Gajahan.

"Hari ini nanti nunggu tokonya buka dulu. Saya, Pak Camat dan Pak Lurahnya akan mengembalikan uangnya satu persatu sejumlah Rp 11,5 juta. Kita kembalikan semua ke pengusaha, pemilik pemilik toko ya beberapa pokoknya di area-area Gajahan kita kembalikan semua," terangnya.

Pihaknya tidak ingin permintaan sumbangan tersebut mengatasnamakan tradisi.

"Jangan mengatasnamakan tradisi. Kita itu ASN ya di Kota Solo ya harus membiasakan yang benar bukan membenarkan yang sudah biasa. Itu harus digaris bawahi bukan masalah tradisi atau apa itu ada aturannya," sebut Gibran.

Baca juga: Lurah Diduga Lakukan Pungli Zakat Belasan Juta, Gibran Minta Maaf: Jika Terbukti Salah Saya Copot

Sebelumnya diberitakan, Lurah Gajahan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo berinisial S diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) dengan modus permohonan sedekah dan zakat fitrah hingga terkumpul belasan juta rupiah.

Dugaan pungutan liar itu mencuat setelah warga mengeluhkan hal tersebut.

Mereka diminta memberikan sedekah dan zakat fitrah oleh linmas yang membawa surat bertanda tangan lurah.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tersangka Korupsi E-KTP di Seram Bagian Barat Diserahkan ke Kejaksaan

Tersangka Korupsi E-KTP di Seram Bagian Barat Diserahkan ke Kejaksaan

Regional
Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD Minta Satpol PP Selidiki Secara Terbuka

Dugaan Penyiksaan Manusia Silver di Lampung, Ketua DPRD Minta Satpol PP Selidiki Secara Terbuka

Regional
Pulang Bertani, Wagiyem Tewas Tersambar Kereta Api di Grobogan

Pulang Bertani, Wagiyem Tewas Tersambar Kereta Api di Grobogan

Regional
Cabuli Anak 13 Tahun, 2 Pria di Pekanbaru Ditangkap

Cabuli Anak 13 Tahun, 2 Pria di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Odong-odong Bikin Awak Mikro Bus di Banyumas Gelar Aksi Mogok

Odong-odong Bikin Awak Mikro Bus di Banyumas Gelar Aksi Mogok

Regional
Melihat Tradisi Murok Jerami di Bangka Belitung yang Dukung Ketahanan Pangan Desa

Melihat Tradisi Murok Jerami di Bangka Belitung yang Dukung Ketahanan Pangan Desa

Regional
Diupah Rp 9 Juta, Residivis Asal Garut Selundupkan 30 Kg Ganja dari Medan, Ditangkap di Palembang

Diupah Rp 9 Juta, Residivis Asal Garut Selundupkan 30 Kg Ganja dari Medan, Ditangkap di Palembang

Regional
30 Anggota Keluar dari Jamaah Islamiyah, Nyatakan Ikrar Setia kepada NKRI

30 Anggota Keluar dari Jamaah Islamiyah, Nyatakan Ikrar Setia kepada NKRI

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 30 Januari 2023

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 30 Januari 2023

Regional
Warga Sorong Temukan Plastik Bertuliskan 'Thank You', Ternyata Berisi Mayat Bayi

Warga Sorong Temukan Plastik Bertuliskan "Thank You", Ternyata Berisi Mayat Bayi

Regional
Detik-detik Evakuasi Sartini yang Lahirkan Bayi di Jalur Pendakian Gunung Slamet

Detik-detik Evakuasi Sartini yang Lahirkan Bayi di Jalur Pendakian Gunung Slamet

Regional
Tersangkut Dugaan Korupsi, Kini Dikelola Perusahaan Daerah PT Rumah Sakit Arun Medica

Tersangkut Dugaan Korupsi, Kini Dikelola Perusahaan Daerah PT Rumah Sakit Arun Medica

Regional
Lewat Jalur Cemoro Sewu, Pendaki Asal Madiun Ternyata Tak Punya Izin Naik ke Gunung Lawu hingga Ditemukan Tewas

Lewat Jalur Cemoro Sewu, Pendaki Asal Madiun Ternyata Tak Punya Izin Naik ke Gunung Lawu hingga Ditemukan Tewas

Regional
Dikurung Suami Bersama 4 Anak, Istri di Lampung Pilih Berdamai dan Cerai

Dikurung Suami Bersama 4 Anak, Istri di Lampung Pilih Berdamai dan Cerai

Regional
Tinggal Melebihi Batas Waktu di Indonesia, Perempuan Asal Timor Leste Dideportasi

Tinggal Melebihi Batas Waktu di Indonesia, Perempuan Asal Timor Leste Dideportasi

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.