Pencarian Korban Longsor PLTA Batang Toru Memasuki Hari Kedua, Anjing Pelacak Dikerahkan

Kompas.com - 01/05/2021, 21:19 WIB
Tim SAR gabungan melakukan proses evakuasi dan pencarian, korban bencana longsor di areal proyek pembangunan PLTA Batang Toru, di Kelurahan Wek I, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Jumat (30/4/2021). dikabarkan 12 orang tertimbun, dan baru 3 korban yang berhasil ditemukan. handoutTim SAR gabungan melakukan proses evakuasi dan pencarian, korban bencana longsor di areal proyek pembangunan PLTA Batang Toru, di Kelurahan Wek I, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Jumat (30/4/2021). dikabarkan 12 orang tertimbun, dan baru 3 korban yang berhasil ditemukan.

TAPANULI SELATAN, KOMPAS.com- Proses evakuasi dan pencarian korban longsor di area proyek pembangunan PLTA Batang Toru masih terus berlanjut.

Hingga Sabtu (1/5/2021) sore, atau hari kedua pencarian, belum ada korban tambahan yang ditemukan.

"Hari ini menjadi hari kedua proses pencarian dan evakuasi korban longsor, dan hingga saat ini belum ada korban tambahan yang ditemukan," ungkap Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapsel, Umar Halomoan Daulay saat ditemui di Posko Bencana Longsor PLTA Batang Toru di Kantor Kecamatan Marancar, Sabtu sore.

Baca juga: Longsor PLTA Batang Toru Tapanuli Selatan, Ditemukan 3 Jasad dan Potongan Tubuh

Anjing pelacak diterjunkan

Ilustrasi anjing pelacakKOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Ilustrasi anjing pelacak
Umar mengatakan, untuk memaksimalkan pencarian, pihaknya sudah dibantu sejumlah personel gabungan dari Basarnas Medan, BPBD Provinsi Sumut, Brimob, Polri dan TNI setempat.

"Ada juga tim K-9 dari Samapta Polda Sumut yang juga sudah turun ke lokasi dan melakukan pencarian. Ditambah lagi dukungan tambahan alat-alat berat," kata Umar.

Umar menyampaikan, sesuai SOP, proses pencarian dan evakuasi akan berlangsung selama satu pekan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sesuai SOP akan kita lakukan selama 7 hari. Dan kita bersama seluruh stakeholder penanggulangan bencana, terus berupaya menemukan dan mencari korban," ucap Umar.

Baca juga: Jasad yang Ditemukan di Lokasi Longsor Proyek PLTA Batang Toru Teridentifikasi Wanita dan 2 Anak

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Malang Hanya Tersisa Separuh

Ketersediaan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Kota Malang Hanya Tersisa Separuh

Regional
Cerita AS Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Diamankan Polisi karena Dianggap Memprovokasi

Cerita AS Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19, Diamankan Polisi karena Dianggap Memprovokasi

Regional
10 Orang di Madiun Positif Covid-19, Bermula Satu Warga Sakit Sepulang dari Surabaya

10 Orang di Madiun Positif Covid-19, Bermula Satu Warga Sakit Sepulang dari Surabaya

Regional
Jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 50, Aktivitas Malam Minggu di Makassar Dihentikan

Jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 50, Aktivitas Malam Minggu di Makassar Dihentikan

Regional
Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Pengakuan Komplotan Spesialis Pencuri Anjing di Papua, Semalam Dapat 7 Ekor dan Raup Uang Jutaan

Regional
Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Sambil Menangis, Spesialis Pencuri Anjing di Papua: Saya Malu Sama Orangtua

Regional
Sejumlah Bupati di Jabar ke Bali Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Ini Kata Ridwan Kamil

Sejumlah Bupati di Jabar ke Bali Saat Kasus Covid-19 Tinggi, Ini Kata Ridwan Kamil

Regional
Kepala Inspektorat Sikka, 2 Staf dan Sopir Positif Rapid Antigen

Kepala Inspektorat Sikka, 2 Staf dan Sopir Positif Rapid Antigen

Regional
Bupati Madiun Berikan Kewenangan Camat dan Kades Larang Hajatan, Ini Penyebabnya

Bupati Madiun Berikan Kewenangan Camat dan Kades Larang Hajatan, Ini Penyebabnya

Regional
Jadi Korban Pelecehan Rektor, Dosen di Jember Kirim Pesan WA Secara Acak: Tolong Saya Pak...

Jadi Korban Pelecehan Rektor, Dosen di Jember Kirim Pesan WA Secara Acak: Tolong Saya Pak...

Regional
Penjelasan Lengkap Duta Besar Timor Leste soal 20 ABK WNI Telantar di Kapal Tanker MT Ocean Star

Penjelasan Lengkap Duta Besar Timor Leste soal 20 ABK WNI Telantar di Kapal Tanker MT Ocean Star

Regional
Tempat Karaoke Diam-diam Buka Saat PPKM, Pengunjung Masuk lewat Pintu Belakang

Tempat Karaoke Diam-diam Buka Saat PPKM, Pengunjung Masuk lewat Pintu Belakang

Regional
Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Ditangkap, Dianggap Cederai Perjuangan Nakes

Pemuda yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid Ditangkap, Dianggap Cederai Perjuangan Nakes

Regional
Dukung Jokowi 3 Periode, Warga NTT Deklarasi Komite Referendum Masa Jabatan Presiden

Dukung Jokowi 3 Periode, Warga NTT Deklarasi Komite Referendum Masa Jabatan Presiden

Regional
BOR Capai 91,34 Persen, Pemkot Semarang Buka RS Darurat Covid-19

BOR Capai 91,34 Persen, Pemkot Semarang Buka RS Darurat Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X