Gara-gara Unggah Kalimat Tak Pantas Tentang KRI Nanggala, Pria Ini Ketakutan dan Menyerahkan Diri

Kompas.com - 01/05/2021, 18:35 WIB
Pelaku inisial BN (50) warga Balikpapan saat menyerahkan diri di Satreskrim Polresta Balikpapan, Rabu (28/4/2021). TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTOPelaku inisial BN (50) warga Balikpapan saat menyerahkan diri di Satreskrim Polresta Balikpapan, Rabu (28/4/2021).
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - BN (50), warga Balikpapan, Kalimantan Timur, merasa ketakutan setelah mengunggah kalimat tak pantas tentang tenggelamnya KRI Nanggala-402 di media sosial.

Meskipun statusnya tersebut belum viral dan sudah dihapus, namun, BN berinisiatif untuk menyerahkan diri ke Pangkalan TNI AL atau Lanal Balikpapan, Selasa (27/4/2021).

Ketakutannya itu terjadi setelah BN mengetahui ada seseorang yang ditangkap petugas usai mengunggah kalimat tak pantas di medsos.

"Awalnya Lanal bingung juga kok menyerahkan diri. Komentar apa ini? Karena enggak ada screenshot (tangkapan layar) juga. Dia sudah hapus," terang Kasat Reskrim Polresta Balikpapan Kompol Rengga Puspo Saputro saat dihubungi Kompas.com, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Usai Unggah Kalimat Tak Pantas soal KRI Nanggala-402, Pria 50 Tahun di Balikpapan Menyerahkan Diri

Tapi karena yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya, oleh Lanal kemudian kasus tersebut diserahkan ke polisi.

Dari pemeriksaan yang dilakukan itu, BN mengaku membuat komentar tak pantas di medsos tersebut pada Sabtu (24/4/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dia (pelaku) bagikan berita hilangnya KRI Nanggala 402, lalu ditambahkan keterangan kira-kira begini bunyi, mungkin kapalnya dimakan hantu rimbah laut," ungkapnya.

Baca juga: Fakta 5 Anggota Polisi Pesta Narkoba di Hotel, Digerebek Propam dan Terancam Sanksi Pidana

Lantaran pelaku sudah mengakui kesalahan dan berjanji untuk tidak mengulanginya lagi, kasus tersebut akhirnya diselesaikan dengan cara mediasi dengan pihak Lanal.

"Kita atur mediasi aja. Jadi enggak semua harus pakai UU ITE. Kita lebih mengedepankan mediasi dulu," pungkas Rengga.

Penulis : Kontributor Samarinda, Zakarias Demon Daton | Editor : Dony Aprian



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi: Keluarga Bupati Yasin Payapo Menolak Pemakaman Sesuai Prokes

Polisi: Keluarga Bupati Yasin Payapo Menolak Pemakaman Sesuai Prokes

Regional
Sadis, Suami Diikat dan Sang Istri Dianiaya hingga Tewas oleh 9 Pelaku, Ini Ceritanya

Sadis, Suami Diikat dan Sang Istri Dianiaya hingga Tewas oleh 9 Pelaku, Ini Ceritanya

Regional
Jenazah Bupati Yasin Payapo Dibawa ke Rumah, Warga Beramai-ramai Datang Melayat

Jenazah Bupati Yasin Payapo Dibawa ke Rumah, Warga Beramai-ramai Datang Melayat

Regional
Keping Gamelan Kuno Ditemukan di Grobogan, Diduga Peninggalan Mataram

Keping Gamelan Kuno Ditemukan di Grobogan, Diduga Peninggalan Mataram

Regional
Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Regional
Jeritan PKL yang Tak Diberdayakan Bantu Warga Isoman di Madiun, Sepi Pembeli dan Berharap Bantuan

Jeritan PKL yang Tak Diberdayakan Bantu Warga Isoman di Madiun, Sepi Pembeli dan Berharap Bantuan

Regional
Polda Sumbar Larang Kegiatan Lomba dan Hiburan Selama HUT RI

Polda Sumbar Larang Kegiatan Lomba dan Hiburan Selama HUT RI

Regional
Bupati Yasin Payapo Meninggal Terpapar Covid-19, Jenazah Disemayamkan di Rumah Pribadi

Bupati Yasin Payapo Meninggal Terpapar Covid-19, Jenazah Disemayamkan di Rumah Pribadi

Regional
Gelombang Pasang Menghantam Pantai di Kebumen, Sejumlah Bangunan Rusak

Gelombang Pasang Menghantam Pantai di Kebumen, Sejumlah Bangunan Rusak

Regional
TPP Tenaga Kesehatan Dihapus, Ini Penjelasan Sekda Aceh Utara

TPP Tenaga Kesehatan Dihapus, Ini Penjelasan Sekda Aceh Utara

Regional
Senyum Warga Isoman Terima Makanan dari PKL: Ini Dukungan Moral untuk Cepat Sembuh...

Senyum Warga Isoman Terima Makanan dari PKL: Ini Dukungan Moral untuk Cepat Sembuh...

Regional
Tipu Muslihat Dukun Gadungan, Mengaku Bisa Obati Mata Rabun, Tapi Bawa Kabur Cincin Korbannya

Tipu Muslihat Dukun Gadungan, Mengaku Bisa Obati Mata Rabun, Tapi Bawa Kabur Cincin Korbannya

Regional
Bupati Yasin Payapo Meninggal akibat Covid-19, Semua Kontak Erat Akan Dites

Bupati Yasin Payapo Meninggal akibat Covid-19, Semua Kontak Erat Akan Dites

Regional
Bobol M-Banking Rp 1,4 Miliar, Pegawai Bank di Bali Divonis 5 Tahun Penjara

Bobol M-Banking Rp 1,4 Miliar, Pegawai Bank di Bali Divonis 5 Tahun Penjara

Regional
Dituding Kirim Guna-guna, Pasutri Ini Dianiaya secara Sadis oleh 9 Orang, Sang Istri Tewas, Ini Kronologinya

Dituding Kirim Guna-guna, Pasutri Ini Dianiaya secara Sadis oleh 9 Orang, Sang Istri Tewas, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X