Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin Makin Marak dan Meresahkan, 290 Sumur Ditutup

Kompas.com - 28/04/2021, 07:13 WIB
Penambangan minyak ilegal yang berada di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan ditutup pihak kepolisian setempat, rabu (28/4/2021). KOMPAS.COM/AJI YULIANTO KASRIADI PUTRAPenambangan minyak ilegal yang berada di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan ditutup pihak kepolisian setempat, rabu (28/4/2021).

MUSI BANYUASIN, KOMPAS.com - Sebanyak 290 sumur minyak ilegal yang berada di Desa Pangkalan Bayat, Desa Sako Besar, Lubuk Kumpo, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan ditutup pihak kepolisian setempat lantaran aktivitas tersebut dinilai semakin meresahkan.

Kepala Polisi Resor (Kapolres) Muba Ajun Komisaris (AKBP) Erlintang Jaya mengatakan, sumur minyak ilegal yang ada di kawasan tersebut semakin marak, terus bermunculan sejak dua tahun terakhir.

Para penambang minyak ilegal itu menurut Erlintang, masuk ke kawasan lahan konsesi milik perusahaan dan mendirikan sebuah pondok serta melakukan pengeboran secara ilegal.

"Sumur yang mereka buat ini produktif semua, ini sudah terlalu marak dan beberapa kali kejadian terbakar sehingga harus ditertibkan," kata Erlintang melalui sambungan telepon, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Sumur Minyak Ilegal Berkali-kali Meledak, Kali Ini 2 Penambang Terbakar

Penertiban sumur minyak ilegal tersebut telah berlangsung selama dua hari.  Dalam satu lokasi, terdapat lebih dari 10 sumur bor milik warga yang dikerjakan secara perseorangan.

Erlintang menyebut, proses penutupan sumur minyak ilegal itu telah lebih dulu disosialisasikan kepada pemilik untuk mengantisipasi adanya gesekan yang dapat menimbulkan konflik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Ada sekitar 290 sumur yang nanti ditutup, sekarang masih berjalan dan sudah dua hari. Kita menggunakan alat berat untuk menutup sumur tersebut, sementara pipa yang digunakan untuk menyedot minyak kita rusak agar tak lagi bisa digunakan," ujarnya.

Baca juga: Razia Gabungan, Petugas Rusak Puluhan Sumur Minyak Ilegal di Muaro Jambi

Hasil penyedotan minyak mentah ilegal ini biasanya akan dijual kepada seorang pengepul. Setelah itu, minyak akan kembali diolah dengan cara tradisional oleh warga untuk dijadikan solar, premium hingga pertalite.

"Minyak ini diangkut menggunakan mobil, dijual dimana itu masih kita belum tahu. Pengakuan mereka ini sehari bisa dua sampai tiga drum minyak mentah yang disedot. Kemudian dijual lagi," jelasnya.

Baca juga: 290 Sumur Minyak Ilegal di Musi Banyuasin Ditutup, Polisi: Ada Pemodal Besar, Pekerja hanya Dimanfaatkan



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Juli 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Juli 2021

Regional
Kapolda NTT Ingatkan Anggotanya Tak Arogan Selama PPKM

Kapolda NTT Ingatkan Anggotanya Tak Arogan Selama PPKM

Regional
138 Warga Klaten Isoman di Rumah Dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan

138 Warga Klaten Isoman di Rumah Dipindahkan ke Asrama Haji Donohudan

Regional
Mulai Besok, Ada 5.000 Paket Antigen Gratis untuk Sopir Logistik di Pelabuhan Banyuwangi

Mulai Besok, Ada 5.000 Paket Antigen Gratis untuk Sopir Logistik di Pelabuhan Banyuwangi

Regional
Karhutla di Rokan Hilir Riau, Sudah Lima Hari Api Belum Padam

Karhutla di Rokan Hilir Riau, Sudah Lima Hari Api Belum Padam

Regional
Tambah 502, Sulut Kembali Catat Rekor Kasus Baru Covid-19 Sepanjang Pandemi

Tambah 502, Sulut Kembali Catat Rekor Kasus Baru Covid-19 Sepanjang Pandemi

Regional
Polisi: Video Viral Makan Nasi Liwet di Jalan Ternyata Syukuran PKL, Sambut PPKM Berakhir

Polisi: Video Viral Makan Nasi Liwet di Jalan Ternyata Syukuran PKL, Sambut PPKM Berakhir

Regional
Ikuti PPKM, Penutupan Bromo Tengger Semeru Diperpanjang

Ikuti PPKM, Penutupan Bromo Tengger Semeru Diperpanjang

Regional
Balita Tewas Dianiaya Ayahnya gara-gara Merengek Ingin Pipis, Saksi: Watak Pelaku Kasar, Sering Pukul Anak

Balita Tewas Dianiaya Ayahnya gara-gara Merengek Ingin Pipis, Saksi: Watak Pelaku Kasar, Sering Pukul Anak

Regional
Sopir Angkot Cabuli Anak Jurangan, Pelaku Ancam Aniaya Orangtua Korban

Sopir Angkot Cabuli Anak Jurangan, Pelaku Ancam Aniaya Orangtua Korban

Regional
Viral Video Warga Ambil Jenazah Pasien Covid-19 dari Puskesmas, Dibawa Pakai Pikap

Viral Video Warga Ambil Jenazah Pasien Covid-19 dari Puskesmas, Dibawa Pakai Pikap

Regional
Viral, Video Warga 'Ngaliwet' Bareng Tanpa Masker di Jalanan Saat PPKM Level 4, Polisi Turun Tangan

Viral, Video Warga "Ngaliwet" Bareng Tanpa Masker di Jalanan Saat PPKM Level 4, Polisi Turun Tangan

Regional
Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Diangkut Ambulans, Digagalkan Petugas Bea Cukai

Ratusan Ribu Batang Rokok Ilegal Diangkut Ambulans, Digagalkan Petugas Bea Cukai

Regional
Salatiga, Kota Terindah Jawa Tengah Era Hindia Belanda, Peringati Hari Jadi ke-1271

Salatiga, Kota Terindah Jawa Tengah Era Hindia Belanda, Peringati Hari Jadi ke-1271

Regional
Kasus Video Mata Ditusuk, Mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Diperiksa

Kasus Video Mata Ditusuk, Mantan Wakil Ketua DPRD Tapanuli Tengah Diperiksa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X