Bebas dari Penjara, Petinggi Sunda Empire Bikin Buku tentang Revolusi Dunia

Kompas.com - 27/04/2021, 20:04 WIB
Petinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sasana saat memberikan tanggapan terkait laporan Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo ke Polisi. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAPetinggi Sunda Empire Ki Ageng Rangga Sasana saat memberikan tanggapan terkait laporan Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo ke Polisi.

BANDUNG, KOMPAS.com - Para petinggi Sunda Empire, yakni Nasri Banks, Raden Ratna Ningrum dan Ki Ageng Ranggasasana, bebas dari penjara setelah mendapatkan asimilasi.

Kuasa hukum Sunda Empire, Erwin Syahruddin mengatakan, para petinggi Sunda Empire ini mendapatkan program asimilasi sejak tanggal 13 April 2021.

"Iya Sudah, dari 13 April dapat asimilasi," kata Erwin kepada Kompas.com yang dihubungi melalui pesan singkatnya, Selasa (27/4/2021).

Saat ini ketiga petinggi Sunda Empire tersebut menjalani asimilasi di rumahnya masing-masing.

Baca juga: Dapat Asimilasi, Para Petinggi Sunda Empire Bebas dari Penjara

 

Meski begitu, pihak Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandung tetap mengawasi ketiganya hingga mereka dinyatakan bebas bersyarat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menariknya, salah satu petinggi Sunda Empire, yakni Ranggasasana, memiliki rencana mencurahkan gagasannya secara tertulis untuk dibukukan.

"Buat buku, melakukan advokasi konsep sistem revolusi dunia, konsep tata negara, dan kemas lebih bernuansa kekinian," ujar Erwin.

Tak hanya itu, Rangga pun berencana membuat konten YouTube tentang gagasannya tersebut.

"Nanti kita akan buat YouTube yang menarik untuk menyebarkan gagasan tersebut. Sudah ada kerangka berpikirnya, Pak Rangga lagi buat draft-nya," ucapnya.

Seperti diketahui, Majelis Hakim memvonis tiga terdakwa petinggi Sunda Empire dua tahun penjara.

Baca juga: Tiga Petinggi Sunda Empire Tak Lagi Dipenjara, Ini Alasannya

Ketiganya dikenai Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 sebagaimana dalam dakwaan kesatu tentang tindakan menyiarkan berita bohong.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buaya Sepanjang 4 Meter Berkeliaran Dekat Perumahan di Muarojambi

Buaya Sepanjang 4 Meter Berkeliaran Dekat Perumahan di Muarojambi

Regional
Seorang Kurir di Sumsel Dibegal Saat Mengantar Paket, Korban Sempat Ditembak Dua Kali oleh Pelaku

Seorang Kurir di Sumsel Dibegal Saat Mengantar Paket, Korban Sempat Ditembak Dua Kali oleh Pelaku

Regional
Pemkab Sumba Timur Izinkan Belajar Tatap Muka di Kecamatan Berstatus Zona Hijau Covid-19

Pemkab Sumba Timur Izinkan Belajar Tatap Muka di Kecamatan Berstatus Zona Hijau Covid-19

Regional
53 Bangunan Rusak dan 55 KK Terdampak akibat Puting Beliung di Wajo

53 Bangunan Rusak dan 55 KK Terdampak akibat Puting Beliung di Wajo

Regional
Polisi Sebut Dokter di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Derita Gangguan Jiwa

Polisi Sebut Dokter di Semarang yang Campurkan Sperma ke Makanan Derita Gangguan Jiwa

Regional
Terdampak Ganjil Genap di Bandung, Ratusan Wisatawan Putar Balik

Terdampak Ganjil Genap di Bandung, Ratusan Wisatawan Putar Balik

Regional
6 Pelaku Ambil Paksa Jenazah Bidan Hamil 6 Bulan Positif Covid-19 Ditangkap Polisi

6 Pelaku Ambil Paksa Jenazah Bidan Hamil 6 Bulan Positif Covid-19 Ditangkap Polisi

Regional
Seorang Perempuan Asal Sumsel Ditemukan Tewas di Sawah, Jasadnya dalam Kondisi Tak Wajar

Seorang Perempuan Asal Sumsel Ditemukan Tewas di Sawah, Jasadnya dalam Kondisi Tak Wajar

Regional
30 Persen Warga Blitar Tak Hadiri Vaksinasi Dosis Kedua, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan

30 Persen Warga Blitar Tak Hadiri Vaksinasi Dosis Kedua, Begini Penjelasan Dinas Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 17 September 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 17 September 2021

Regional
Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Dugaan Fetish di Malang meski Terlapor Akui Perbuatannya

Polisi Belum Temukan Unsur Pidana Terkait Dugaan Fetish di Malang meski Terlapor Akui Perbuatannya

Regional
Video Viral Pemuda Curi Besi Penutup Gorong-gorong, Dinas PUPR Pamekasan: Sudah Tidak Terhitung yang Hilang

Video Viral Pemuda Curi Besi Penutup Gorong-gorong, Dinas PUPR Pamekasan: Sudah Tidak Terhitung yang Hilang

Regional
Viral, Video Penyerangan Brutal Kantor Adira Finance oleh Sekelompok Pria Bersenjata, Sekuriti Jadi Korban

Viral, Video Penyerangan Brutal Kantor Adira Finance oleh Sekelompok Pria Bersenjata, Sekuriti Jadi Korban

Regional
Pria di Bali Tega Perkosa Anak Tiri 5 Kali, Terbongkar Setelah Korban Hamil 8 Bulan

Pria di Bali Tega Perkosa Anak Tiri 5 Kali, Terbongkar Setelah Korban Hamil 8 Bulan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.