Kisah Shinta Bantu Waria di Yogyakarta Berjuang Hapus Stigma Negatif, Program Pendampingan hingga Ubah Profesi

Kompas.com - 21/04/2021, 07:00 WIB
pemimpin pesantren waria Al Fatah Yogyakarta, Shinta Ratri ditemui kompas.com di Pesantren Al Fatah Kamis (8/4/2021) malam KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOpemimpin pesantren waria Al Fatah Yogyakarta, Shinta Ratri ditemui kompas.com di Pesantren Al Fatah Kamis (8/4/2021) malam

Mereka menyikapi dengan santai, seperti jika tidak memiliki KTP maka tidak boleh naik kereta atau pesawat untuk bepergian. Mereka memanfaatkan moda transportasi bus untuk bepergian.

"Untuk yang vaksin mungkin menunggu saja sampai vaksin sudah hampir selesai. Mungkin vaksin saat nanti melimpah ruah dan saat itulah kawan-kawan mendapatkan vaksin," kata Shinta sambil tersenyum.

Baca juga: PPKM Berbasis Mikro di Yogyakarta Diperpanjang, Pemudik Bandel Bisa Dipulangkan

Stigma negatif masih melekat erat kepada mereka. Selain keluarga, waria sering mendapatkan perlakuan kurang manusiawi dari warga sekitar.

Bahkan saat meninggal pun sering mendapatkan penolakan, selain dari pemerintah melalui Dinas Sosial, mereka juga mendapatkan bantuan dari beberapa yayasan, salah satunya dari Pondok Hafara di Bantul. Mereka membantu pemakaman waria yang meninggal dunia.

Shinta mengaku bersyukur jaringannya masih kuat hingga kini. Semakin banyak yang membuka pintunya untuk membantu mereka yang terpinggirkan.

Selain bantuan sembako, setiap bulannya mereka mendapatkan pelatihan ketahanan pangan seperti membuat home farming membuat tauge, dan memelihara ikan dalam ember.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Termasuk di dalamnya penderita gangguan mental, penyintas 65, dan warga termarginalkan yang lain.

Mengubah stigma negatif

Pesantren waria memiliki banyak program pendampingan bagi waria. Salah satunya mempersatukan kembali keluarga dengan program family support group, karena tak sedikit yang masih bermasalah dengan keluarga.

Uniknya keluarga yang sudah menerima kondisi anggota keluarganya, akan berkomunikasi dengan keluarga yang masih belum menerima. Awalnya yang begabung ada 10 keluarga, sekarang sudah bertambah 5 keluarga.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

21 Siswa MI di Lombok Tengah Alami Mual hingga Pusing Usai Makan Tempe Goreng

Regional
Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Kemeriahan Warga Madiun Peringati Maulid Nabi, Bagi-bagi Uang Koin hingga Jajanan Anak

Regional
2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

2 Bocah TK Tenggelam di Kolam Wisata Bajak Laut Gresik, 1 Tewas

Regional
Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Syarat Naik Pesawat ke Babel Cukup Antigen jika Sudah Vaksin 2 Kali

Regional
427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

427 Anak di Kabupaten Tegal Kehilangan Orangtua akibat Covid-19

Regional
Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Kisah Pelajar ABCDEF GHIJK Zuzu, Sang Ayah Siapkan Nama Unik Itu Sejak Sebelum Menikah

Regional
Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Pelaku Tabrak Lari di Sleman Ditangkap, Sempat Tinggalkan Mobil di SPBU

Regional
Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Kasus Pinjol Ilegal di Yogyakarta, Satu Pegawai Ditarget Dapat 15-20 Nasabah Sehari

Regional
Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Admin Instagramnya Panggil Warganet lewat DM, Polda Kalteng Minta Maaf

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 Oktober 2021

Regional
Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Video Pengendara Motor Masturbasi Sambil Buntuti Wanita di Jalan Viral di Medsos

Regional
Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Sepeda Motor Tabrak Pohon di Ponorogo, Satu Pelajar Tewas dan 1 Luka-Luka

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTB, NTT, Kalbar, dan Kalsel 20 Oktober 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 Oktober 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.