Petugas Temukan Takjil Kikil Berformalin hingga Kerupuk Mengandung Boraks, Ini Faktanya

Kompas.com - 17/04/2021, 11:31 WIB
Ilustrasi Takjil puasa. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGIlustrasi Takjil puasa.

KOMPAS.com- Petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menemukan makanan-makanan takjil mengandung bahan berbahaya.

Hasil tersebut diketahui setelah petugas melakukan uji sampel makanan dan minuman acak di pasar Ramadhan, Tulungagung, Jumat (16/4/2021).

Beberapa sentra penjualan takjil yang disidak antara lain di Jalan Mastrip, Kelurahan Kepatihan dan Kecamatan Kedungwaru.

Baca juga: Waspada Memilih Takjil, Petugas Masih Temukan Makanan Mengandung Zat Berbahaya

Kerupuk mengandung borak hingga kikil berformalin

ilustrasi kerupukshutterstock/Ariyani Tedjo ilustrasi kerupuk
Kasi kefarmasian dan Pembekalan Dinas Kesehatan Tulungagung Masduki menjelaskan, ada empat makanan yang ditemukan mengandung zat berhaya.

Makanan tersebut adalah kerupuk yang mengandung boraks serta rodamin B.

Kemudian ditemukan pula dua jenis olahan usus dan masakan kikil yang mengandung formalin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Setelah kami tes, diketahui empat makanan mengandung zat kimia," kata Masduki.

Baca juga: Perjalanan Sayuti Bangun Tembok 2,5 Meter di Jalan Perumahan hingga Akhirnya Dirobohkan TNI-Polri dan Warga

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya Positif Covid-19

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya Positif Covid-19

Regional
Angka Kematian Pasien Covid-19 Tinggi, Gali Makam Pakai Alat Berat

Angka Kematian Pasien Covid-19 Tinggi, Gali Makam Pakai Alat Berat

Regional
Gempa M 5,4 Guncang Pulau Seram, BPBD: Tidak Ada Kerusakan

Gempa M 5,4 Guncang Pulau Seram, BPBD: Tidak Ada Kerusakan

Regional
Perawat di Garut Dianiaya Keluarga Pasien Covid-19, Terekam CCTV hingga Kronologi

Perawat di Garut Dianiaya Keluarga Pasien Covid-19, Terekam CCTV hingga Kronologi

Regional
RS Rujukan Covid-19 Penuh, Pemkab Klaten Tambah 103 Tempat Tidur

RS Rujukan Covid-19 Penuh, Pemkab Klaten Tambah 103 Tempat Tidur

Regional
Mantan Istri Andika Kangen Band Dituntut 15 Bulan Penjara

Mantan Istri Andika Kangen Band Dituntut 15 Bulan Penjara

Regional
Sudah 23 Saksi Diperiksa untuk Kasus Perusakan Makam di Solo

Sudah 23 Saksi Diperiksa untuk Kasus Perusakan Makam di Solo

Regional
Diduga Korupsi Dana Hiasan Kepala Kerbau Pacuan, Kadis Pariwisata Jembrana Ditahan

Diduga Korupsi Dana Hiasan Kepala Kerbau Pacuan, Kadis Pariwisata Jembrana Ditahan

Regional
Seorang Pria Pukul Polisi karena Tak Terima Diingatkan Pakai Masker, Ini Ceritanya

Seorang Pria Pukul Polisi karena Tak Terima Diingatkan Pakai Masker, Ini Ceritanya

Regional
Ketua DPRD Salatiga dan Keluarganya Terjangkit Covid-19

Ketua DPRD Salatiga dan Keluarganya Terjangkit Covid-19

Regional
Kondisi Wali Kota Pontianak Semakin Membaik, Sudah Bekerja dari RS

Kondisi Wali Kota Pontianak Semakin Membaik, Sudah Bekerja dari RS

Regional
Pedagang Pasar Mardika Ricuh dengan Satpol PP, Tolak Pembongkaran sampai Blokade Jalan

Pedagang Pasar Mardika Ricuh dengan Satpol PP, Tolak Pembongkaran sampai Blokade Jalan

Regional
Duka Rismanto yang Istri, Anak, dan Cucunya Meninggal dalam Tabrakan Beruntun

Duka Rismanto yang Istri, Anak, dan Cucunya Meninggal dalam Tabrakan Beruntun

Regional
Viral, Video Seorang Perawat Berhazmat Dihajar Keluarga Pasien Covid-19

Viral, Video Seorang Perawat Berhazmat Dihajar Keluarga Pasien Covid-19

Regional
Bupati Jember Serahkan Pengelolaan Ambulans Desa ke Puskesmas, Ini Alasannya

Bupati Jember Serahkan Pengelolaan Ambulans Desa ke Puskesmas, Ini Alasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X