Cerita Kaka Fajar Bocah 13 Tahun Fotografer Jalanan di Semarang, Bermodal Ponsel, Pernah Dibayar Rp 2.000

Kompas.com - 07/04/2021, 13:30 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengundang pengarah foto di Kota Lama Semarang Kaka Fajar Apriliansyah (13) yang baru-baru ini viral untuk berkunjung ke Balai Kota Semarang Senin (29/3/2020). DOK. Humas Pemkot SemarangWali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengundang pengarah foto di Kota Lama Semarang Kaka Fajar Apriliansyah (13) yang baru-baru ini viral untuk berkunjung ke Balai Kota Semarang Senin (29/3/2020).
Editor Rachmawati

Sementara itu Astatik meemuji Kaka yang tidak memilih menjadi pengamen jalanan seperti anak seusianya.

"Saya memujinya, kalau profesinya ini lebih baik dari umumnya anak-anak seusianya lakukan, misalnya menjadi pengamen jalanan," terang Astatik.

Baca juga: Toko Oen, Kedai Es Krim Kuno di Sudut Kota Lama Semarang

Dapat hadiah dari Wali Kota Semarang

Setelah viral di media sosial, Kaka Fajar diundang oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Kaka, ibu dan adiknya berkunjung ke Balai Kota Semarang pada Senin (29/3/2021)

“Spirit Kaka bertahan hidup, membantu keluarga di tengah pandemi Covid-19 ini luar biasa. Jadi saya rasa semangat ini yang kita akan sebar ke seluruh masyarakat, terutama di Kota Semarang,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Hendi mengatakan, meski berada dalam keadaan yang terbatas, semua orang harus terus berusaha.

Baca juga: Tersandung Kasus SARA, Advokat di Semarang Ditetapkan sebagai Tersangka

Karena itu dia mengapresiasi Kaka yang menjadi pengarah foto ketimbang menjadi pengamen atau pengemis.

“Yang saya salut, Mas Kaka mengatakan bahwa dia tidak mau mengemis, tetapi dia ingin berjuang untuk keluarganya,” ujarnya.

Hendi menceritakan, Kaka juga memberikan pesan kepada anak-anak muda Semarang dan seluruh Indonesia agar patuh kepada orangtua.

Baca juga: Banjir Bandang Landa Kabupaten Semarang, 176 Rumah dan Hotel Rusak, BPBD: gara-gara Sampah...

"Patuhlah kepada orangtua, rajin belajar, rajin ibadah, dan saling membantu satu sama lain. Itu adalah salah satu resep dari Kaka, di mana semangatnya dapat kita teladani bersama," tambahnya.

Saat bertemu Kaka, Hendi memberikan hadiah berupa ponsel untuk mendukung kegiatannya.

Selain itu Hendi juga berjanji akan memberikan beasiswa untuk Kaka dan adik-adiknya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kaka Fajar, Fotografer Jalanan yang Viral Bertemu Wali Kota Semarang, Diberi Uang Saku untuk Beli HP

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 7 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 7 Mei 2021

Regional
Pemda Izinkan Shalat Id Berjemaah di Bangka Belitung

Pemda Izinkan Shalat Id Berjemaah di Bangka Belitung

Regional
Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 628 Orang, 17 Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 di Riau Bertambah 628 Orang, 17 Meninggal Dunia

Regional
BBWS Bengawan Solo Langsung Tindak Lanjuti Usulan Nelayan Brondong kepada Presiden Jokowi

BBWS Bengawan Solo Langsung Tindak Lanjuti Usulan Nelayan Brondong kepada Presiden Jokowi

Regional
Meski Diduga Sakit Jiwa, Penampar Imam Masjid di Pekanbaru Tetap Diproses Hukum

Meski Diduga Sakit Jiwa, Penampar Imam Masjid di Pekanbaru Tetap Diproses Hukum

Regional
Ganjar Minta Kapal dari Negara Berbahaya Tak Berlabuh di Jateng

Ganjar Minta Kapal dari Negara Berbahaya Tak Berlabuh di Jateng

Regional
Kemungkinan Bawa Varian Baru Covid-19, Sampel Genome 13 ABK Asing di Cilacap Diperiksa

Kemungkinan Bawa Varian Baru Covid-19, Sampel Genome 13 ABK Asing di Cilacap Diperiksa

Regional
Sebelum Ditangkap, Buronan Teroris Sempat Minta Didoakan karena Punya Masalah

Sebelum Ditangkap, Buronan Teroris Sempat Minta Didoakan karena Punya Masalah

Regional
Sopir yang Ancam Tembak Pengendara Motor di SPBU Ternyata Bukan Polisi, Ini Faktanya

Sopir yang Ancam Tembak Pengendara Motor di SPBU Ternyata Bukan Polisi, Ini Faktanya

Regional
Rumahnya Ludes Terbakar, Seorang Kakek di Pati Tewas

Rumahnya Ludes Terbakar, Seorang Kakek di Pati Tewas

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 Mei 2021

Regional
Dinkes Nganjuk Siapkan 2.000 Alat Rapid Test Antigen untuk Pos Penyekatan

Dinkes Nganjuk Siapkan 2.000 Alat Rapid Test Antigen untuk Pos Penyekatan

Regional
Cerita Ketua RT Saksi Mata Penangkapan Buronan Teroris di Sukabumi

Cerita Ketua RT Saksi Mata Penangkapan Buronan Teroris di Sukabumi

Regional
Panglima TNI dan Kapolri ke Papua dan Gelar Pertemuan Tertutup, Ada Apa?

Panglima TNI dan Kapolri ke Papua dan Gelar Pertemuan Tertutup, Ada Apa?

Regional
Pemudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Sempat Berjalan hingga 11 Malam gara-gara Tak Temukan Tempat Istirahat

Pemudik Jalan Kaki dari Gombong ke Bandung, Sempat Berjalan hingga 11 Malam gara-gara Tak Temukan Tempat Istirahat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X